
Semua berawal di suatu hari, saat pagi hari aku sedang dalam perjalanan menuju restoran tempat aku bekerja.
Nama ku Arora Zalika aku berusia 19 tahun dan aku di besarkan dislah satu panti asuhan yang ada di Jakarta.
Saat aku berangkat bekerja seperti biasanya aku akan menjemput sahabat ku dulu di kosan dia yang jaraknya tidak terlalu jauh dari restoran tempat kamu bekerja, kami berangkat bekerja menggunakan sepeda lalu hari ini seperti biasa saat sampai di restoran kamu langsung siap siap untuk bekerja dan hari itu berjalan seperti biasa dan enggak kerasa sudah sore hari saja dan sudah waktu kami pulang kami masuk kerja jam 9 pagi dan kami pulang kerja jam 5 sore.
Saat pulang bekerja aku pulang duluan karna teman ku ada janji dengan temannya yg lain setelah pulang kerja untuk jaln jalan bersama sebenarnya aku pun di ajak untuk jalan jalan tapi aku menolaknya karna aku lagi harus mengirit uang untuk membantu pengobatan salah satu adik panti ku yang lagi sakit dan membutuhkan uang yang luamayan banyak.
Saat lagi jalan pulang ke kosan ku dengan sepeda ku aku tidak sengaja melihat ada seorang ibu parubaya yang baru saja terserempet mobil dan terluka lalu aku pun berinisiatif untuk membantunya karna di saat itu enggak ada yang membantunya
"ya tuhan ibu itu kenapa" ucap Arora dari kejauhan, lalu dia pun langsung menghampiri ibu itu yang lagi terduduk di pinggir jalan
"ibu ibu kenapa apa ibu jatoh atau gimana, sini saya bantu buk kita duduk disana aja" tanya Arora kepala ibu itu
Arora pun membantu ibu itu dan mereka duduk di kursi yng tidak jauh dari jalan tepat nya yg ada di depan minimarket
"ibu lutut ibu berdarah dan tangan ibu juga berdarah, ibu tunggu disini bentar ya jangan kemana mana" ucap Arora itu kepada ibu itu karna Arora melihat bahwa ibu itu lagi terluka, Arora pun pergi sebentar dan masuk ke slah satu minimarket yg ada disana
__ADS_1
Arora pun masuk ke dlam minirmarket itu lalu dia membelikan ibu itu minum dan beberapa makanan setelah itu dia pergi ke apotik yang berada tepat di samping minimarket itu untuk membeli obat, setelah itu Arora pun kembali ke tempat ibu itu duduk lalu dia mulai mengobati luka ibu itu, disaat Arora lagi bantu ngobatin luka ibu itu dari kejauhan ada mata yg menetap nya tanpa berkedip dan itu ternyata adalah Kevin Kevin menatap ke arah Arora yg sedang membantu ibu itu seolah ada magnet yang membuat dia melihat kearah arora itu dan tanpa di sadari Kevin tersenyum tipis
"apa masih ada orang yang melakukan itu di jaman sekarang, apa dia enggak punya kerjaan" ucap Kevin dalam hati sambil menatap tajam ke arah Arora yg lagi membersihkan luka ibu itu
Kevin tersenyum tipis Lalu setelah itu mobilnya pun melaju pergi Karna lampu sudah hijau tapi Kevin masih menatap ke arah arora sampai mobil itu pergi lebih jauh dan sudah tidak terlihat lagi oleh mata Kevin.
Dan setelah selesai mengobati itu Arora pun menawarkan untuk mengantar ibu itu kerumahnya tapi ibu itu menolak karna dia akan memintak anak saja yang menjemput dia
"ibu rumah ibu dimana gimna klok sya bantu anter ibu kerumah Ibu" tnya Arora kepada ibu itu setelah selesai membersihkan luka ibu itu
"oh enggak usah nak ibu enggak mau ngerepotin kamu biar ibu telpn anak ibu aja dan memintak dia untuk menjemput ibu disini, oh iya nama kmu siapa nak" ibu itu pun menjawab Arora sambil tersenyum
"nama kamu cantik sama kayak wajah kmu, kenalin ku Mira" entah knapa ibu itu merasa sangat kagum dg kecantikan dan kebaikan gadis yg di depannya itu, ibu itu juga mengenal kn dirinya kepada Arora
Setelah mereka kenalan ibu mirna pun mengambil hpnya lalu dia menelpon anaknya untuk meminta anaknya untuk menjemputnya, tidak lama setelah itu anak buk Mira pun datang dengan membawa mobil berwarna hitam dan kita kita umur anak buk Mirna itu seumuran dengan arora, setelah anak nya datang lalu langsung turun dari mobil dan menghampiri ibunya
Nama anak ibu itu adalah Tristan
__ADS_1
"mah, mama kenapa apa yang terjadi" ucap seorang laki laki yg sangat tampan berjaln ke arah Bu Mira dan juga Arora lagi duduk
"Tristan syang kamu udah Dateng" Bu Mira pun menolah dan dia tentu saja mengenali laki laki tampan itu
"apa yang terjadi sama mama, dan kamu siapa" tnya Tristan dg sangat panik
"Tristan ibu enggak papa, oh ini kenalin ini Arora orang yang bantuin mama, nak Arora kenalin ini anak saya" bu Mira pun langsung mengenalkan Arora kepada Tristan begitu juga sebalik nya
"makasih udah bantuin mama sya" setelah mendengar penjelasan mamanya itu Tristan pun langsung mengucapkan terimakasih kepada Arora walaupun mungkin nada sedikit datar
"iya sama sama, iya ya udh buk saya permisi dulu ya, semoga cepat sembuh ya buk lukanya" Arora pun menerima ucapan terima kasih dari laki laki itu
Arora pun mengambil sepedanya lalu menariknya sepeda nya meninggal ibu mira dan anaknya itu, setelah Arora pergi Tristan pun langsung membantu ibunya untuk masuk kedalam mobil lalu dia langsung melajukan mobilnya itu, tidak lama setelah itu Arora pun sampai di kosan nya lalu dia pun langsung mandi karna badannya sangat lengket dari keringat setelah selesai mandi dia langsung beres beres kamarnya dan enggak kerasa hari pun sudah malam Arora pun memutuskan untuk istirahat karna dia besok akan kerja lagi dan hari ini juga capek bangt.
Sedangkn kevin baru pulang dari kantor dan sekarng lagi berada di ruangan kerjanya entah kenapa dia masih memikirkan perempuan yg dia liat tadi sore secara tidak sengaja seolah ada yang membuat dia penasaran dengan perempuan itu,
Rumah Kevin sangat besar dan megah rmah itu seluas 2 hektar rumah yang bernuansa modern itu dengan cettt yang berwarna putih dari luar dan berwarna gelap di dalamnya itu membuat rumah itu terlihat lebih mewah tapi sayangnya rumah itu sangat sepi karna cuman ada Kevin dan Para pekerja yang ada di dlam rumah itu. Ayah Kevin tinggal dirumah yg berbeda dengan Kevin dan ibu Kevin sudah lama meninggal karna sakit parah saat Kevin berusia 9 tahun dan saat itu Kevin tinggal dengan nenek nya karna ayah Kevin sibuk bekerja dan juga setelah bunda Kevin meninggal ayah Kevin itu sangat terpukul, nenek Kevin itu sangat menyayangi Kevin begitu juga dengan Kevin tapi setelah meninggalnya bunda dia tinggal dengan nenek nya Samapi dia berusia 20 tahun tapi saat dia umur 21 tahun neneknya itu meninggal Karna sakit jantung dan itu membuat Kevin pergi meninggalkan rumah neneknya dan memilih untuk tinggal dirumah nya yg sekarng.
__ADS_1
Kevin adalah keluarga Abiputra yang memiliki banyak bisnis tapi bisnis mereka itu adalah bisnis senjata Api yg paling besar di Asia, bukan cuman terkenal karna bisnis bisnis nya keluarga Abiputra termasuk kevin juga di kenal dengan sebutan pembisnis paling kejam di Asia karna di balik kesuksesan mereka banyak juga Musuh yang ingin menjatuhkan mereka maka dari itu mereka bisa kapan pun membunuh musuh musuhnya yg berani mengusik mereka tanpa memberi ampun sedikit pun maka dari itu keluarga Abiputra di kenal dengan kekejaman nya.
Enggak kerasa malam pun berlalu sekarng sudah pagi hari Arora sudah bngun dari tidurnya lalu dia langsung mandi dan dia langsung membuat sarapan karna dia sebentar lagi akan berangkat bekerja seperti biasanya, dan hari hari pun berlalu sampai tiba waktu dia libur kerja dia pun seperti biasa jika libur bekerja dia kan datang ke panti asuhan tempat dia di besarkan untuk mengunjungi keluarga keluarga pantinya yang ada di sana dan tidak lama setelah itu sekitar jam 10 pagian Arora pun sampai di panti dan dia langsung di sambut oleh ibu panti yang bernama Mirna oktavina orang yang selama ini membesarkan Arora dengan sangat baik seperti anaknya sendiri dan arora sangat menyayangi ibu Mirna karna Arora sudah menganggap ibu Mirna seperti ibunya sendri apa lagi dari kecil dia enggak pernah tau siapa ibu dan ayahnya yg sebenarnya yg dia tau cuman ibu Mirna yg selalu ada untuk dia selama ini.