
Setelah itu Kevin pun berdiri dan menaiki tangga perlahan lahan dan setelah itu Kevin pun membuat pintu kamarnya dan kamar itu sangat gelap
Kevin "gelap apa lampunya belom dihidupkan"
Kevin pun mencari tombol on/of lampu karna dia ingin menghidupkan lampu tapi dia malah justru langsung berjalan saja menuju ke kasur dan langsung berbaring di kasur itu dan mimpa badan Arora yg lagi tertidur, Arora pun terbangun karna dia sangat kaget
Arora "awwww"
Arora pun langsung menyalakan lampu yg ada di meja sebelah kasur
Arora "pak Kevin"
Kevin "kamu" ucap Kevin
Arora pun langsung berdiri dan Kevin hanya melihat sja dan saat dia berdiri tiba tiba handuk yg Arora pakai pun terlepas Samapi membuat Kevin melihat gunung indah milik Arora itu dan tanpa disadari barang milik Kevin pun bangun dari tidurnya dan langsung berdiri, beberapa detik setelah itu Arora pun mengambil hndknya dan mencoba memakainya lagi tapi tiba tiba Kevin menarik tangan Arora dan membuat Arora terjatuh tepat di atas badan Kevin
Kevin "tadinya aku mau mencoba menahan nya sampai kamu sendri yg menyuguhkan nya tapi karna kamu sudah berani melepas handuk mu di depan ku berarti sama saja kamu sudah menyuguhkannya untuk ku, malam ini kamu harus memuaskan ku"
Arora "pak tolong pak jangan aku tidak sengaja membuat handuknya terlepas dan aku juga luap jika aku belom memakai baju pak aku mohon pak jangan"
Kevin "apa kamu lupa ka.u itu sudah menikah dengan ku dan sudah seharusnya kamu memberi pelayanan kepada ku, aku mau mencoba kolam mu itu apa kah benar masih suci tau Hanya omong kosong mu"
Kevin pun langsung mencium bibir Arora dan Arora pun mencoba menolak tapi karna tenaga Kevin sangat kuat jdi Arora tidak bisa berbuat apa apa walaupun dia sudah berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan ciuman dan pelukan Kevin dan Kevin semakin melumut bibir Arora yg seksi itu Samapi akhirnya Kevin pun menidurkan Arora dan dia juga membuka handuk yang di pakek oleh Arora Samapi membuat semua tubuh Arora terlihat jelas
Arora "pak Kevin tolong pak jangan lakuin ini pak saya mohon"
Kevin pun mulai mencium gunung Arora dan Kevin juga mulai memainkan ****** Arora dengan lidahnya sampai membuat Arora mendesah
__ADS_1
Arora "ahhhhhhh ah pak Kevin tolong jangan pak ah pak saya mohon jangan pak"
Mendengar suara Arora mendesah membuat Kevin semakin gila dia membuka baju yg di pakai lalu setelah itu dia melanjutkan untuk mencicipi semua bagian tubuh Arora dan sampai tetap di kolam indah milik Arora awalnya Kevin menyentuhnya dengan tangan setelah itu dia membuka paksa kedua paha Arora yg Arora coba tahan agar Kevin tidak menyentuh bagian vaginanya tapi lagi lagi karna tenaga Kevin kuat akhirnya Arora pun mengangkang dan Kevin pun langsung mendekat kan kepala nya ke kolam milik Arora itu dan dia pun mulai memainkan nya dengan lidahnya dan dia juga memasukkan lidahnya ke dlam lobang kolam Arora
Arora "ahhhh ahhhh pak ahhhh ahhh pak tolong pak jangan pak" ucap Arora sambil menangis
Tidak lama setelah itu Kevin pun membuka seleting celananya dan mengeluarkan batang nya yg sudah bangun berdiri tegak besar dan berurat itu dan Kevin langsung aja mengarahkan batangnya tersebut ke kolam Arora dan dia pun memasukkan batangnya itu sampai membuat Arora teriak Karna kesakitan
Arora "ahhhhhhhhh ahhhh pak ahhhhhh sakit pak ahhhh ah"
Kevin "ahhhhhhhhhhh akhirnya aku bisa mencoba milik mu ini Ra, ternyata kamu benar punya mu ini masih sangat sempit ahhhhhhh ahh"
Kevin pun mulai perlahan menggenjot nya
Arora "sakit ahhh ahhhhh ahhh ah ah"
Arora "ahhh ahhhhh ahhhh pak ahhhh sakit pak ahhhhh"
Setelah itu Kevin semakin mempercepat genjotannya dan membuat Arora lebih keras lagi mendesah dan sekarng Arora sudah mulai menikmatinya Kevin dan Arora pun ganti gaya sekarng gaya nungging 30enit setelah itu Arora pun dan Kevin perada di titip puncak yg pertama Tama **** adalah Arora dan setelah itu Kevin
Arora "ahhhhhhhhh ah ah ah ahhhhhhh ahahah ah"
Kevin "ah ah ahah ahhhhhhhhh Aah ah ah ahhhhhhhhhhh"
Setelah itu Kevin pun berbaring di sebelah Arora dengan tubuh penuh dengan keringat, sedangkan Arora dia masih menangis dia enggak nyangka Jika kesuciannya yg dia jaga selama ini harus hilang seperti ini dia benar benar menangis padahal dulu dia berjanji untuk menjaga kesuciannya ini untuk suami yg dia cintai tapi sekarng mimpinya itu sudah hilang karna sekarng dia sudah kotor.
Kevin pun ketiduran karna dia kecapekan begitu juga dengan Arora dia menangis sampai ketiduran, mlam itu pun berlalu dan saat pagi harinya Arora bangun dari tidurnya dan melihat dan menyadari hal yang semalam terjadi dia juga melihat ke sebelahnya ada Kevin yang masih tertidur pulas Arora pun menatap wajah Kevin
__ADS_1
Arora "pak Kevin kamu sebenrnya sangat tampan andai aja kamu adalah laki laki yg aku cintai mungkin sekarng aku sangat bahagia karna bisa memberikan kesucian ku kepada kamu tapi nyatanya pernikahan kita ini hanya kontrak dan berarti itu semua enggak akan bisa lebih dri itu"
Dan saat arora lagi menatapi wajah Kevin Kevin pun bangun dan membuka matanya lalu dia terdiam sejenak melihat ada muka perempuan di depannya, dan Arora pun lngsung menutupi wajahnya
Kevin "apa yg terjadi semalam, kenapa aku tidak mengunakan baju dan celana apa semalam kita"
Arora pun ingin berdiri untuk kekamar mandi tapi saat dia mau berdiri tiba tiba Arora teriak
Arora "awwwww sakit
Kevin "kamu kenapa"
Arora "enggk enggak ada apa kok pak"
Ucap Arora padahal dia sangat merasakan sakit dan pedih di bagian vaginanya
Kevin "apa yang sakit sini coba aku cek, klok benar enggak ad yg sakit kenapa kamu teriak seperti itu" ucap Kevin sambil mendekat ke arora sampai membuat mereka saling berhadapan dan mual mereka berdua saling berdekatan, Arora pun terdiam sebentar karna dia sedikit kaget kenapa dia bisa berada sedekat ini dengan suaminya itu
Arora "ahhh enggak usah pak lagian enggak ada yg sakit kok ya udah aku ke kamar mandi dulu pak"
Arora pun berdiri menuju ke kamar mandi sambil menahan rasa sakitnya itu dan saat Arora berdiri dan selimutnya nya dia bawa berdirinya Kevin kaget melihat di seprei nya itu banyak becak darah
Kevin "astaga kenapa banyak sekali darah apa benar semalam kamu melakukan itu" ucap Kevin dalam hati sambil berusaha mengingat kejadian semalam
Kevin "astaga Kevin apa yg udah kamu lakukan sama dia, kamu benar benar sudah gila Vin kenapa bisa kamu mabuk dan malah menidurinya seperti itu, mana dia masih perawan lagi sekarng apa yg harus aku lakukan apa aku harus mntak maaf sama dia tapi enggak enggak bisa kan kamu sudah menikah dan memang seharusnya kami melakukan itu kan" ucap Kevin dalam hati
Kevin memakai celana pendeknya dan Lalu dia duduk di tepi kasur sambil melihat kearah bercak darah, dan Kevin merasa sangat bersalah karna semalam dia melakukan itu dengan memaksa Arora padahal Arora sepertinya belom siap dan bahkan Arora sudah memohon mohon kepadanya tapi kevin juga bingung harus gimana karna semalam dia benar benar enggak bisa mengendalikan dirinya karna sudah terlalu mabuk.
__ADS_1
Sedangkan Arora saat di dlam kamar mandi dia menangis karna dia merasa sangat sedih dan merasa sangat sakit dan pedih di bagian vaginanya seperti ada luka di area sana sampai menimbulkan rasa pedih, Arora pun menyalakan air shower lalu dia membasahi tubuhnya sambil menangis karna dia merasa badannya itu sangat kotor sekarng dia juga merasa sangat malu karna dia sudah kehilangan kesuciannya dengan cara yg tidak layak walaupun dia tau dia dan Kevin sekarang sudah menjadi suami istri tapi tetap saja Arora merasa masih belom siap sama sekali melakukan hal itu, disisi lain juga dia takut jika di hamil gimana jika nanti dia hamil setelah ini, apa yg harus dia lakukan padahal pernikahan ini cuman kontrak dia takut jika dia hamil akan membuat anak ini terlantar dan dia juga takut jika dia hamil anaknya itu pasti akan jadi korban dia benar benar sangat takut jika itu terjadi.