Terjerat Cinta Sang Buaya

Terjerat Cinta Sang Buaya
berangkat


__ADS_3

Zia diantar oleh supir ke rumah Rio karena disini mereka berkumpul dan berangkat menuju tempat liburan


"langsung naik aja Zia kamu duduk di kursi paling belakang ya, disana lebih nyaman" ucap Kevin yang sengaja duduk di samping Sinta


Zia mengangguk dan langsung duduk di samping Bian dia gak tau kalau itu abian,


"sudah siap semua??" kata Rio


"Go.........!!" jawab semuanya kecuali bian yang baru buka mata karena keributan semua orang


semua sangat bersemangat untuk pergi, apalagi Abian setelah melihat Zia duduk disampingnya, dia tau pasti sahabatnya yang mengatur semua ini..


"kamu cantik sekali hari ini sayang" ucap Abian sambil tersenyum


Zia melihat ke arah Abian, dia baru tau kalau Abian yang ada di sampingnya,dia balas tersenyum meskipun perasaannya campur aduk


"Bagaimana pekerjaan kamu di kantor? gak ada masalah kan?" Abian mengajak Zia untuk ngobrol santai


"semua aman, tidak ada masalah" Zia menjawab dengan canggung

__ADS_1


setelah itu Zia dan bian hanya diam dengan pemikiran masing-masing saat Abian melihat ke samping ternyata Zia ketiduran.


Abian memandang Zia penuh cinta,dia meraih tangan Zia menggenggam dengan lembut,Zia menyadari kalau Abian memegang tangannya tapi dia memilih untuk melanjutkan tidur


tak terasa mereka hampir sampai di villa udara di sini sudah mulai terasa dingin, Abian mengambil selimut dan menyelimuti wanitanya.sebenarnya Zia sudah bangun tapi dia malas membuka mata


melihat perlakuan Abian terhadapnya dia merasa bersalah karena meninggalkan dia selama ini "benarkah dia masih mencintainya seperti dulu".


"Kamu udah bangun? mau sesuatu?" tanya Abian penuh perhatian


"tidak mau apa-apa, terimakasih " ucap Zia tulus


"kamu turun sama aku aja sin,sini aku bawain koper nya" ucap kevin


"ayo kita juga turun,sini koper nya" ucap Abian sambil mengambil koper dari Zia


"aku bawa sendiri aja koper nya," balas Zia


"mau sekalian kamu aku bawain??" sambung Abian

__ADS_1


Zia langsung kasih koper ke bian,terus dia lari keluar mobil, Abian tersenyum melihat tingkah laku Zia.


mereka masuk ke villa, villa ini sangat luas dan mewah pemandangan juga indah,


"kita istirahat dulu sebentar lagi kita akan berkumpul ya" kata Rio


semua masuk ke kamar kecuali bian, dia memilih untuk duduk di sofa di ruang tengah sambil bermain hp, Zia juga keluar dari kamar karena dia udah tidur di mobil jadi bosan kalau di kamar terus tapi gak tidur, makanya dia keluar ingin menikmati udara di villa


"mau kemana?, duduk lah disini jangan keluar sendiri" sambil menepuk sofa kosong disampingnya.


Zia menurut, dia langsung duduk di samping Bian


tiba-tiba Abian memeluk Zia dengan erat "biar kan seperti ini sebentar saja,aku sangat merindukan mu"ucap bian, Zia membalas pelukan Abian karena dia juga merindukan dia.hati Abian menghangat mendapat balasan dari Zia "I love you sayangku" ucap Abian, Zia tidak menjawabnya


Abian melepaskan pelukannyanya dia memandang Zia"apa kamu tidak mencintai aku lagi?, apa kamu tidak bisa memberikan kesempatan untuk ku lagi? jawab Zia,beri aku jawaban"bian memaksa Zia menjawab


"kasih aku waktu, aku akan menjawab semuanya, aku bingung dengan perasaan ku" jawab Zia


"oke,aku kasih kamu waktu sampai nanti malam di kamar ku, pikir lah dengan baik" sebenarnya dia kecewa dengan jawaban Zia tapi dia akan menunggu

__ADS_1


__ADS_2