TERJERAT CINTA OM DAVID

TERJERAT CINTA OM DAVID
Pulang bareng yuk


__ADS_3

Amanda merasa lega karena akhirnya pulang kerja juga, Amanda ingin sekali cepet cepet sampai rumah dan tidak ketemu dengan David lagi, karena perasaan Amanda hari ini bener bener kecewa dan kesel setelah menddengar kenyataan pahit, jika David bukan lah laki laki baik.


" Pulang bareng yuk sayang, aku ingin ajak kamu makan malam bersama?" Tanya David melihat Amanda yang berdiri didepan mejanya


" Maaf pak, saya buru buru pulang, soalnya mau pergi bersama bunda, kalo begitu permisi pak" Ucap Amanda berusaha formal, Amanda masih belum bisa memaafkan David karena selama ini dibohongi dengan kebiasaan buruknya.


" Yah sudah silahkan kalo begitu" Lanjut David pasrah, David berusaha mengerti perasaannya Amanda yang marah, dan mau membiarkan Amanda menenangkan dirinya setelah mendengar kabar pahit yang didengarnya tadi


Amanda langsung pergi karena Amanda mulai merasa takut didekat David, setelah tahu kebiasaan buruknya, Amanda baru ingat jika tadi pagi Amanda dijemput oleh David membuat Amanda tidak bawa mobil sama sekali.


"Yah sudah lah naik taxi online saja, jangan bareng om David, rasanya jijik sekali pulang bersama om David." Uucap Amanda langsung mengeluarkan hanphonenya untuk pesan taxi online.

__ADS_1


David yang melihat Amanda pesan taxi online merasa sedih karena David membiarkan Amanda pulang sendirian seperti ini.


" Mau sampai kapan diem seperti ini sayang?" Tanya David sedih melihat sikapnya Amanda yang menjauhi David, walaupun beberapa kali Amanda ngajak ngobrol David tapi dengan ucapan formalnya membuat David yang mendengarnya langsung sedih.


Dilain sisi, Dela, Vivi, dan Margaretha. Janjian untuk ketemu dengan Amanda Jum'at besok sampai Senin pagi, dan langsung berangkat ke kantor. Putri yang mendengar temen temennya jadi ketemu dengan Amanda, Putri merasa iri karena mereka dengan mudah pergi sedangkan Putri tidak jadi pergi karena tidak mendapatkan ijin dari Ilham karena Putri lagi hamil muda. Putri menerima telefon Vidio call dari Dela.


" Sabar Putri, jangan sedih seperti itu yah, om Ilham so sweet tahu, melarang kamu pergi karena kwartir dengan kondisi kamu takut kenapa kenapa selama diperjalanan ke Makkasar, jadi nurut saja dulu dengan suami kamu." Ucap Dela diseberang telefon, Dela  sengaja karena Dela, Vivi, dan Margaretha. Diam diam dikirim chat oleh Ilham untuk tidak paksa Putri berangkat ke Makkasar untuk ketemu Amanda, karena Ilham tidak ingin membuat Putri sakit dan keguguran karena memaksakan diri untuk pergi.


" Soal itu sih tenang saja Putri, kita akan berbagi cerita kok, yah sudah ibu hamil jangan sedih sedih yah, kasihan Adek nya Freya ikut sedih, saat tahu bunda nya sedih karena dilarang pergi." Ucap Vivi diseberang telefon, Vivi setuju untuk melarang Putri ikut demi kebaikan kondisinya Putri sendiri.


" Yah sudah kalian hati hati dijalan yah temen temen." Lanjut Putri berusaha tidak sedih lagi, karena Putri tidak ingin banyak berfikir takut anaknya kenapa kenapa.

__ADS_1


" Syukurlah Dela, Vivi, dan Margaretha. Bisa dibilangin baik baik akhirnya bisa membuat Putri lebih tenang, tidak sedih lagi, dan bisa menerima saran temennya dengan tenang seperti ini, terimakasih anak anak kalian memang selalu bisa dilarang dan dikasih penjelasan yang masuk akal" Batin Ilham merasa lega, karena Dela, Vivi, dan Margaretha. Bisa diajak bicara baik baik dan membuat Putri sudah tidak sedih dan kesel lagi.


Ilham tidak ikutan bicara selama Putri telefonann bersama temen temennya, biarkan Putri melakukan apapun yang diinginkannya selama itu tidak masalah bagi Ilham, dan tidak membuat Putri dalam masalah.


Dilain sisi, Amanda ceritakan apa yang didengarnya tadi ke bunda nya, membuat bunda nya mengerti perasaan kecewa yang sekarang Amanda rasakan untuk David.


" Sekarang terserah Amanda saja, mau putus akan membuat Amanda kehilangan orang yang mencintai Amanda setulus hati, cuman karena amarah sesaat saja, tapi jika bertahan yah harus extra sabar saat Amanda ketemu lagi dengan perempuan teman kencannya David, dan percaya jika David bener bener berubah, karena selama Deket dengan Amanda kan David tidak pernah melakukan kontak fisik sama sekali ke Amanda kan? Dan bisa menjaga ucapannya juga, tidak membuat Amanda merasa risih, apa lagi Amanda pernah nginep tapi buktinya David bisa jaga sikap dan ucapannya itu artinya David mau berubah lebih baik itu karena David mencintai Amanda setulus hati nak?" Tanya Bunda nya Amanda yang tidak ingin anaknya menyesal karena emosi sesaat yang dirasakannya sekarang.


" Memang sih bunda, dari SMU sampai sekarang om David bisa menjaga sikap dan ucapan, tidak pernah sekalipun membuat Amanda risih didekat om David, apa sebaiknya Amanda memberikan kesempatan untuk om David menjadi laki laki yang baik terus menerus dan Amanda mencintai om David tidak ingin kehilangan om David"  Ucap Amanda terus terang, selama beberapa tahun ini Amanda lebih banyak menghabiskan waktu bersama David, dan tidak mau kehilangan David begitu saja karena rasa kecewa


" Alhamdulillah jika mau bertahan sayang, kamu jangan pernah membahas masa lalunya David dan jangan bikin David tidak nyaman sayang, dan hargai niatnya David untuk menjadi laki laki yang bisa menahan nafsongnya, Menahan lisan, dan menahan sikapnya sayang.dengan begitu kamu dan David bisa merasakan kembali kebahagiaan dan kemesraan berdua sayang" Lanjut Bunda nya Amanda merasa lega karena anaknya mau memberikan David kesempatan dan mau bahagia berdua lagi

__ADS_1


" Besok Amanda akan bicara langsung dengan om David, dan mau memberikan kesempatan untuk om David jadi laki laki yang lebih baik lagi, terimakasih bunda atas sarannya." Lanjut Amanda merasa bahagia sekali, karena bunda nya memberikan masukan untuk Amanda untuk bertahan karena Amanda sendiri tidak sanggup kehilangan David selamanya.


__ADS_2