
"memang mau tanya apa sampai harus izin begitu? Tanya aja" ucap zia
"Apa kamu mengenal cowok yang mengobrol dengan mu tadi?" tanya Abian
"Aku tidak ingat, katanya dia Kaka kelas aku,kenapa? kamu cemburu ya?" tanya Zia sambil menggoda Abian
"iya aku cemburu dan aku tidak suka kamu mengobrol dengan cowok lain,itu sangat menggangu pikiran aku" jawab Abian dengan frustasi
Saat mereka lagi mengobrol ada yang mengetuk pintu dan Abian menyuruh masuk, ternyata yang datang adalah Susan
"ada apa?" tanya Abian cuek,Zia melihat sejenak dan kembali menatap ponselnya
"begini kak,apa kakak mau makan siang, boleh ajak aku karena aku tidak biasa disini dan tidak tau tempatnya?"jawab Susan dengan nada manja dan Zia menatap ke arah Susan dengan aneh
Tadinya Zia tidak peduli karena berfikir cuma karyawan Abian yang masuk dan melaporkan masalah pekerjaan,tapi pas mendengar cara Susan bicara dia menjadi heran dan bertanya tanya siapa wanita ini
Kenapa nada bicaranya begitu, "Aku sibuk,aku tidak ada waktu" jawab Abian
Susan menatap ke arah Zia dia merasa malu karena Abian menolak ajakannya dan penasaran dengan Zia
__ADS_1
Siapa Zia sebenarnya kenapa ada disini,apa dia kliennya Abian makanya sibuk dan gk bisa keluar buat makan siang "baik kak kalau begitu aku permisi?" ucap Susan sambil keluar ruangan Abian
Zia menatap Abian, tanpa bertanya pun Abian udah tau pasti kekasihnya itu penasaran dengan Susan "itu keponakan Tante Merry dia baru bekerja di sini hari ini"
"tapi kenapa cara bicaranya begitu? Seperti ingin menggoda mu ?"tanya Zia
"kamu cemburu, itu perasaan mu aja,bahkan sedikit pun aku tidak meliriknya, cuma kamu yang aku cinta sayang " ucap Abian sambil mencium tangan zia
Pintu di ketuk kembali, sekarang yang datang adalah Edo dia sudah mempersiapkan makan siang untuk bosnya
"Selamat menikmati tuan, semoga anda puas"ucap Edo
"pastikan tidak ada yang masuk ya Edo saya sedang sibuk,kamu urus semuanya" ucap Abian
"Baik tuan" jawab Edo dia segera pamit dan keluar dari ruangan bosnya dia pasti tidak akan sanggup melihat kebucinan tuannya
"ayo makan sayang,apa mau aku suapin?" ucap Abian
"aku makan sendiri aja,kamu juga makan yang banyak biar kuat " ucap Zia
__ADS_1
"Kuat? untuk apa? Apa yang mau kita lakukan?" ucap bian sambil tersenyum dia sangat suka menggoda Zia
Zia diam sambil cemberut karena Abian selalu menggodanya, "maaf sayang jangan cemberut gitu nanti cantiknya hilang"
"ayo senyum " ucap Abian sambil tersenyum
Abian membelai rambut Zia dengan penuh sayang,dia sangat bahagia karena Zia kembali menjadi miliknya,ini adalah impiannya dari dulu
Abian sangat menderita saat Zia pergi darinya,dia tidak mau sampai semua itu terulang kembali,
"sebelum balik ke kantor ada tempat yang mau kamu kunjungi sayang?"tanya Abian
"tidak,aku mau langsung kembali aja soalnya ada beberapa dokumen yang belum aku periksa"jawab Zia
Abian dan Zia keluar dari ruangan semua karyawan yang melihat mereka berdua sangat penasaran dan kagum karena mereka sangat serasi dan jarang sekali melihat CEO nya jalan dengan seorang wanita di kantornya
Siapa wanita ini kenapa sepertinya sangat istimewa bagi CEOnya, semua karyawan berbisik-bisik tentang kejadian langka hari ini
Susan yang melihat dan mendengar merasa marah dan kecewa apa benar yang dikatakan oleh karyawan atau cuma opini mereka aja,dia tidak mau Abian sampai jadi milik orang lain
__ADS_1