TERNYATA SUAMIkU KAYA

TERNYATA SUAMIkU KAYA
bab 13 berangkat bersama.


__ADS_3

''Aurel mau kemana Kamu ?'' tanya Sandra yang melihat Aurel keluar dari kamar dan menenteng tas.


''Aurel mau kerja Ma ,'' jawab Aurel sambil menutup pintu kamar.


''Kamu yakin mau masuk kerja sekarang ?'' tanya Sandra sambil menatap Aurel.


Aurel cuma menganggukkan kepalanya.


''Dimana Suami Kamu itu ?'' tanya Sandra yang tidak melihat keberadaan Suami Aurel.


Aurel cuma mengendikkan bahunya tidak peduli dengan Pria yang sudah sah menjadi Suaminya itu.


''Ada apa Mama mertua mencari Saya ?'' tanya Revan yang baru keluar dari dalam kamar yang ada di depan kamar Aurel.


Aurel memutar bola mata malas saat melihat Revan berjalan ke arahnya.


''Tidak ada, Saya pikir Kamu sudah pergi dari rumah ini ,'' ketus Sandra menatap sebal Suami Aurel.


''Ini, Revan mau berangkat kerja ,'' jawab Revan tersenyum tidak mempedulikan tatapan sebal Mama mertuanya.


''Ma di mana Papa ?'' tanya Aurel yang tidak melihat keberadaan Papanya.


Sandra menghembuskan nafas panjang.


''Ada apa Ma, apa semuanya baik-baik saja ?'' tanya Aurel yang melihat raut kegelisahan di wajah Mamanya.


''Kasino ada masalah, Jadi Papa Mu datang ke Kasino pagi-pagi sekali ,'' jawab Sandra.

__ADS_1


''Maaf ya ma,Aurel tidak bisa bantu Papa ,'' ucap Aurel menyesal sambil menundukkan kepalanya.


''Ini bukan salah Kamu sayang ,'' ujar Sandra sambil mengusap bahu Aurel.


''Aurel berangkat kerja dulu ya Ma ,'' pamit Aurel sambil mencium punggung tangan Sandra.


''Tidak sarapan dulu Aurel ?'' tanya Sandra ketika Mereka melewati ruang makan.


''Nggak Ma, nanti Aurel makan di kantor saja ,'' jawab Aurel.


Revan yang sedari tadi diam berjalan di belakangnya dan mendengar semua pembicaraan Aurel dan Mamanya akhirnya membuka suaranya saat Aurel akan menuju pintu.


''Aurel,IstriKu tunggu ,'' suruh Revan menghentikan langkah Aurel.


Aurel menghentikan langkahnya dan berbalik Menatap Revan yang tersenyum menatapnya.


''Ada apa ? Kalau Kau ingin pergi, pergi saja ,'' ketus Aurel.


''Merepotkan ,'' gumam Aurel masih bisa di dengar Revan.


''Bagaimana IstriKu, apa Aku boleh nebeng ke depan ?'' tanya Revan lagi saat melihat Aurel yang belum menjawab Ia.


''Cepat buruan ,'' jawab Aurel terpaksa mengizinkan Revan satu mobil dengannya.


Aurel berbalik dan melanjutkan langkahnya untuk keluar dari rumah dan menuju dimana mobilnya terparkir.


Revan mengikutinya di belakang.

__ADS_1


Walaupun Mereka sudah menikah,Namun Aurel masih belum menerima pernikahan ini.Berbeda dengan Revan,Revan menerima Aurel menjadi Istrinya dan Ia berjanji setelah mengucapkan ijab kabul Ia akan membahagiakan Aurel,Lambat laun Aurel pasti Menerimanya menjadi Suami.


Pak supir membuka pintu mobil penumpang untuk Aurel.


Aurel masuk ke dalam mobil.


''Mau ngapain ?'' tanya Aurel saat melihat Revan ingin duduk di sebelahnya.


''Mau duduklah ,'' jawab Revan sambil tersenyum.


''Duduk di depan ,'' suruh Aurel sambil menutup pintu mobil.


Revan menghembuskan nafas kasar saat melihat pintu di depannya tertutup rapat.


Pak Soleh tersenyum melihat Revan di perlakukan seperti itu.


Revan pun duduk di samping Pak Soleh.


Mobil pun meninggalkan Mansion keluarga Aurel.


Selama dalam perjalanan Mereka pun tidak ada yang membuka suaranya.Revan melirik Aurel yang di kursi penumpang sedang sibuk dengan ponselnya.


''Mau turun di mana Den Revan ?'' tanya Pak Soleh memecah kesunyian yang ada di dalam mobil itu.


''Di depan itu saja Pak ,'' jawab Revan sambil menunjuk cafe yang ada di depan.


Aurel mengerutkan keningnya saat melihat arah tunjuk Revan.

__ADS_1


''Mau apa dia ,'' gumam Aurel.


Aurel pun tidak mempedulikan Revan mau apa di cafe itu.Ia pura-pura tidak peduli dan melanjutkan melihat layar ponselnya kembali.


__ADS_2