
Keesokan harinya Arora pun melakukan aktifitas seperti biasa nya dia menjemput temannya lalu pergi ke restoran tempat dia bekerja dan sampainya di restoran Arora dan Nara Mulai bekerja seperti biasanya, dan saat siang hari Kevin pun memutuskan untuk memintak supirnya melewati jalan tempat dia melihat Arora Minggu Lalu dan saat itu mobil Kevin pun berhenti di jalan karna sedang lampu merah dan saat itu Kevin langsung mencari cari keberadaan Arora tapi sayangnya dia tidak melihat Arora lagi, lalu sudah lampu hijau dan mobil Kevin pun kembali melaju.
Kevin pun kembali ke kantor nya ada meeting penting saat sampainya di kantor Kevin pun langsung kedalam ruangnya dan Rangga asisten pribadi nya Kevin sekaligus sahabatnya Kevin pun ke ruangan Kevin dengan membawa berkas yang harus di cek oleh Kevin
Tokkkkk tokk tok tokkk......
Kevin "iya masuk aja"
Rangga "Vin ini ada berkas yang harus kamu cek seblom rapat nya di mulai"
Kevin "iya gga Tarok aja nanti gw cek"
Rangga pun meletakkan berkas itu di atas meja Kevin Lalu dia pun kembali keruang nya dan Kevin pun membaca berkas yang di bawa oleh Rangga tadi tapi saat lagi membaca berkas tiba tiba Kevin kembali memikirkan gadis yang dia liat Minggu lalu
Kevin "siapa sebenrnya gadis itu kenapa dia seolah berada di dlam pikiran ku terus selama seminggu ini" ucap Kevin dalam hati
Kevin "kemana dia kenapa tadi aku cari enggak ada kerja dimna dia, ahh sudah lah Kevin ayok pokus lagian ngapin kamu mikir gadis itu" guma Kevin, sambil kembali pokus ke berkas yg ada di depannya itu.
Dan enggak kerasa sudah sore aja Kevin pun selesai dari rapat itu dia langsung pulang dengan di antar supirnya dan Kevin pun meminta supirnya itu untuk lewat di jalan saat di melihat gadis itu dan kebetulan Arora saat itu baru pulang dari restoran dia mengayuh sepeda dengan temannya tapi saat di depan minimarket mereka pun berhenti untuk membeli minum, yang masuk ke dlam minirmarket adalah temannya sedangkan Arora dia duduk di kursi yg ada di depan minimarket itu dan saat itu Kevin pun berhenti karna lampu merah dan saat itu melirik lirik untuk mencari keberadaan gadis itu dan Kevin pun melihat Arora yg lagi duduk di kursi depan minimarket itu
Kevin "itu dia, ngpain dia duduk disitu lagi apa dia kerja disana"
Pak supir "apa tuan maaf sya tidak dengar apa ada yg bisa saya bantu tuan"
__ADS_1
Kevin "enggak ada pak, kmu tolong ke berhenti di minimarket itu ya"
Pak supir "baik tuan"
Tidak lama setelah itu lampu hijau dan supir Kevin pun memutar balikan arah mobil dan menuju ke minimarket yang Kevin tunjuk, saat sudah ada di depan minimarket
Pak supir "maaf tuan apa ada yg bisa sya bantu belikan"
Kevin "enggak pak kita disni aja"
Kevin pun tetap berada di dlam mobil sambil melihat ke arah Arora yg lagi duduk itu dan tidak lama setelah itu teman Arora pun keluar dengan membawa 2 botol minuman lalu mereka berdua pun duduk disana sambil minum dan mengobrol tidak lama setelah itu Arora dan temannya pun memutuskan untuk melanjutkan perjalan mereka menuju ke kosan mereka saat melihat Arora pergi Kevin pun memintak supirnya untuk mengikuti Arora
Kevin "pak tolong ikuti sepeda yg itu"
Pak supir "baik tuan"
Arora "seperti mobil itu dari tadi ada di belakang ku apa dia lagi mengikuti ku, siapa itu" ucap Arora sambil menutup gerbang kosannya, sedangkan Kevin setelah mengetahui kosan Arora dia pun memintak supirnya untuk kembali melajukan mobilnya menuju ke rumah.
Saat sampainya dirumah sudah ada Rangga yg nunggu Kevin
Rangga "Vin kamu dari mana ada ini ada perlu kita bicarain tentang"
Kevin "ya udh kita bicara di ruangan kerja ku aja gga"
__ADS_1
Kevin dan Rangga pun masuk kerumah lalu masuk keruangan kerjaan Kevin
Kevin "ada masalah gga"
Rangga "itu Vin pengiriman senjata tiba tiba ada masalah dan enggak bisa Sampek kesini, dan sepertinya ada orang yang tau tentang pengiriman senjata itu dan dia sepertinya mencoba untuk mempersulit barang barang itu Sampek kesini"
Kevin "apa kamu sudah cek semua kenapa bisa barang itu di stop, karna sepertinya itu enggak mungkin bangt ada yg tau jika barang barang itu dalam pengiriman kecuali ada yg menata matai kita, ya udah gini aja kamu cek semua nya lalu kamu mintak orang suruhan kamu untuk mencari tau sebenarnya siapa yg lagi mencoba bermain main sama kita"
Rangga "baik Vin ya udah klok gitu sya pergi dulu nanti jika ada informasi saya akan langsung ngabarin kamu"
Kevin "iya gga kamu cari tau siapa yg lagi mencoba bermain main sama kita, setelah mengetahui dalangnya kamu langsung aja mintak orang kamu untuk memberi perhitungan kepada orang itu biar dia tidak mengusik urusan kita lagi"
Seperti biasanya Kevin adalah orang yg enggak akan memberi ampun kepada orang orang yg sudah mengusik urusannya dan dia juga tidak segan segan menghabisi orang itu tanpa meninggalkan jejak sedikit pun,
Rangga pun meninggalkan ruangan Kevin dan melajukan mobilnya menuju ke markas untuk memintak suruhannya mencari tau siapa dalang dari masalah pengiriman barang kali ini.
Sedangkan Arora setelah mandi dan bersih bersih dia pun masih kepikiran tentang mobil hitam tadi sore
Arora "siapa mobil hitam itu, apa dia lagi mengikuti ku atau cuman kebetulan aja tapi kayaknya bukan kebetulan deh soalnya aku lihat mobil itu tadi depan minimarket dan enggak mungkin bisa kebetulan Sampek depan kosan ku" ucap Arora sambil mengeringkan rambutnya
Dan karna sudah malam Arora pun tiba tiba merasa laper dan saat dia ingin keluar kosan untuk mencari makan tiba tiba dia kepikiran lagi mobil hitam tadi sore dan akhirnya dia memilih untuk enggak keluar kosan dan akan memesan makanan dari kosan aja dengan menggunakan aplikasi dan sekitar 35 menitan makan yg Arora pesan pun sudah Dateng lalu setelah itu Arora pun langsung makan makan sambil membuka leptopnya untuk nonton film, dan setelah itu karna malam sudah semakin larut Arora pun memutuskan untuk cuci muka dan gosok gigi Lalu setelah itu dia pun tidur Karna dia sudah ngntuk dan capek juga seharian kerjaan dan besok juga dia masih harus kerja.
Dulu saat sekolah Arora adalah salah satu siswa yang berprestasi dan dia juga sebenrnya mendapatkan beasiswa untuk ke perguruan tinggi di luar negeri atau kuliah diluar negeri dan sebenarnya juga Arora bercita cita untuk menjadi seolah dokter taoi saat itu Arora melihat keadaan panti nya yg sangat itu benar benar lagi membutuhkan uang untuk makan dan lain lainnya Karna ibu panti dan donatur panti juga sedikit karna akibat adanya virus membuat Arora mengalah dan memilih untuk mencari kerja agar dia bisa membantu memenuhi kebutuhan panti walaupun sebenrnya buk Mirna sudah mengizinkan Arora untuk pergi keluar negeri untuk kuliah tapi Arora memilih menolak beasiswa nya dan memilih untuk tetap di Jakarta dan bekerja bias bisa membantu memenuhi kebutuhan panti, karna Arora merasa itu adalah kewajiban dia untuk membantu ibu panti dan anak anak panti karna mereka sangat penting bagi Arora karna cuman mereka keluarga Arora satu satunya.
__ADS_1