
Karena Eya meninggalkan gue sama kak Satria, mata semua orang tetap terfokus sama gue. Apa salah gue sebenarnya, tetapi karena jam masuk ujian udah dekat gue pun masuk keruang ujian dan meninggalkan kak Satria sendiri. Dibelakang, kak Satria ngejar gue dan manggil gue ngajak bareng. Setelah beberapa lama, kak Satria berhasil nyusul gue, kami berdua pun jalan bareng keruang ujian.
__ADS_1
Diruang ujian, sayup-sayup terdengar anak kelas gue bergosip. Kata mereka "gak disangka sih Isa ternyata teman makan teman, udah tahu kak Satria itu pacarnya Eya teman dekatnya sendiri eh malah direbut sama dia. Yang lebih ngeselin lagi dengan santainya dan tanpa rasa bersalah mereka justru jalan bareng nemuin sih Eya. Gak ada otak mereka berdua". setelah mendengar kata-kata dari mereka, timbul rasa kesal dari dalam diri gue serta rasa penasaran gue akhirnya terjawab.
__ADS_1
Setelah mendengar perbincangan dikelas kak Satria bilang sama gue "gak usah dengarin mereka, kita yang lebih tahu apa yang terjadi. mereka hanya mampu berkomentar tanpa tau kenyataannya, nanti setelah semua ujian selesai kita jelaskan sama Eya". Sontak gue jawab aja kak Satria "tenang kak, Lo kira gue perempuan selemah itu. Biarkan dulu mereka puas bergunjing soal gue, nanti kita skakmat mereka". Kami berdua langsung masuk kekelas dan melaksanakan ujian, setelah ujian gue pulang dan belajar karena besok hari terakhir gue ujian.
__ADS_1
Saat gue terdiam bingung mau jawab apa, kak Rendi bilang lagi ke gue "kita pacarannya pura-pura aja, biar bisa nenangin Eya dan Lo gak bakal dicurigai lagi sama Eya. Gue sebagai sepupunya Eya sedih harus melihat dia menangis seperti ini". Setelah mendengar penjelasan kak Rendi gue pun tenang dan kebetulan apa yang kak Rendi utarakan sesuai dengan apa yang gue rencanakan sejak pertama jumpa kak Rendi, ibarat gayung bersambut gue pun menyetujui kak Rendi dan mulai hari ini gue dan kak Rendi resmi pacaran tapi kenyataannya hanya pura-pura.
__ADS_1
Gue sama kak Rendi masih belum bilang sama Eya, takutnya Eya curiga akan hubungan gue sama kak Rendi yang mendadak. Akhirnya gue sepakat sama kak Rendi bakal bilang bahwa kami berdua pacaran saat gue dan kak Satria jelasin sama Eya seperti apa hubungan kita berdua, walaupun sebenarnya gue tau bahwa gue akan merasa malu akan apa yang akan terjadi kedepannya. Tetapi demi persahabatan gue sama Eya, gue harus siap menghadapi kenyataan.
__ADS_1