
"Zia? aku tidak pernah tau adikmu punya teman namanya Zia" tanya Kevin lagi
"nanti kamu lihat sendiri aja"jawab Rio
Abian masih membeku entah apa yang ada dipikiran dia, temannya memperhatikan kenapa tiba dia melamun apa ada yang salah dengan pembicaraan mereka
"bian Lo kenapa?"tanya Rio
"gak apa-apa,aku oke" jawab Abian
"itu adik Lo turun,tapi kenapa dia sendiri?" tanya Kevin
Sinta menghampiri kakaknya Rio sekalian menyapa teman-teman kakaknya
"hai kak bian,kak Kevin, kak Rian mana?" sapa Sinta
"Rian sebentar lagi sampai,kata kakak mu kamu sama sahabat mu,mana dia?" tanya Kevin
"Zia lagi terima telfon sebentar lagi dia turun,tapi kalian jangan menggodanya" jawab Sinta
mereka hanya tersenyum mendengar adik sahabatnya itu mewanti-wanti mereka untuk tidak menggoda sahabatnya
__ADS_1
mereka sedang asik mengobrol, apalagi setelah Rian sampai banyak sekali obrolan yang mereka lakukan dan tidak ada yg menyadari kalau Zia sudah turun dari tangga, Sinta melihat sahabatnya sudah turun dan langsung memangilnya
"Zia...ayo kesini" panggil Sinta
Abian terpaku, semua mata tertuju pada Zia obrolan tiba-tiba terhenti begitu saja,Zia tersenyum dan berjalan menuju ke arah mereka
"cantiknya" celetuk Kevin
"bidadari ku"kata Rian
Abian masih terpaku tanpa ada satu pun kata yang keluar dari bibirnya,
"Zia kapan kamu kembali?,makin cantik aja" sapa Rio
Zia tersenyum dan menyapa " hai semua nama ku Zia, salam kenal ya kakak-kakak "
"nama aku Kevin"
"aku Rian"
"nama aku Abian Atmaja" jawab bian penuh penekanan seolah olah dia ingin mengingatkan ke Zia kalau mereka udah kenal sebelumnya
__ADS_1
suasananya tiba-tiba menjadi tidak enak karena sahabat bian menyadari ada sesuatu yang akan terjadi kalau suasananya tidak segera di cairkan,hati Zia bergeming mendengar nama itu lagi,namun dia tidak ingin memikirkan karena akan membuat moodnya tidak baik,dia mengabaikan perasaan yang tidak enak,dia ingin menikmati pesta ini, Sinta dan Zia izin untuk keliling menikmati pestanya
sekarang tinggallah Rio dan sahabatnya menikmati pesta hanya Abian yang sudah tidak bisa menikmati pestanya lagi,dia hanya minum minuman saja, sahabat-sahabatnya melirik dan penasaran kenapa Abian berubah setelah Zia datang,ada hubungan apa antara mereka,Rian mengambil botol minuman yang ada pada Abian mareka Gak mau sahabatnya itu sampai mabuk
"Lo kenapa bro?, cerita pada kami kenapa mood Lo tiba-tiba berubah?" tanya Kevin
"apa semua ini ada hubungannya sama Zia" tanya Rio
Abian menatap Rio ketika dia menyebut nama Zia
" apa kamu mengenal Zia sebelumnya? apa kalian punya hubungan?" tanya Rian
mendapat pertanyaan dari ketiga sahabatnya sekaligus membuat dia malas untuk menjawabnya,dia merasa seperti seorang penjahat yang sedang di interogasi sama polisi.
" apa kalian polisi? apa aku harus menjawab pertanyaan kalian?" jawab Abian sambil tangannya ingin mengambil lagi botol minuman yang ada pada Rian.
"ya,kamu harus menjawabnya,kami ingin tau ada apa dengan CEO tampan kami apa benar dia terusik oleh kecantikan seorang Zia?" ucap Kevin
"Zia memang sangat cantik,aku juga mau jadi pacarnya"celetuk rian
mendengar perkataan Rian sukses membuat Abian kesal
__ADS_1
"jangan macam-macam dia wanita ku" ucap bian penuh penekanan