
Abian masih saja memperhatikan Zia yang sedang naik tangga,dia bingung dengan sikap dia sendiri kenapa dia gak bisa menahan diri
"bagaimana kalau Zia pergi lagi karena dia menjadi takut padaku" pikir Abian
pikirannya bertambah kacau.
"ah....sial...."dia kembali duduk di sofa tadi tanpa berniat untuk masuk ke kamar,dia gak mau kalau dia tidur besok pagi Zia sudah pergi
Di dalam kamar Zia duduk termenung,dia masih berpikir tentang kejadian tadi yang membuat Zia menjadi gelisah.
"Kamu kenapa Zi?" tanya Sinta yang baru keluar dari kamar mandi
"aku gk apa-apa sin" Jawab Zia sambil senyum untuk meyakinkan sahabatnya itu
Sebenarnya tadi Sinta Mau turun kebawah lagi untuk ngobrol-ngobrol sama sahabat kakaknya dia pikir mereka belum pulang tapi pas mau turun malah menyaksikan adegan panas antara Zia dan kak bian
"otak dan mata aku tercemar" Sinta ngomong sendiri
__ADS_1
"kenapa sin?,kamu bilang apa?"tanya Zia bingung
"tidak ada Zia sayang, sekarang kita tidur ya, semoga hari esok lebih indah" ucap sinta
di tempat lain tepatnya di luar rumah Rio,Rian dan Kevin sedang nge gibah sahabatnya Bian, mereka tadi sengaja pergi untuk memberikan ruang pada Zia dan bian.
"apakah Bian berhasil mendapatkan cinta Zia kembali?" tanya Rio
"kurasa bisa karena dia kan pemain wanita" ucap Kevin
Di Pagi hari asisten pribadi bian sudah ke rumah Rio untuk mengantarkan pakaian kerja bian dia harus ke kantor hari ini karena ada meeting dengan klien, sebenarnya bian tidak ingin kemana mana hari ini dia mau fokus mengejar cintanya Zia
dimeja makan di rumah Rio sudah disiapkan sarapan untuk mereka, ketika Bian keluar dia hanya melihat Rio yang sibuk dengan ponselnya dan belum mulai sarapan dia berfikir kalau Zia pasti masih di atas sama Sinta
"sarapan dulu bian biar tambah semangat" goda Rio ketika melihat bian seperti kurang tidur
"apa tidak nyaman tidur di rumah ku?" sambungnya lagi
__ADS_1
Abian tau kalau Rio sedang menggodanya jadi dia cuekin aja, Abian melihat Sinta turun sendirian dia penasaran kenapa Zia gak turun sekalian biar bisa sarapan bareng..Sinta duduk tanpa bilang apa-apa, Rio tau pasti Abian sedang menunggu Zia makanya dia langsung bertanya pada Sinta
"Zia gak turun dek?"
"Zia udah pergi kak tadi pagi-pagi sekali dia bilang ada urusan penting" jawab Sinta sambil memandang bian dan kakaknya bergantian, Abian menghela nafas apa segitu marahnya Zia sampai dia menghindar darinya
Abian bangun dari tempat duduknya dia sudah gak ingin sarapan di sini lagi, " aku duluan ya aku buru-buru soalnya ada meeting" dia berkata sambil berlalu
"oke bro hati-hati" Jawab Rio
Dikediaman kakek dan neneknya Zia kembali
"kenapa kamu sudah kembali sayang katanya mau tidur di sana 2-3 hari?" tanya nenek
"gk jadi nek, Sinta lagi sibuk sekarang jadi Zia gk mau dia terganggu " jawab Zia bohong,dia gak mau menceritakan tentang Abian Atmaja kepada kakek dan neneknya karena mereka masih sangat ingin melanjutkan perjodohan mereka
"kakek ada pertemuan hari ini,apa kamu mau ikut?" tanya kakek
__ADS_1