TERNYATA SUAMIkU KAYA

TERNYATA SUAMIkU KAYA
bab 24.


__ADS_3

Aurel masuk ke dalam mansion tepat dengan kedatangan Ema dan Radit yang datang berkunjung ke rumah Aurel.


Aurel menatap heran Radit yang masuk ke dalam mansion dengan menyeret koper.


''Malam Tante .'' Sapa Ema saat melihat Sandra yang baru menuruni anak tangga.


Sandra menganggukkan kepalanya saat Ema menyapanya.


''Kamu baru pulang Aurel ?'' tanya Sandra tanpa mempedulikan Ema dan Radit.


Sandra sebenarnya kesal dengan kedatangan Ema dan Radit.Tapi apa boleh buat kasino milik suaminya masih dalam krisis keuangan,kalau tidak dengan bantuan keluarga Radit dan Ema.Kasino itu bisa gulung tikar.Ia pun terpaksa menerima kehadiran Ema dan Radit yang akan tinggal di kediamannya.


''Iya ma ,'' sahut Aurel. ''Ma dia mau apa datang ke rumah Kita,dan kenapa bawa koper segala ?'' tanya Aurel penasaran.


''Mereka mau tinggal di rumah Kita ,'' jawab Sandra.


''Apa Aurel tidak salah dengar Ma ? Mereka akan tinggal di rumah kita ?'' tanya Aurel memastikan dirinya tidak salah dengar.


Sandra menganggukkan kepalanya membenarkan perkataannya.


''Aurel tidak setuju Ma,kalau mereka tinggal di rumah Kita .'' Tolak Aurel cepat.


''Kamu setuju atau tidak setuju yang jelas mereka akan tinggal di rumah Kita .'' Jelas Sandra.


Aurel yang kesal akhirnya memutuskan untuk menaiki anak tangga menuju di mana kamarnya berada.

__ADS_1


Sedangkan Ema tersenyum penuh kemenangan melihat Aurel yang kesal. Dengan begini Ia bisa memamerkan kemesraannya dengan Radit di depan Aurel.Ia yakin pernikahan Aurel dan Revan pasti tidaklah harmonis seperti dirinya.Dan pasti nantinya dia akan cemburu melihat betapa Radit sangat mencintai dan memanjakannya.


Sedangkan di hotel.


''Rex ,'' panggil Revan.


Rex yang sedang fokus dengan laptop yang ada di pangkuannya menoleh dan menatap Revan yang sedang menatap jalanan lewat jendela yang ada di dalam kamar hotel miliknya.


''Ada apa Van ?'' tanya Rex sambil meletakkan laptop di atas kasur.


''Besok bawa Tomi ke hadapanKu ,'' perintah Revan berdiri di depan jendela dengan ke dua tangannya Ia masukkan ke dalam saku celana.


''Baik,besok aku akan membawanya .'' Sahut Rex berdiri di samping Revan dengan ke dua tangannya Ia masukkan ke dalam saku celana.


''Aku ingin tahu siapa yang menyuruh Tomi itu ,'' ucap Revan dalam hati.


Revan diam saja,Ia lalu berbalik dan menepuk bahu Rex.Setelah itu Ia mengambil jaket yang ada di atas sofa. Dan segera memakai jaket itu.Lalu Ia pun melangkah keluar dari dalam kamar hotel yang di tempati Rex.


''Bos-bos sampai kapan Kamu akan menyembunyikan identitas mu ,'' gumam Revan sambil menatap pintu yang baru di tutup oleh Revan.


Revan keluar dari dalam hotel menuju parkiran di mana motornya berada.


Revan memakai helm di kepalanya, dan setelah naik di atas motor Revan pun langsung melarikan kuda besi andalannya.


Revan menyusuri jalanan untuk menuju di kediaman Istrinya.Revan menghentikan laju motornya saat Ia tidak sengaja melihat Ayah mertuanya yang berdiri di dekat mobilnya.

__ADS_1


''Mobilnya kenapa Pa ?'' tanya Revan sambil turun dari motor kesayangannya.


''Kamu tidak lihat mobil Saya mogok ,'' jawab Sandro ketus.


Revan tersenyum kecut saat Sandro menjawabnya dengan ketus.


''Boleh Saya cek Pa ?'' izin Revan.


''Memangnya Kamu tahu mesin ?'' tanya Sandro ragu-ragu.


''Sedikit-sedikit Saya tahu mesin Pa ,'' jawab Revan yang mengerti keraguan di wajah Ayah mertuanya.


Sandro pun akhirnya mengizinkan Revan untuk mengecek mobilnya.


''Revan Kau kerja di mana ?'' tanya Sandro sambil memperhatikan Revan yang sedang mengotak-atik mobilnya.


''Kerja di hotel Pa ,'' jawab Revan yang masih fokus dengan mesin mobil yang ada di depannya.


''Di bagian apa ?'' tanya Sandro.


''OB Pa ,'' jawab Revan lagi.


Sandro menggelengkan kepalanya tidak setuju suami Aurel bekerja menjadi OB. Kalau rekan bisnisnya tahu,bisa-bisa Ia malu memiliki menantu seorang OB.


''Revan kerja lah di kasino milik Papi ,'' tawar Sandro.

__ADS_1


''Tidak Pa terima kasih,Aku lebih nyaman bekerja menjadi OB .'' Tolak Revan dengan secara halus.


Dengan bujukan dan ancaman yang di berikan oleh Sandro,akhirnya Revan setuju untuk bekerja di kasino milik Sandro.


__ADS_2