Terjerat Cinta Sang Buaya

Terjerat Cinta Sang Buaya
makan malam


__ADS_3

Sekarang Zia dan Abian sudah sampai di sebuah restoran yang sangat besar dan mewah, mereka memilih ruang VIP supaya lebih nyaman itulah kata Bian


"Terima kasih sayang telah menerima aku kembali, aku sangat bahagia"kata Abian sambil memegang tangan Zia, mereka duduk saling berhadapan


"Terima kasih juga karena telah menungguku selama ini, aku juga bahagia bisa di cintai seorang Abian Atmaja " ucap Zia sambil tersenyum


Abian Atmaja yang sangat sibuk tapi selalu mencari waktu untuk bertemu pujaan hatinya pasti membuat Zia merasa sangat dicintai


makanan telah disajikan di atas meja "makan lah yang banyak biar kembali lagi tenaga yang telah terkuras tadi siang"ucap Abian.


tangan Abian sibuk mengisi piring Zia dengan berbagai menu" sudah cukup,ini terlalu banyak aku takkan sanggup menghabiskannya" balas Zia


Abian tersenyum melihat Zia cemberut, kalau ada yang melihat Abian seperti sekarang ini mereka pasti akan berfikir kalau yang di perusahaan adalah orang yang berbeda


Abian di perusahaan terkenal CEO yang jarang tersenyum dan bicara,dia terlihat selalu serius untuk di ajak bercanda


"Mau aku suapin??" Abian sambil menyodorkan makanan ke arah Zia, Zia langsung membuka mulutnya dia pasrah aja daripada terus berdebat dengan Abian

__ADS_1


setelah makan mereka keluar, semua mata tertuju kepada pasangan tersebut, sangat serasi karena satunya begitu tampan dan wanitanya begitu cantik


"terima kasih sudah berkunjung ke restoran kami tuan dan nona" ucap salah satu karyawan


Abian dan Zia mengangguk saja kepada karyawan tersebut, Edo sang asisten pribadi Bian telah menunggu di depan pintu


"silahkan masuk tuan"ucap Edo,


"masuk lah duluan syg" ucap bian pada Zia


Edo baru kali ini melihat Zia dengan jelas karena pas mereka berhubungan dulu Edo belum bekerja pada bian


"sayang perkenalkan dia Edo asisten pribadi ku,kamu pasti belum mengenal dia kan?, kalau kamu butuh bantuan aku bisa menyuruh dia membantu mu" kata bian


"iya, salam kenal,aku Zia mungkin kedepannya akan banyak merepotkan mu" ucap Zia


" baik nona " jawab Edo

__ADS_1


Abian diam saja di mobil dia sedang memikirkan bagaimana cara agar Zia mau segera menikah dengannya, dia ingin hidup bersama.


tapi belum lama ini Zia menolak untuk segera menikah, dia mau ngejalanin dulu hubungan seperti ini


"kamu kenapa kok diam aja, apa ada masalah?"tanya Zia karena dari tadi dia memperhatikan Abian banyak diam


"tidak sayang,aku gak apa,aku cuma lagi memikirkan sesuatu" jawab Abian


"memikirkan wanita lain? ayo ngaku" sambung Zia sambil melipat kedua tangannya


"tidak mungkin sayang aku memikirkan wanita lain, hanya kamu seorang wanita yang aku inginkan, kalau gk, gk mungkin aku menunggu selama ini " sambung Abian sambil memeluk wanita nya


Edo tersenyum melihat kebucinan tuan terhadap wanitanya, dia berharap semoga hubungan tuanya selalu bahagia, karena kebahagiaan tuanya itu bonus buat Edo


"kita ke apartemen saya dulu ya Edo?,ada satu hal yang harus saya selesaikan" kata Abian


Zia bangun dari pelukan dan melihat ke arah kekasihnya , apa sebenarnya maksud Abian bilang seperti itu.

__ADS_1


"Kamu masih sibuk ya?,aku bisa pulang sendiri kok gak usah di antar" balas Zia


Abian hanya tersenyum dan kembali memeluk Zia


__ADS_2