Terjerat Cinta Sang Buaya

Terjerat Cinta Sang Buaya
ritual


__ADS_3

Hari ini Abian dan Zia sama-sama sibuk di perusahaan masing-masing, karena banyaknya pekerjaan tidak sempat untuk saling mengabari..


pada sore hari Zia baru saja kembali ke ruangannya dia merasa sangat kelelahan apa lagi dia belum terbiasa bekerja keras. dia merasa ingin tidur sebentar.


pintu ruangan Zia terbuka, ternyata Abian datang mengunjungi kekasihnya.." apa kamu kelelahan sampai tiduran di sofa seperti ini?" tanya Abian


"aku merasa sangat lelah, kenapa kamu kesini? apa kamu tidak sibuk?" Zia bertanya balik ke Abian


"aku merindukan kekasih ku, bukan seperti kamu yang lupa kalau udah punya pacar, dasar" sindir Abian sambil mengelus kepala Zia


"maaf... aku belum terbiasa bekerja seperti ini jadi aku kerepotan, maafkan aku ya..?" Zia meminta maaf dan merasa bersalah sama bian


Abian mengangkat kepala Zia dan meletakkan di atas pangkuannya, "tidur dan istirahat lah nanti aku akan membangunkan mu"

__ADS_1


karena perlakuan lembut dari Abian membuat Zia langsung tidur nyenyak, dia tidak tau berapa lama sudah tertidur, namun pas bangun Zia terkejut karena sekarang mereka ada di kamar dan Abian juga ketiduran disampingnya


"perasaan tadi aku tidur di ruangan kerja, sekarang kenapa sudah di sini" Zia melihat sekeliling ini kamar yang ada diruang kerjanya untuk beristirahat


Zia merasa gerah setelah bangun tidur dia ingin mandi sebentar mumpung abian masih tidur dan juga ada baju ganti


30 menit lebih Zia menyegarkan diri di kamar mandi, setelah itu Zia keluar cuma menggunakan handuk untuk menutupi tubuhnya,


Zia keluar dengan santai dan ingin mengambil baju ganti yang ada di lemari kamar itu, tiba-tiba Abian memeluknya dari belakang


"lepas dulu aku mau ganti baju,aku kedinginan" Zia berusaha bersikap biasa saja padahal dia sangat panik dan tubuhnya terasa panas.


"Kamu gak mungkin kedinginan aku sudah memeluk kamu, lagian kenapa kamu ganti baju di sini, apa kamu ingin menggoda ku?" tanya Abian

__ADS_1


"aku lupa bawa baju ganti ke kamar mandi dan juga aku pikir kamu belum bangun" , kata Zia merasa dia benar


Abian mencium leher Zia dengan lembut, hasratnya mulai naik, melihat Zia pakai baju aja dia berhasrat apalagi sekarang Zia cuma memakai handuk itupun sangat pendek


Abian membalikkan tubuh Zia lalu dia mulai ******* bibir Zia, Zia terbuai ciuman lembut Abian dan juga mulai membalas ciuman abian,


ciuman abian turun ke leher Zia, pikirannya sudah tidak sehat,dia ingin memiliki Zia seutuhnya. namun tiba-tiba HP Abian berbunyi dan menghentikan kegiatan mereka,Zia mengambil kesempatan dan kari ke kamar mandi.


"ah...sial.." Abian kesal karena panggilan itu masuk di waktu yang tidak tepat,dia benar-benar tergoda dengan Zia,dia menjambak rambutnya sendiri untuk menetralkan rasanya ,dia frustasi


Zia keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah rapi,Zia tersenyum kepada Abian, Abian juga membalas senyuman Zia tapi dengan terpaksa karena dia tau pasti Zia ingin meledeknya...


"kamu gak mau ke kamar mandi dulu sayang" ucap Zia kepada Abian, tapi Abian cemberut mendengar pertanyaannya Zia

__ADS_1


"aku akan ke kamar mandi sebentar, kamu tunggu aku dulu ya kita makan malam berdua malam ni"ucap bian


"iya,tapi jangan lama-lama, jangan selesaikan ritualnya di kamar mandi" ucap Zia sambil tertawa


__ADS_2