Terperangkap Dalam Mimpi

Terperangkap Dalam Mimpi
Salah Paham


__ADS_3

Hari-hari ujian gue lewati dengan kerjasama sama kak Satria, walaupun kerjasama antara gue dan kak Satria tergolong lancar tapi tetap saja gue masih belajar. Gue belajar cukup rajin apalagi buat mata pelajaran yang gue suka tapi kalo gue gak suka ya udah gue lupakan ibarat air yang pasti mengalir.


Hari-hari ujian sudah mau berakhir, kangen banget gabung sama Eya. tapi semakin susah gue buat nemui Eya, gak tahu kenapa. Apa kesalahan gue, saat gue nyariin Eya tapi Eya seolah menghindari gue.


Karena penasaran akhirnya gue bertanya sama kak Satria apa yang terjadi sama Eya, ternyata kak Satria juga gak tahu apa yang terjadi sama Eya bahkan kak Satria selama ujian kak Satria belum pernah bertemu sama Eya.

__ADS_1


Satu hari sebelum ujian berakhir, gue akhirnya berniat mencari Eya dikelasnya. Sampainya gue dikelasnya Eya ternyata Eya gak ada dikelas, menurut teman sekelasnya Eya pergi bersama genk teman kelasnya dimana isinya anak-anak suka dandan dan menggosip padahal Eya bukan tipe anak seperti ini.


Timbul pertanyaan dari diri gue, apa yang membuat Eya seolah menghindari gue serta kenapa Eya memaksakan diri untuk berteman dengan anak-anak yang tidak sesuai dengan sifat dirinya.


Ujian hari ini ujian seni budaya dan muatan lokal kebetulan dua pelajaran ini gak ada yang gue paham. Karena gue memang gak mampu dan gak paham gue minta bantuan dari kak satria. Saat gue tengah berfokus pada ujian dan minta bantuan sama kak Satria, gue lihat teman satu lokal gue memandang gue dengan pandangan curiga tapi gue gak peduli dan tetap berfokus pada ujian gue.

__ADS_1


Setelah ujian berakhir, akhirnya gue keluar kelas untuk mencari Eya. Saat diluar kelas kak Satria menemui gue, kata kak Satria "gimana Lo udah berhasil bertemu sama Eya" yang langsung gue jawab "belum kak, Lo sendiri gimana kak". Kak Satria pun langsung bilang bahwa dia gak bisa jumpa sama Eya semenjak ujian bahkan Eya juga gak bisa dihubungi. kak Satria juga bilang bahwa dia mengira kalo Eya susah dihubungi karena Eya fokus untuk ujian.


Setelah ngobrol bentar sama kak Satria, gue dan kak Satria langsung menuju kelas Eya. gue dan kak Satria kangen sama Eya walaupun baru beberapa hari gak jumpa. Gue dan kak Satria berjalan bersebelahan, saat gue dan kak Satria lewat semua mata orang memperhatikan kami. Pada awalnya gue yang tak peduli mulai merasa resah dengan tatapan mata yang terfokus sama gue, akhirnya gue bertanya-tanya apa salah gue sehingga jadi pusat perhatian. Karena merasa risih gue bertanya sama kak Satria dengan cara berbisik "kak ada yang aneh ya sama dandanan gue" ,kak Satria pun menjawab "gak ada, menurut gue gaya Lo dari dulu emang seperti ini. kenapa tu?". Gue gak menjawab dan gue tetap menyimpan semua pertanyaan dan rasa penasaran gue, kak Satria pun gak mau terlalu banyak bertanya.


Perjalanan kami lanjutkan, sampai diruang ujian Eya gue langsung memanggil Eya. Berbeda dengan apa yang gue harapkan, Eya langsung pergi menghindari gue bahkan kak Satria pun diacuhkannya. Apa sebenarnya yang terjadi sama Lo sebenarnya, apa berteman dengan mereka Lo melupakan gue batin gue bertanya.

__ADS_1


__ADS_2