Terpaksa Menikah Karna Butuh Uang

Terpaksa Menikah Karna Butuh Uang
Arora tertabrak


__ADS_3

Dan beberapa hari setelah kejadian itu Kevin semakin sering makan siang di restoran tempat Arora bekerja untuk hanya sekedar melihat Arora saja, tapi hari ini saat dia makan siang di restoran itu Kevin tidak melihat keberadaan Arora dan cuman ada Nara temannya Arora kebetulan yg melayaninya itu adalah Nara


Nara "permisi ini buku menunya papa" ucap Nara kepada Kevin


Dan Kevin saat itu ingin nanya kenapa Arora enggak melihat siang ini tapi Kevin urungkan karna gengsi, jadi pun langsung memesan makanan lalu mknannya di antar ke mejanya lalu dia hanya memakannya sedikit setelah itu dia memutuskan untuk kembali ke mobil dan saat dia lgi menuju ke mobilnya dia melihat Arora dari kejauhan menuju ke restoran itu dengan sepeda nya.


Kevin pun langsung memperlambat jalnnya agar dia bisa melihat Arora dengan jelas, sebenrnya Kevin juga bingung kenapa dia merasa sangat senang dan tenang saat melihat Arora, sedangkan Arora saat sampai di tempatnya bekerja dia langsung masuk ke dalam restoran itu karna dia harus mulai bekerja, Kevin yang melihat


Arora masuk pun memutuskan untuk pergi Karna Rangga sudah menelpon dia karna dia ada rapat penting sebentar lagi.


Saat Arora dia langsung ke loker untuk ganti baju dan Nara yg melihat Arora baru datang pun langsung menghampiri Arora


Nara "raa gimana keadaan adik ku apa dia sekarng udah baik baik aja"


Arora "iya nar sekarng keadaanya udah membaik, maaf ya kmu jdi repot karna aku telat masuk kerja hari ini" ucap Arora sambil ganti baju


Nara "udah Ra enggak perlu di pikirin yang pentingkan adik lu sekarng udah enggak kenapa kenapa"


Arora telat masuk kerja hari ini karna putri mengalami sesak napas dan buk Mirna membawanya kerumah sakit dan setelah itu buk Mirna mengabari Arora dan Arora langsung kerumah sakit dan izin ke atasnya untuk hari telat masuk kerja nya.


Nara "Ra tadi ada cowok ganteng banget dan kayaknya dia kaya raya deh"


Arora "cowok siapa, Trus kmu ajak kenalan enggak nar"


Nara "ya mau gua sih gua ajak kenalan tapi kyknya gua enggak punya keberanian soalnya dari barang barang nya aja udah barang mahal semua gua jadi enggk pede"


Arora "apa aku enggak salah denger nar, seorang Nara yg selama ini aku kenal adalah orang paling pede tapi sekarang bisa enggak pede"


Nara "ahhh elu lu enggak liat sih dari kukunya aja gua tau dia kaya raya dan di luar juga ada bodyguard nya tau enggak sepertinya dia bukan orang sembarangan"


Arora "hahaha sudah lah nar nanti kita lanjutin lagi cerita nya aku harus kerja enggak enak sama atasan klok liat kita lagi ngobrol disini"


Arora pun keluar dari ruang ganti dan dia mulai kerjaannya Nara pun ikut keluar dan lanjut kerja lagi.


Kevin sudah Sampai di kantor dan sekarng dia akan mulai rapat nya tapi seblom itu Rangga marah kepada Kevin kenapa dia enggak ngakat telponnya tdi


Rangga "lu dari mana Vin di telponin enggak di angkat lagi"


Kevin "ya biasalah, lagian kan sekarang gua udah disini sekarng"


Rangga "ahh gua tau pasti lu makan di restoran tempat cewek itu kerja kan, Vin kalok memang lu suka dia temuin aja dia bawa kehotel lalu di tidurin gua yakin dia enggak bakal jauh jauh dari elu"

__ADS_1


Kevin "ngacok lu gila gua enggak sejahat itu, udah lah ayok keruangan rapat nanti gua pikirin klok soal itu" ucap Kevin kepada Rangga


Rangga "lu itu cuman berani bunuh orang tapi klok soal cewek lu enggak tau apa apa" ucap Rangga sambil jalan keringan rapat dengan Kevin


Dan tidak lama setelah itu rapatnya pun di mulai setelah selesai rapat Kevin pun kembali keruangannya di duduk sambil kepikiran apa kata Rangga tadi apa dia harus melakukan hal itu biar dia bisa membuat Arora stay sama dia


Kevin "apa sya harus ngelakuin itu sama perempuan itu apa enggk terlalu jahat jika saya lakuin itu kedia kan dia enggak punya salah dan enggak punya masalah" ucap Kevin sambil memainkan pulpen.


Sekarng sudah sore dan Arora juga sudah pulang dari restoran dan mulai Minggu depan dia akan masuk sore dan pulang malam karna setiap 1 buln sekali memang seperti itu dan saat Arora lagi murajut tiba tiba hp nya berdering yang ternyata yg nelon adalah buk Mirna


Tutttt tuttt tutt tuttt.....


Arora pun langsung ngambil nya dan ngakat Telpon


Arora "hallo buk"


Buk Mirna "hallo Ra kamu lagi ngapain"


Arora "oh iya rira lagi enggak sibuk kok buk, oh iya buk keadaan putri gimana"


Buk Mirna "sudah membaik Ra sekarng sudah pulang dari rumah sakit, tapi kata dokter asma nambah parah"


Arora "tarus gimana Bun sekarng apa yg harus kita lakuin biar putri bisa sehat lgi"


Arora "iya udh buk ibu tenang aja nanti klok Rara ada libur Rara kepantai biar kita ngobrolin ini"


Tidak lama setelah itu telpnya pun di tutup Arora merasa sangat sedih mendengar keadaan putri tapi dia juga bingung harus dimna, harus ngelakuin apa biar Putri bisa sehat.


Hari pun sudah gelap dan Arora memutuskan untuk pergi ke minimarket untuk memberi beberapa kebutuhannya dan sekalian membeli makan malam untuknya sambil mencari udara segar, Arora pun keluar lalu dia berjalan kali sambil menikmati udara malam


Sampainya di minimarket Arora pun langsung membeli barang barang yg dia butuhin setelah itu dia juga membeli roti untuk dia makan malam karna dia tidak nafsu makan.


Arora "udah, sekarang aku harus kemana ya apa aku ke taman aja buat nenangin pikiran"


Arora pun menyebrangi jalan tapi dia enggak menyadari bahwa ada mobil yang melaju sampai akhirnya dia tertabrak


Arora "awwww ahhh"


Dan ternyata itu adalah mobil Kevin


Kevin "ada pak"

__ADS_1


Pak supir "maaf tuan sepertinya saya nebrak orang yg lagi ngebrang, biar saja cek dulu tuan"


Kevin "ya udah cepet cek"


Supirnya pun keluar lalu ngecek keadaan Arora yg saat itu lagi terduduk di jalan


Pak supir "maaf mbk saya tidak melihat ada orang yg nyebrang"


Bapak supir pun membantu Arora berdiri dan Kevin hanya dari dalam mobil


Arora "iya maaf enggak papa aku juga yg salah enggak liat kanan kiri maaf ya pak Awww"


Kevin pun melihat ternyata yg di tabrak itu adalah Arora setelah itu Kevin memutuskan untuk keluar dari mobilnya


Kevin "gimana pak"


Pak supir "in ini tuan mbknya luka"


Kevin "ya udah klok gitu bawa aja kedalam mobil trus kerumah sakit"


Arora "enggak enggak usah ini cuman luka kecil aja kok"


Kevin "udah masuk aja kita kerumh sakit buat ngecek biar klok ada apa apa saya bisa tnggung jawab, pak bawa barang barang kedalam mobil"


Kevin pun membawa Arora masuk kedalam mobil dan pak supir membawakan barang barang Arora yg berserakan di jalan


Arora "sepertinya enggak perlu kerumah sakit deh ini cuman luka kecil aja pak"


Kevin "jalan pak"


Setelah sampainya dirumah sakit Kevin pun membantu Arora masuk rumah sakit karna kaki Arora terluka, tidak lama setelah itu Arora pun selesai di obati


Kevin "dimana rumah kmu biar saya antar" ucap Kevin kepada Arora padahal Kevin sebenrnya tau rumah Arora tapi dia pura pura enggak tau


Saat dalam perjalanan pulang Arora tiba tiba ketiduran Kevin yang melihat itu pun mengenderkan kepada Arora kebahunya agar tidak terbentur


Kevin "apa dia kecapekan Sampek dia ketiduran seperti ini"


Tidak lama setelah itu mereka pun Sampek di depan kosan Arora tapi Arora masih tidur dan Kevin membiarkan Arora tidur dulu karna entah kenapa Kevin merasa enggak tega jika membangunkan Arora


Pak supir "tuan kita sudah Sampek"

__ADS_1


Kevin "iya pak kita tunggu aja disini dulu dia masih tidur seprtinya dia sangat pulas"


Hampir satu jam Kevin menunggu akhirnya Arora pun bangun dari tidurnya dan dia memintak maaf karna dia ketiduran setelah itu dia terimakasih kepada kevin dan lalu dia masuk kekosannnya dengan kaki yg di balut karna luka, setelah Arora masuk Kevin pun memintak ya melajukan mobilnya menuju ke rumah sepanjang jalan Kevin merasa sangat bahagia walaupun mukanya tetap datar tapi di dlam hari Kevin merasa sangat senang karna bisa ketemu dengan Arora ya walaupun pertemuan mereka kalian karna kecelakaan.


__ADS_2