TERNYATA SUAMIkU KAYA

TERNYATA SUAMIkU KAYA
bab 16. penasaran apa isi di dalam kardus.


__ADS_3

Revan dan Bobi mengangkat satu persatu kardus yang entah apa isinya dan memasukkannya ke dalam gudang.


''Apa Kau tahu untuk apa kardus-kardus ini di letakkan gudang ?'' tanya Revan.


''Aku tidak tahu ,'' jawab Bobi sambil mengelap keringat yang ada di dahinya menggunakan punggung tangannya.


''Apa Kau tahu apa isi di dalamnya ?'' tanya Revan yang penasaran dengan isi di dalam kardus.


''Aku juga tidak tahu apa isinya ,'' jawab Bobi yang tidak tahu apa isinya.


''Hai Kalian berdua,cepat kerja jangan banyak ngobrol ,'' tegur salah satu pengawas yang kebetulan mengawasi pekerja yang ada di gudang.


Revan dan Bobi menoleh dan menundukkan kepalanya saat mendapat tatapan tajam dari pengawas itu.Lalu Revan pun kembali melanjutkan pekerjaannya sembari melirik pengawas itu yang sedang berbicara dengan salah satu manager yang ada di sana.


Revan tidak sengaja melihat manager itu memberikan sebuah amplop ke saku kemeja pengawas itu dengan gerakan mencurigakan.Revan pun pura-pura tidak melihat dan sibuk dengan pekerjaannya saat manager itu menatap nya.


''Hai OB kemari ,'' panggil Rex tiba-tiba saat tidak sengaja melihat Revan berpakaian OB di gudang.


''Sialan ,''

__ADS_1


Revan mengumpat Rex yang sengaja memanggilnya OB.Revan pun melangkah mendekati Rex yang berdiri di depan pintu gudang.


''Ada apa bapak memanggil OB ini ?'' tanya Pengawas itu sambil menunjuk Revan yang ada di hadapannya Mereka. ''Apa Dia membuat kesalahan ,'' lanjutnya lagi.


''Tidak ,Saya cuma ingin minta bantuan untuk membersihkan ruangan Saya yang berantakan ,'' jawab Rex.


''Kau,ikutlah keruangan Tuan Rex ,'' suruh pengawas di kartu ID nya tergantung nama Darno.


''Baik Pak ,'' jawab Revan sambil membungkuk hormat kepada Darno.


Rex ingin tertawa melihat Revan yang membungkuk hormat kepada Darno dan dirinya.Rex pun berdehem dan melangkah menuju ke ruangannya di ikuti oleh Revan di belakangnya.


Rex menganggukkan kepalanya saat berpapasan dengan beberapa karyawan hotel yang melewatinya.


''Kenapa Kau tertawa ? apa ada yang lucu ?'' tanya Revan kesal yang melihat Rex tertawa.


''Ya,ada yang lucu ,seorang Revan mau membungkuk hormat pada bawahannya ,'' jawab Rex.


''Sialan Kau ,'' ketus Revan sambil melempar dokumen yang ada di atas meja ke hadapan Rex.

__ADS_1


Sehingga membuat dokumen itu jatuh di lantai karena Rex menghindarinya.


''Tidak kena ,'' ledek Rex saat dokumen itu tidak mengenainya.


Rex melihat dokumen yang berserakan di lantai itu adalah dokumen penting.


''Ya ampun Revan itu dokumen penting ,'' pekik Rex sambil berjongkok untuk mengambil dokumen yang berserakan di lantai.


Revan membiarkan Rex memunguti dokumen penting itu sebagai hukuman telah menertawakannya.Revan pun duduk di kursi kebesarannya.


Rex berdecak dengan sebal setelah mengambil dokumen itu dan meletakkan kembali di atas meja.


Rex dan Revan pun membicarakan hal yang serius mengenai apa yang terjadi di gudang.


''Rex Kau cari tahu kenapa kardus-kardus itu di taruh dalam gudang,padahal kardus-kardus itu masih layak untuk di jual ,'' ucap Revan sambil memerintahkan Rex.


''Apa Kau mencurigai sesuatu Revan ?'' tanya Rex menatap Revan yang sedang berfikir.


''Ya,dan Kau cari tahu ada hubungan apa pengawas dan manager itu ,'' perintah Revan.

__ADS_1


''Ya Aku juga mencurigai Mereka berdua ,'' jawab Rex.


Revan dan Rex terdiam,Mereka harus mengawasi Mereka berdua dan mencari siapa saja penghianat di dalam hotel itu.


__ADS_2