TERJERAT CINTA OM DAVID

TERJERAT CINTA OM DAVID
Seperti mimpi saja bisa satu ruangan bersama om David


__ADS_3

Amanda dan  David akhirnya selesai juga rapat bersama karyawan kantornya Amanda, membuat Amanda dan David langsung masuk kedalam ruangan nya Amanda, Amanda merasa bahagia sekali karena hari ini David satu ruangannya bersama Amanda.


" Sayang, aku lihat dari tadi kamu senyum terus, apa yang kamu fikirkan?" Tanya David melihat Amanda yang baru selesai simpan dokumen yang dipegangnya keatas meja kerjanya.


" Seperti mimpi saja bisa satu ruangan bersama om David, bikin aku bahagia sekali sayang oleh karena itu aku dari tadi senyum senyum sayang, saking bahagianya aku" Ucap Amanda terus terang, asisten CEO terkenal sekarang ada di ruangannya dan akan bekerja bareng.


" Aku juga bahagia sayang, bisa satu ruangan bersama pacar aku, bisa bantuin kamu kerja, dan kita punya waktu bersama selama dua puluh empat jam jika kamu mau." Goda David, David belum berani ada kontak fisik selama pacaran bersama Amanda, takut kebablasan.


" Iyah sayang, bisa saja sih jika aku tinggal di apatermen om David tapi kan ada bunda yang tidak mungkin aku tinggalin sendirian, lagian juga kita kan belum menikah sayang, mana boleh keseringan sayang" Lanjut Amanda sejujurnya, mau juga tinggal bersama di apatermen nya David, tapi Amanda sadar kan belum menikah dengan David mana boleh tinggal bersama walaupun beda kamar


" Jangan dibawa serius sayang, aku cuman bercanda saja kok, yah sudah sekarang kita kerja dulu yah, ngobrolnya dilanjut nanti saja" Lanjut David yang ingin mulai bekerja, walaupun masih betah ngobrol tapi pekerjaan masih numpuk dan harus segera dikerjakan


" Yah sudah sayang, aku juga mau mulai kerja, semangat kerjanya yah om David sayang" Lanjut Amanda yang cemberut, karena Amanda sudah membayangkan tinggal bersama David walaupun belum menikah tapi tinggal beda kamar dan bisa masakin David setiap hari dan bisa belajar jadi istri yang baik buat David


Amanda juga mulai bekerja, dan menyalakan komputernya, sesekali melihat David yang sudah mulai fokus dengan pekerjaannya membuat Amanda tidak tega ganggu David yang lagi fokus dengan pekerjaannya.


Dilain sisi, Putri merasa bahagia sekali karena Ilham ngajak Putri untuk ke kantor, membantu pekerjaannya Ilham karena David sudaAh pindah kerja ke kantor cabang.


" Semuanya sudah ka Arini masukin kedalam tas, kebutuhan untuk Freya selama ada di kantornya pak Ilham" Ucap Arini, Arini juga sudah mandiin Freya dan ganti bajunya Freya.

__ADS_1


" Terimakasih yah ka Arini, mau bantuin saya untuk siapin peralatannya Freya, saya masih siapin pelaratan kerja saya soalnya." Ucap Putri yang masih merapihkan kertas yang akan dibawa ke kantornya Ilham.


"Semuanya selesai deh, hayo ka Arini kita berangkat ke kantor sekarang" Sambung Putri pegang tas berisi dokumen yang dibutuhkan nantinya


Arini langsung gendong Freya karena Putri lagi hamil membuat Arini tidak tega membuat Putri bawa banyak bareng sekaligus gendong Freya. Putri tidak ingin karena pekerjaan sampai meninggalkan Freya di rumah sendirian, tanpa kedua orang tuanya.


Dilain sisi, Vivi menikmati makan siang sendirian di cafe deket kantornya, Vivi cemberut karena temen temennya, tidak ada yang angkat vidio call sama sekali, membuat Vivi langsung masukin hanphone nya kedalam tasnya


" Apa mereka lagi sibuk yah, yah sudah lah makan sendirian juga tidak masalah kok, tapi penasaran Dela dan  Margaretha  kenapa tidak angkat telefon yah, padahal kan mereka belum punya pasangan sama sekali, penasaran Dela dan Margaretha makan siang bersama siapa  yah, jika Putri dan Amanda pasti makan siang bersama pasangan masing masing, dan bisa dimaklumi, sedangkan mereka? huh bikin penasaran dan kesel saja deh.


Dilain sisi,  Dela melihat Adi melamun didepan lobi kantor, membuat Dela menghampiri Adi dan ngajk ngobrol Adi barang kali Dela bisa membantu Adi.


" Yah sudah saya saja yang jemput anak anak ke sekolah, sekalian saya mau ketemu dengan client saya, dimana anak anak kamu sekolah? Tanya Dela, Dela mengerti perasaan Adi sekarang, merantau jauh dari keluarga tentu lah tidak mudah dijalan kan. karena Dela sendiri pun merantau cuman bersama kedua orang tua tanpa ada keluarga besar sama sekali.


" Tidak usah Dela saya sudah banyak merepotkan kamu, biar anak anak naik taxi online saja, maaf yah Dela saya menolak bantuan kamu" Lanjut Adi tidak ingin semakin banyak hutang budi ke Dela.


" Yah sudah baik lah, jika kamu menolak bantuan saya." Lanjut Dela pasrah, tidak ingin terlalu memaksa Adi untuk menerima tawarannya.


Dela langsung keluar dari lobi untuk jalan ke parkiran mobil karena Dela akan menghadiri rapat bersama client sambil makan siang bersama.

__ADS_1


Dilain sisi, David ngajak Amanda untuk makan siang di ruangannya, karena David ingin makan siang berduaan saja tanpa ada yang ganggu sama sekali.


" Aku sudah pesan kan makanan untuk kita sayang, dan bunda juga sudah aku kirim kan makan siangnya, supaya bunda tidak usah masak sama sekali sayang" Ucap David merapihkan meja kerjanya


" Astaga, jadi merepotkan om David deh, tapi terimakasih yah sayang atas perhatiannya buat bunda, aku jadi terharu deh" Ucap Amanda bahagia, karena David memikirkan bunda nya, yang di rumah sendirian


" Tidak merasa direpotkan sayang, masa perhatian ke calon mertua merepotkan sih sayang" Lanjut David jalan ke sofa, untuk siap siap makan siang bersama Amanda


Amanda merasa bahagia karena David bilang calon mertu, membuat Amanda semakin tidak sabar mau meresmikan hubungannya bersama David, Amanda langsung jalan ke sofa dan duduk bersama David untuk makan siang bersama.


Dilain sisi, Ilham senyum bahagia melihat Putri fokus mengerjakan pekerjaannya, Ilham sengaja ngajak Putri ke kantor, karena rindu kerja bersama istri sendiri di kantor.


" Apa bunda haus atau lapar?" Tanya Ilham melihat Putri masih fokus membuat desain bangunan sekolah


" Belum sayang, tapi boleh deh aku lagi kepingin jus alpukat sayang" Ucap Putri yang dari rumah sudah membayangkan segarnya jus alpukat


" Oke, sebentar yah aku pesan kan dulu ke OB yah" Lanjut Ilham langsung telefon OB untuk belikan tiga gelas jus alpukat


Putri melanjut kan pekerjaannya, Putri merasa bahagia sekali karena sudah lama tidak ke kantor, dan hari ini Ilham memberikan ijin ke Putri untuk menjalankan proyek yang diminta oleh clinet nya.

__ADS_1


Ilham membuka laptop untuk membantu Putri membalas email masuk ke perusahaann, Ilham walaupun memberikan ijin Putri untuk bekerja tapi tidak sepenuhnya Putri yang mengerjakannya


__ADS_2