Terpaksa Menikah Karna Butuh Uang

Terpaksa Menikah Karna Butuh Uang
diberi sedikit waktu


__ADS_3

Sampainya Arora di rumah sakit dia langsung mencoba menelpon Kevin tapi saat itu telpnnya enggak dia angkat oleh Kevin karna Kevin sedang rapat, sekitar beberapa jam setelah itu kevin pun selesai rapat dan dia memutuskan langsung kembali keruangannya samapinya di ruangan nya dia duduk di kursi miliknya lalu dia mengambil hpnya di kantong celananya dan saat dia melihat hpnya ternyata ada beberapa panggilan tak terjawab dari arora dan ada juga beberapa pesan dari Arora, setelah itu Kevin memutuskan untuk menelpon balik Arora


Tuttt tutt tuttt tutt..


Arora yg saat itu lagi duduk pun mendengar honya berdering lalu dia mengambilnya dan mengangkat telpon tersebut


Arora "hallo"


Kevin "iya hallo ada apa ,apa kamu sekarng sudah ada dirumah saya"


Arora "emmmm gini pak saya tadi udah datang kerumah bapak tapi bapak enggak ada yg sekarng saat lagi berada di rumah sakit, oh iya pak saya mau mintak waktu beberapa hari karna sekarang adik saya lagi sakit dan saya juga enggak mungkin ningglin keluarga sya dlam keadaan yg seperti ini saya mohon pak setelah itu saya akan menetapi janji sya sama bapak"


Kevin "oh oke klok gitu saya kasih kamu waktu tiga hari ya tapi setelah itu kamu harus nepati janjian klok klok Sampek enggak kamu tau sendri apa yg bakal saya lakukan dengan keluarga kamu ngerti kamu"


Arora "iya pak sya janji sya enggak akan kabur dan saya juga akan menetapi janji sya dengan bapak"


Setelah itu Kevin pun menutup telpon karna dia masih ada kerjaan, sedangkan Arora sekarng dia lagi duduk sambil melihat putri yg lagi tertidur dan sekarng Arora lagi sendri karna buk Mirna lagi pulang ke panti karna anak anak panti sudah mulai masuk sekolah dan mereka enggak aja yg nyiapin semua keperluan mereka.


Tidak lama setelah itu putri pun bangun dari tidurnya


Putri "kak Rara"


Arora "putri kamu udah bngun syang"


Putri "kak Rara kenapa ada disini, mana ibu panti"


Arora "ibu panti lagi pulang dulu sayang nanti ibu panti bakal kesini lagi sekarng Kaka dulu ya jagain kmu enggak papa kan"


Putri "iya kak enggak papa tapi apa Kaka enggak kerja hari ini, Kak Rara putri apa putri sakit nya parah kenapa putri harus sering kerumah sakit"


Arora "enggak kok syang putri bntar lagi sembuh kok kan kata tuhan klok kita di kasih sakit berarti tuhan syang sama kita dan mau ngapus dosa dosa kita jadi bentar lagi tuhan bakal sembuhin putri"


Putri "kak Rara tapi putri enggak suka dirumah sakit putri takut"


Arora "syang kamu enggak perlu takut kan ada tuhan yg jagain putri, ada Kaka rara juga disni, nanti ada buk panti juga yg kesini buat jagain putri dan dokter dan suster disni juga kan baik baik mereka juga pasti jagain putri jadi putri enggak usah takut ya"


Putri pun mengangguk


Putri "Kak Rara putri bosen putri mau pulang ke panti trus main sama yg lain, kapan putri bisa pulang lagi ke panti"


Arora "iya syang Kaka tau kamu pasti bosen disini kan tapi putri harus di sembuhin dulu sakitnya baru setelah itu boleh pulang ke panti"


Putri "kak putri mau jalan jalan boleh enggak"

__ADS_1


Arora "ya udah putri tunggu disini dulu Kaka ketemu dokter dulu buat tanya putri boleh keluar enggak ya"


Putri pun mengangguk dan Arora setelah itu langsung ke ruangan dokter untuk nanya apa putri boleh keluar atau enggak tapi syukurlah kata dokter boleh tapi jangan terlalu lama dan harus pakek kursi roda dan jalan jalannya juga bolehnya cuman di sekitar rumah sakit aja, setelah Arora mendengar bahwa putri boleh keluar dia pun langsung lari menghampiri putri


Arora "putri syang kata dokter kamu boleh jalan jalan keluar tapi harus pakek kursi roda enggak papa kan"


Putri pun mengangguk dan setelah itu Arora dan suster pun membantu memindahkan putri ke kursi roda setelah itu Arora pun mendorong kursi roda menuju Ketaman


Putri "kak nanti klok putri sembuh putri mau lari yang kenceng"


Arora "iya syang ya udh kita duduk disana ya disana banyak bunga bagus kamu pasti suka"


Putri pun tersenyum melihat awan dan bunga bunga yg mekar Arora yg melihat itu merasa sangat bahagia, tidak lama setelah itu Arora dan putri pun kembali kedalam karna hari udah mulai panas dan juga sudah waktunya putri buat minum obat dan istirahat, saat putri lagi tidur buk Mirna pun datang


Buk Mirna "Ra"


Arora "buk ibu udah datang apa anak anak usah pulang sekolah smua buk"


Buk mirna "ada yg udah pulang dan ada yg belom Ra tapi ibu Udah mintak tolong buk murni untuk jagain mereka kok"


Arora "oh gitu buk, oh iya buk tadi putri mintak keluar ruangan trus rara bawa Ketaman rumah sakit liat bunga bunga karna di bilang dia bosen di dalam ruangan trus dan Arora juga tadi udah izin ke dokter kok buk kata dokter boleh asal cuman sekitar rumah sakit"


Buk Mirna "iya ibu tau dia pasti sangat bosen Ra biasanya dia main sama teman temannya di panti tapi sekarng dia sendrian disini lagi nahan sakit dan berjuang buat hidup ibu enggak tega ngeliat dia Ra rasanya klok bisa di tukar biar ibu aja yg sakit"


Arora "ibu buk Rara juga enggak tega rasanya sakit bngt ngeliat putri kayak gini"


Arora "oh oke buk"


Buk Mirna "apa putri barusan tidur ra"


Arora "iya buk tadi baru minum obat dan dia baru aja tidur, oh iya buk tadi Arora bawa putri ke taman karna dia bilang dia bosen, Arora juga udh mintak izin dokternya kok"


Buk Mirna "iya Ra ibu tau dia pasti bosen banget disni, biasanya di main sama adik dan Kakak kakaknya di panti tapi sekarang dia malah disni sendrian, ibu enggak tega Ra rasanya klok bisa di ganti biar ibu aja yg sakit jangan dia" ucap buk Mirna sambil menatap wajah polos putri yg lagi tertidur itu


Arora "iya buk rara juga gitu, dia pasti kesakitan tiap hari Rara enggak bisa bayangin betapa sakitnya itu"


Arora dan buk Mirna pun ngobrol ngobrol sambil nungguin putri yang lagi tidur.


Sedangkan Kevin sekarang di sudah sampai di Jepang dan dia lagi istirahat di hotel setelah itu dia dan Rangga kan datang menemui orang yg sudah menghalangi pengiriman barang barang milik Kevin, sekarng Kevin dan Rangga sudah ada di sebuah bangunan tua dan disana sudah ada orang itu


Rangga "hai"


Kevin pun kaget karna ternyata orang itu adalah Devan putra Hartanto dia adalah bekas sahabat Rangga dan Kevin

__ADS_1


Kevin "Devan"


Rangga "Dev kamu ngapain disini"


Devan "hai Kevin, gga apa kabar lama enggak kita enggak ketemu" sambil tersenyum jahat


Kevin "ternyata kamu Dev, sebenarnya apa sih mau kamu Dev"


Devan "kamu nanya apa mau sya Vin iya hahaha"


Rangga "Dev apa kamu yg ngelakuin ini"


Devan "iya itu sya gga apa kalian lagi kaget"


Devan adalah sahabat Kevin dan Rangga mereka bersahabat dari kecil tapi sayangnya persahabatan mereka hancur Karna dulu saat kuliah di Amerika mereka kenal dengan seorang perempuan bernama Sarah anggelina bijaksono dia adalah perempuan yg menyukai Kevin tapi Kevin tidak menyukainya dan yg menyukai Sarah adalah Devan dan mulai dari Saat itu Devan salah paham sama Kevin karna Devan mengira Kevin merebut Sarah dari dia dan setelah itu Devan pergi tanpa kabar dan bahkan dia pindah kuliah ke London untuk menjauhi Kevin.


Kevin saat itu benar benar enggak atau apa apa sampai akhirnya mereka selesai kuliah dan kembali ke Indonesia Kevin dan Rangga benar benar enggak pernah dengar kabar dari Devan


Kevin "Dev sebenarnya apa yg membuat kamu menjauh dari kami"


Devan "Kevin Kevin apa kamu masih belom sadar juga"


Rangga "apa semua ini karna Sarah Dev"


Devan pun cuman diam sambil senyum licik


Kevin "Dev klok benar ini karna Sarah, kamu salah paham Dev saya enggak pernah suka atau merebut sarah dari kamu, seharusnya kamu itu kita udah sahabat dari kecil Dev gimana mungkin kamu bisa ngancurin persahabatan kita karna demi hal kyk gitu"


Devan "Vin aku melihat kamu dengan Sarah Sadang pelukan dia taman dekat apartemen kita dulu, saya enggak mungkin salah liat"


Kevin "Dev kamu dengar ya sya enggak pernah suka sama Sarah sama sekali, apa lagi ngerebut cewek yg disukai temannya sendri"


Devan "lalu apa Vin apa yg terjadi jlsin"


Rangga "Dev"


Kevin "gga biarin mungkin ini waktunya buat saya jelasin semua nya sama Devan, Dev kamu benar malam itu di taman sya dan Sarah memang ada disna"


Devan "aehh ternyata benar kan"


Kevin "tunggu dulu Dev tapi itu bukan seperti yg kamu pikirkan, malam itu Sarah menemui saya dia bilang ada yg mau dia bicarakan lalu saya pun setuju untuk ketemu dengan dia dan setelah kami bertemu dia tiba tiba mengungkapkan perasannya kepada saya tapi saya menolaknya karna sya enggak punya perasaan apa apa sama dia lalu setelah sya tolak dia pun memintak untuk memeluk sya untuk terakhir kalinya Karan dia bilang dia akan pindah Australia, setelah itu saat kembali ke apartemen dan nunggu kamu pulang tapi saya malah ketiduran dan saat saya bangun pagi hari nya sya langsung mencari kamu di kamar kamu tapi kamu enggak ada"


Rangga "iya dav saat itu sya nemnin Kevin nyariin kamu tapi kamu enggak bisa nemuin kamu kmi juga mencoba nelpon kamu tapi nomor kamu enggak aktif"

__ADS_1


Devan "jadi"


Devan benar benar kaget karna selama dia dia membenci sahabatnya sendiri padahal dia belom tau jelasnya gimana, dan setelah mendengar Rangga dan Kevin menjelaskan itu Rangga pun pergi meninggalkan mereka Devan mengendari mobilnya tanpa punya tujuan sambil memikirkan apa yg sudah di perbuat selama ini Rangga saat itu ingin mengejar Devan tapi Kevin melarangnya karna Kevin tau pasti Devan perlu waktu sendri untuk saat ini setelah itu Rangga dan Kevin pun kembali ke hotel mereka lalu mereka lanjut istirahat Kevin dan Rangga pun lega karna sudah menjelaskan semua kepada devan walaupun mereka sedikit kaget karna ketemu dengan Devan tiba tiba, sore itu mereka pun istirahat karna nanti malam masih ada pertemuan dengan kolega kolega Kevin.


__ADS_2