
David melihat Amanda baru masuk kedalam ruangannya, membuat David berusaha mengerti dari mana Amanda sampai datang telat ke kantor, dan matanya Amanda bengkak bisa ditebak jika Amanda habis nangis.
" Maafkan aku sayang, andaikan aku bisa jujur awal aku ajak kamu komitmen sayang, tidak akan seperti ini jadinya." Batin David menyesal, karena menyembunyikan kebiasaan buruknya dari Amanda, seharusnya David bisa memprediksikan jika suatu saat akan ketemu temen kencannya.
David membiarkan Amanda tidak fokus bekerja, karena memang salah David sendiri, David melihat Amanda bukannya bekerja justru melamun didepan komputernya.
Dilain sisi, Arini merasa tidak tega mendengar Amanda sekarang sedih karena tahu kebiasaannya David, perasaan kesel yang pernah Arini rasakan ke David, membuat Arini menjauh dari David.
" Tidak menyangka aku ternyata om David bukan cowok baik baik, menyesal aku membiarkan om David satu ruangan bersama Amanda. bisa bahaya Amanda" Protes Putri tidak ingin Amanda dilukai oleh David
" Aku bukannya membela David sayang, tapi aku tahu David berusaha berubah dan jadi cowok baik baik, dulu memang David sangat liar soal panjat pinang sayang, tapi aku selalu bilang ke David untuk berubah, mau sampai kapan kebebasan dia jalani, Alhamdulillah sampai sekarang David sudah tidak melakukan itu lagi sayang. jika Amanda dan David ketemu masa lalunya David yah itu wajar, namanya tidak sengaja ketemu, tapi David bisa menahan diri untuk tidak tergoda sayang, karena David tulus mencintai Amanda, tidak berani ada kontak fisik apapun sampai sekarang." Ucap Ilham, Ilham hati hati bicara dengan Putri, apa lagi jika ingat bagaimana seenaknya David pakai kamar pemberian nya untuk kegiatan panjat pinangnya.
" Tapi aku tidak percaya cowok seperti itu bisa berubah sayang, mungkin itu pura pura saja." Lanjut Putri tidak percaya jika David bener bener berubah.
" Kalo David pura pura berubah lebih baik sayang, kamu sudah dimakan oleh David sebelum kita menikah,dan saat David tahu aku sebagai orang tua angkat bunda. atau temen temen bunda lainnya, tapi sampai sekarang David membuktikan jika dirinya mau berubah lebih baik. dan bisa menahan keinginan nya untuk melakukan panjat pinang secara bebas kan." Lanjut Ilham berusaha menyakinkan Putri, Jika David perlahan lahan mau menjadi laki laki lebih baik dan tidak seenaknya dengan perempuan.
Putri mendengar penjelasan Ilham, membenarkan ucapan Ilham, jika David mau sudah dari awal David seenaknya dengan temen temennya Putri. tapi faktanya sampai sekarang David tidak pernah modus dan tidak pernah ada kontak fisik sama sekali.
__ADS_1
Ilham melihat istri nya diam saja, Ilham tidak melanjutkan membahas David lagi, biarkan Putri sibuk dengan pikirannya sendiri, karena Ilham yakin jika Putri akan bahas apapun obrolannya bersama Ilham ke Marsya.
Dilain sisi, Amanda dengan berat hati harus ke mejanya David, memberikan dokumen yang diinginkann oleh David.
" Ini pak, dokumen yang anda minta dan saya sudah membuat desain yang dibutuhkan pak." Ucap Amanda secara formal bicara dengan David, Amanda masih kesal dengan David tapi Amanda berusaha untuk bersikap profesional didepannya David.
" Terimakasih Amanda atas dokumennya" Ucap David menerima dokumen yang diberikan oleh Amanda
Amanda langsung jalan menuju mejanya, dan tidak ingin ngobrol apapun bersama David. karena Amanda merasa jijik dengan melakukannya David selama ini.
Dilain sisi, Dela merasa bahagia sekali, karena siang ini diteraktir oleh Adi, makan soto Betawi yang terkenal enak.
" Mereka sudah pulang, karena hari ini mereka lagi ulangan, membuat mereka langsung pulang ke rumah." Ucap Adi yang baru selesai makan siangnya
" Yah, saya tidak jadi dong ketemu dengan anak anak kamu yah, padahal saya mau jemput mereka dan ajak mereka jalan jalan tahu." Protes Dela kesal, padahal Dela mulai nyaman didekat anak anaknya Adi.
" Maaf yah, Dela saya mau tanya, jika kamu diajak menikah tapi suami kamu orang sederhana apa kamu mau?" Tapi Adi sambil melihat Dela, Dela menghabis kan makanan terakhirnya.
__ADS_1
" Orang sederhana, kenapa harus ditolak? selama orangnya baik, mau tanggung jawab dengan kebutuhan keluarganya, dan pekerja kerja yah saya mau saja. namanya juga jodoh, saya juga bukan dari orang kaya kok, jabatan yang sekarang saya jalani juga karena dikasih dari pemilik perusahaan yang tinggal di Jakarta cuman keberuntungan yang membuat saya jadi wakil CEO seperti ini. memangnya kenapa kamu tanya seperti itu ke saya?" Tanya Dela melihat Adi, yang tiba tiba membahas soal suami, Dela menahan senyum dan menebak jika Adi mau ajak Dela menikah
" Tidak ada apa apa kok Dela, saya cuman tanya saja kok, kamu beruntung dong dipilih menjadi wakil CEO, pasti karena kamu layak mendapatkan jabatan itu." Lanjut Adi yang bingung, jika Adi nekat melamar Dela, otomatis Adi harus keluar dari kantor, tidak mungkin bekerja tapi istri sendiri bosnya. Dela pasti akan malu punya karyawan suaminya sendiri.
" Oh cuman tanya saja yah, yah sudah kembali ke kantor yuk, soalnya jam istirahat sudah selesai kan." Lanjut Dela berusaha santai, karena sudah mengharapkan Adi mau melamarnya, ternyata cuman tanya saja, tidak serius.
" Iyah hayo" Lanjut Adi merasa malu, dengan pertanyaannya, Adi bingung jika ngajak Dela nikah, Adi harus kerja apa dan dimana? sedangkan melamar pekerjaan tidak lah mudah untuk didapat.
Dilain sisi, Amanda mencoba kembali fokus untuk bekerja, dan tidak memikirkan masalah pribadi, karena akan mengganggu konsentrasi Amanda jika Amanda masih emosi dengan David.
" Alhamdulillah desainnya mau selesai, dua jam lagi pulang kerja dan proyek ini harus selesai sekarang supaya besok bisa melanjutkan proyek lainnya." Ucap Amanda yang melihat hasil desainnya, tidak sedikit bagian yang belum ditambah oleh Amanda.
Diam diam David memperhatikan Amanda yang fokus bekerja, David rindu sekali suasana kerja seperti ini, Amanda pasti ada saja tingkahnya yang membuat David mau duduk bersama Amanda di sofa, untuk mengerjakan pekerjaannya.
" Mau sampai kapan marah sayang?" Batin David sambil melihat Amanda yang mulai mengerjakan proyek membuat desainnya.
David mulai kembali melihat layar komputernya, dan tidak melihat Amanda lagi, bisa bisa pekerjaannya tidak selesai selesai
__ADS_1
Dilain sisi, Margaretha membaca chat yang dikirim oleh Amanda, membuat Margaretha tidak menyangka jika om David laki laki liar, banyak temen kencannya.
" Parah amat tuh orang, laki laki dewasa dikirain pelindung untuk Saya dan temen temen, ternyata dia laki laki buaya parah parah, untungnya selama ini tidak pernah diajak kontak fisik sama sekali. ikutan jijik dengan om David jadinya." Ucap Margaretha yang merasa bersyukur selama ini jarang ketemu dan jarang ngobrol bersama David, jadi tidak terlalu kecewa saat mendengar kenyataan David seorang laki laki yang menjijikan bagi Margaretha.