Terpaksa Menikah Karna Butuh Uang

Terpaksa Menikah Karna Butuh Uang
hari pernikahan


__ADS_3

Keesokan harinya saay pagi pagi Kevin sudah bangun dari tidurnya lalu dia langsung ganti baju dan olahraga seperti biasanya, sedangkan Arora dia masih belom bangun karna dia baru aja tidur dini hari karna semalaman dia enggak bisa tidur karna kepikiran tentang pernikahan nya besok.


Setelah selesai olahraga Kevin pun langsung mandi setelah selesai mandi Kevin pun memutuskan untuk mengambil hpnya lalu menelpon Rangga dan menanyakan semua persiapan nya ya walaupun pernikahan mereka sangat dadakan dan sedikit terpaksa tetap saja Kevin mau semua nya sempurna dan tidak ada yg kurang sedikit pun


Tuttttt tutt tutt tutt....


Rangga yg saat itu lagi mandi pun mengambil hp yang ada tidak jauh dari nya lalu dia langsung mengangkat telpon dari Kevin.


Kevin "gimana persiapannya apa semua sudah beres dan surah siap kan"


Rangga "ya elah lu nelpon pagi pagi gimana cuman mau nanyain itu dong, udah lu tenang aja semua udah siap kok dekor dan lain lainnya juga sudah siap oh iya nanti jam 8 ada orang yg bakal bantu calon istri lu itu siap siap ya"


Kevin "iya udah klok gitu oh ya gga orng yg gua suruh lu undang bisa datangkan dia"


Rangga "siapa temannya calon istri lu, iya udah gua suruh orang buat ngundang dia kok tapi klok masalah datang atau enggak ya gua kurang tau kan gua enggak sehati dan serumah sama dia"


Kevin "ya udah deh oke lu ingt ya gua enggak mau ada yg kurang sedikit pun" ucap Kevin kepada Rangga dan walaupun pernikahan ini sedikit terpaksa dan buru buru tapi tetap saja Kevin mau pernikahan nya itu indah walaupun tidak akan ada yg datang karna yg datang cuman pendeta, Rangga, dan beberapa orang lainnya Kevin memang sengaja tidak mengundang siapa termasuk orang tuanya karna dia enggak mau pusing.


Setelah itu telponnya pun di tutup dan Kevin lagi meminum kopi sambil membaca koran di taman dan tidak lama setelah itu orang yg di bilang Rangga pun sudah datang dan yg membuka kan pintu adalah bik Wati


Tokkk tokkk tokk tokk....


Bik Wati "iya sebentar, maaf mbk cari siapa ya"


Nama mbk yg membantu merias Arora itu adalah fitri dia adalah salah satu MUA yang sangat terkenal di Jakarta


Mbk fitri "oh ini buk saya kesini karna disuruh oleh pak Rangga kesini karna dia bilang ada yg akan mau di dandani"


Bik Wati "oh gitu ya udah mbk silahkan masuk dan duduk dulu ya saya izin ke belakang dulu sebentar"


Bik Wati pergi mencari Kevin untuk menanyakan mbk mbk yg di depan itu siapa dan apakan sudah ada janji dengan tuannya itu


Bik Wati "maaf tuan permisi itu di depan ada mbk mbk dia bilang dia di suruh oleh pak Rangga"


Kevin "iya bik benar suruh aja dia langsung masuk ke kamar perempuan itu"


Bik Wati "baik tuan"


Bik Wati pun kembali menemui mbk mbk itu dan membawakan segelas air untuk disuguhkan setelah itu dia pun langsung mengantar mbk itu ke kamar Tamu


Tokkk tokk tokk ....

__ADS_1


Arora yg lagi tidurpun terbangun karna ada yg mengetuk pintu kamar tersebut


Arora "iya sebentar, iya ada bik"


Bik Wati "maaf menganggu mbk ini ada orang yg akan membantu mbk"


Arora "siapa bik"


Bik Wati "saya juga kurang tau mbk tapi kata tuan ini adalah orng yg di suruh pak Rangga untuk membantu mbk"


Arora "ohh iyaiya masuk aja mbk silahkan"


Setelah Arora dan mbk itu masuk ke kamar bik Wati pun pergi kedapur untuk melakukan pekerjaan nya yang belom selesai


Mbk fitri "mbk apa kita bisa langsung mulai aja makeup nya"


Arora pun yg diam seperti patung beberapa detik setah itu Arora pun sadar bahwa orng ini adalah MUA yg akan membantu dia siap siap untuk pernikahan nya hari ini dengan Kevin


Arora " ohh iya mbk tapi apa boleh mbk sya izin buat mandi dulu baru setelah itu kita mulai makeup nya"


Mbk fitri "oh iya iya boleh silahkan lagian saya udh di pesan untuk 1 hari full kok buat makeup mbk"


Arora pun mengambil handuk lalu dia pergi ke kamar mandi saat di dlam kamar mandi Arora menangis di bawah aliran air shower yg mengalir dia merasa sangat sedih dan enggak nyangka klok dia harus ini akan menikah, sekitar 30 menit setelah itu Arora pun keluar dari kamar mandi dia hanya menggunakan kimono lalu dia duduk di depan meja Rias dan mbk nya langsung mulai mengeringkan rambut Arora setelah itu dia mulai memakeupin Arora sambil sekali sekali mengajak Arora mengobrol agar Arora tidak bosen


Arora "emm hehehe iya mbk"


Mbk Fitri "mbk kok bisa sih menikah dengan orang kaya seperti ini, mbk tau enggak denger denger ya mbk katanya orang orang ini adalah rumh orang terkaya di Asia tau mbk"


Arora "maksutnya mbk"


Mbk Fitri "memang enggak tau apa orang yg memiliki rumah di sini adalah orang kaya mbk dan enggak sembarang orang bisa tinggal di sekitar sini, huu mbk beruntung bngt ya"


Arora yg mendengar itu pun hanya bisa diam dan tersenyum saja


Arora "apa dia sekaya itu" ucap Arora sambil melihat wajahnya di cermin


Jika pun benar tapi tetap saja Arora merasa sangat sedih Karna yg tau rasanya adalah dia sendri.


2 jam pun berlalu sekarng Kevin sudah rapi dengan jasnya dan dia sekarng lagi duduk di ruang keluarga dan Arora sekarng dia juga sudah selesai dia sudah makeup dan memakai gaun pengantinnya dan tidak lama setelah itu Arora pun keluar dari kamarnya dan saat berjalan ke luar Kevin pun terdiam menatap Arora yg sangat cantik dan seksi itu rasanya Kevin sangat terpanah dengan pesona yg dimiliki oleh Arora


Kevin "kamu udah selesai"

__ADS_1


Arora "udah pak"


Kevin "ya udah ayok kita langsung jalan aja kita sudah hampir telat ini"


Kevin dan Arora pun langsung menuju ke mobil dan mereka masuk kedalam mobil lalu mobilnya pun melaju Kevin dan Arora duduk di belakang berdua dan yg didepan seperti biasanya adalah supir Kevin, tidak lama setelah ini mereka pun Sampai di salah satu geraja yg tidak jauh dari rumah Kevin lalu merek apun langsung masuk ke dlam gereja dan saat mereka masuk sudah ada Rangga dan beberapa orng yg akan membantu mereka dan juga ada Nara disana Arora melihat Nara yg ada disana pun rasanya dia ingin memeluk sahabatnya itu dan menangis tapi sayangnya sekarng lagi ada orang jadi dia mencoba menahannya air matanya agar tidak jatoh begitu juga dengan Nara Nara sangat sedih melihat sahabat itu tapi dia tidak bisa berbuat apa apa


Arora "pak maksih ya sudah ngundang teman saja"


Kevin "iya oke, tapi inget ya jangan coba coba buat berencana kabur dari sini karna kamu tau apa yg akan terjadi di kmu mencoba kabur" bisik kavin kepada Arora dan Arora pun hanya bisa mengangguk.


Dan acara pemberkatan mereka mereka pun di mulai setelah mengucap janji suami istri entah kenapa saat Arora yg akan bicara dia tidak bisa menahan lagi air matanya dan dia pun menangis dia merasa sangat sedih dan sakit hati pernikahan yg seharusnya adalah hari bahagia setiap orang tapi berbeda dengan Arora, tidak lama setelah itu acara pemberkatan nya pun selesai dan setelah itu Kevin meninggalkan Arora karna kevin mau bicara dengan rangga dan saat Kevin meninggalkan nya Arora pun langsung menghampiri sahabatnya itu


Arora "nar" ucap Arora sambil menangis berjalan menuju ke sahabatnya itu


Nara "Ra kamu kenapa enggak ada kabar sih aku khawatir sama kamu kamu baik baik aja kan"


Arora "iya nar aku baik baik aja kok, kamu kenapa bisa datang kesini apa pak Kevin yang mengundang kamu"


Nara "iya Ra kemaren ada orang yg datang ke restoran untuk mencari ku lalu dia bilang bahkan aku disuruh datang ke sini hari"


Arora "maksih banyak nar udah mau datang"


Nara pun menepuk nepuk pundak Arora agar dia tenang


Nara "iya Ra udah kamu jangan nangis lagi nanti kalok ada yg liat di kita kamu kenapa, oh iya Ra bukannya suami mu itu orng yg sering datang kerestoran tempat kita kerja kan"


Arora "iya Ra"


Nara "Ra kamu harus kuat ya aku tau ini berat buat kamu dan rasanya aku juga mau bantu kamu tapi kamu tau sendri aku enggak bisa berbuat apa apa apa lagi jika melawan suami mu itu"


Arora "iya nar kmu datang aja aku udh senang kok"


Nara "Ra aku udah cari tau tentang suami mu itu di adalah orang kaya raya dan katanya dia juga di kenal dengan kekejamannya jadi kamu harus hati hati ya klok ada apa usaha langsung kabarin aku" bisik Nara kepada Arora.


Hari pun sudah sore dan sekarng Kevin dan rasa sudah di jalan menuju kerumah saat di dlam mobil Arora masih saja menangis tanpa suara


Kevin "sudah jangan menangis lagi aku benci suara orang yg nangis, oh iya mulai malam ini kamu akan tidur di kamar saya"


Arora "apa pak"


Kavin "kenapa ada Maslah apa kmu sudah lupa sekarng kita jadi suami istri dan sya mau kamu tidur di kamar saya malam ini ngerti kamu"

__ADS_1


Arora pun mengangguk di memilih nurut apa yg di kata kan oleh Kevin di banding dia membuat Kevin marah dan Kevin akan menghukum dia, setelah itu sampainya dirumah Arora langsung ikut ke kamar Kevin dan setelah itu Kevin memutuskan untuk mandi karna dia merasa badannya lengket sedangkan Arora dia duduk di soffa panjang yg ada di kamar Kevin tersebut Samapi ketiduran karna dia benar benar capek dan kurang tidur tadi malam.


__ADS_2