Terpaksa Menikah Karna Butuh Uang

Terpaksa Menikah Karna Butuh Uang
gaun pengantin


__ADS_3

Beberapa hari pun berlalu Arora masih berada di rumah Kevin dan besok pagi mereka akan melakukan pernikahan mereka di gereja terdekat dengan sederhana dan tertutup, buk Mirna sangat bingung karna beberapa hari ini Arora tidak ada kabar padahal dia ingin memberi tau bahwa putri hari ini akan di pulang karna kondisinya udh membaik begitu juga dengan Nara dia beberapa kali juga mencoba menghubungi Arora tapi sayangnya tak kunjung ada kabar apa pun.


Pagi ini Kevin akan mengajak Arora pergi ke toko gaun pengantin untuk acara pernikahan mereka besok dan walaupun pernikahan mereka itu di lakukan dengan secara sederhana dan Arora juga terpaksa menikah dengan Kevin tapi menurut Kevin ini ada pernikahan yg dia inginkan dia sangat ingin secepat nya bisa menikah dengan Arora agar segera bisa mencicipi tubuh Arora yg masih yang mulus dan montok itu, sekarang Kevin dan Arora sedang sarapan


Kevin "Ra nanti jam 9 pagi kita pergi ke luar rumah jadi kamu siap siap setelah ini"


Arora "maaf pak memang kita mau kemana"


Kevin "udah enggak usah banyak tanya ikutin aja apa kata saya"


Arora "baik pak"


Setelah mereka selesai sarapan Kevin pun kerungan kerjanya dan Arora pergi kedalam kamar tamu untuk siap siap karna kevin akan mengajak di keluar Arora memakai celana jeans dan kemeja berwarna pink membuat dia tampil cantik apa lagi dengan rambutnya yg digerai, tidak lama setelah itu Kevin dan Arora pun masuk ke mobil dan mereka langsung berangkat saat di dlam mobil Kevin sibuk dengan hp nya dan Arora Hanya bisa melihat jalanan di dlam hati dan pikiran Arora dia bertanya tanya mau kemana sebenarnya Kevin mengajak dia tapi dia tidak punya keberanian untuk nanya jadi dia memilih ikut saja apa kata Kevin


Tidak lama setelah itu mobil mereka pun berhenti di depan sebuah butik yg besar Kevin langsung keluar dari mobil dan Arora juga ikut keluar dari mobil lalu dia mengikuti Kevin dari belakang dan saat Arora masuk ke toko itu dia terdiam dan kaget karna toko itu adalah butik baju pengantin


Kevin "mbk saya mau liat liat gaun pengantin"


Karyawan "iya pak mau cari gaun yg seperti apa silahkan ke arah sini karna tempat gaun gaunnya berada di lantai atas"


Kevin dan Arora pun mengikuti mbknya kelantai atas dan disana sudah banyak sekali gaun gaun pengantin


Kevin "Ra kmu pilih gaun yg kamu suka"


Arora "tapi pak"


Kevin "enggak usah banyak tapi tapian deh cepat sebelom saya emosi"


Karyawan "kak apa Kaka pengantin perempuan nya ayok saja antar untuk lihat lihat gaunnya"


Arora pun pergi melihat lihat dengan mbk nya dan Kevin hanya duduk dan menunggu

__ADS_1


Arora "gaun nya bagus bagus, andai aja aku menikah dengan orang yg aku cintai pasti sekarng aku sedang bahagia memilih milih gaun yg indah"


Sekitar 15 menitan mencari gaun Arora pun kembali menghampiri Kevin karna dia kan mencoba satu bersatu gaun tersebut


Arora pun mencoba gaun pertama tapi saat tirinya di buka Kevin kurang menyukai nya jadi Arora kembali mencoba gaun kedua tapi masih sama saja dan Arora pun mencoba gaun yg ketiga setelah tirinya di buka Kevin pun terdiam karna Arora terlihat sangat dan seksi memakai gaun itu


Arora "pak apa bapak menyukai gaun yg ini"


Kevin "iya udah mbk sya ambil yg ini tolong di siapkan sekarng juga ya"


Karyawan "baik pak akan kami siapkan"


Kevin sengaja mengajak Arora membeli Guan yg sudah jadi karna pernikahan mereka dadakan dan Kevin tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan semua, tidak lama setelah itu gunanya pun sudah selesai di Pekcing dan mereka pun memutuskan untuk langsung pulang saat di dlam mobil menuju kerumah Kevin pun mengajak Arora mengobrol


Kevin "besok pagi kita akan menikah di salah satu gereja dan kamu harus siap siap buat besok"


Arora "iya pak tapi apa aku tidak boleh mengundang keluarga di hari pernikahan kita bsok"


Kevin "pernikahan itu tertutup memang kamu mau ngundang siapa"


Dan 1 jam setelah itu mereka pun sampai di rumah Kevin dan mereka langsung masuk saat Arora mau ke kamar tamu tiba tiba Kevin melarangnya dan menyuruh untuk Arora ke kamarnya sebentar


Kevin "kmu mau kemana"


Arora "mau ke kamar pak ada apa"


Kevin "ikut saya kekamar saya sebentar SEKARANG!"


Arora "tapi pak"


Kevin pun langsung menarik tangan Arora dan mereka berdua pun kelantai atas dan sampainya di kamar Kevin Kevin langsung mendorong tubuh Arora tembok

__ADS_1


Kevin "kamu dengar baik baik ya besok kita akan menikah dan kamu akan menjadi istri saya, saya mau kamu melayani saya dengan baik ngerti" ucap Kevin sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Arora


Arora "pak tolong lepasin saya pak saya mohon"


Kevin "jangan membuat saya marah Karna kamu tau sendri jika saya marah seperti apa"


Arora sangat ketakutan dan kesakitan karna tngan Kevin memegang tangan Arora dengan sangat kuat, setelah itu Kevin pun melepaskan tangan Arora dan membuat Arora langsung terduduk karna ketakutan


Kevin "bangun enggak manja"


Arora pun berusaha untuk bangun walaupun saat itu tenaganya seperti tidak ada lgi


Kevin pun duduk di tepi kasurnya yg besar sambil menyuruh arora untuk mendekat kepadanya


Kevin "sini kamu"


Arora sambil menangis ketakutan pun berjalan mendekat ke Kevin dan karna Arora terlalu lambat akhirnya Kevin menarik tangan Arora sampai Arora terduduk di pangkuan Kevin


Kevin "kamu kenapa menangis, saya enggak suka mndengar orang menangis jadi stop menangis"


Arora kmu kembali berdiri


Arora "maaf pak maaf saya nggak sengaja" ucap Arora sambil menahan air matanya karna dia sngat takut jika Kevin memberinya hukuman


Kevin "sini duduk di pangkuan saja"


Arora pun mendekat dan kembali duduk di pangkuan Kevin


Kevin "kamu cantik dan seksi bangt, apa kamu masih perawan"


Arora "emm emhh masih pak"

__ADS_1


Kevin "bagus lah klok begitu besok kita akan melakukan pengecekan tapi jika kamu Sampek sudah tidak perawan lagi saja akan memberi kamu hukuman"


Sebenarnya Kevin saat itu sudah sangat ingin melakukan pencoblosan dan mencicipi tubuh Arora itu karna batang sudah bangun saat melihat Arora menggunakan gaun pengantin tadi tapi dia mencoba menahannya karna Kevin mau jika hal itu menjadi hadiah untuk dirinya sendri dan Arora saat itu sudah tidak bisa menjelaskan tentang perasaanya dia ketakutan sangat ketakutan apa lagi dia membayangkan besok dia kan menikah dengan Kevin laki laki yg dingin dan kasar itu membuat dia semakin ketakutan tapi dia tau dia enggak bakal bisa berbuat apa apa bahkan jika pun dia kabur itu akan membuat hidupnya terancam dan bahkan hidup keluarga pantinya juga akan terancam jadi Arora pun bisa menahan dirinya dan menguatkan dirinya sendri agar dia bisa tetap hidup Karna perjanjian kawin kontrak mereka hanya selama 8bulan saja jadi Arora mencoba meyakinkan dirinya untuk tatap kuat agar dia setelah ini bisa keluar dari rumah ini dan bertemu dengan keluarga nya di panti lagi, Kevin melihat Arora menangis pun sebenarnya dia tidak tega tapi jika Sampek dia memberi sedikit perhatian sja dengan Arora Kevin enggak mau Sampek membuat Arora yakin jika dia bisa kabur dari sini karna rasa kepedulian yg kevin kasih ke dia karna itu sama saja seperti memelihara dan memberi makan binatang buas dan setelah itu dia akan mencoba memberontak dan melukai orang yg sudah memelihara dan memberi dia makan.


__ADS_2