Tetangga Kos Tampan Misterius

Tetangga Kos Tampan Misterius
Cowok misterius


__ADS_3

"kita duduk di sini aja yok.." ajak achi.


Aku dan achi duduk di depan perpustakaan. karna lantai perpus dan tanah lapangan beda tingginya. jadi bisa dijadikan tempat duduk.


Masih belum banyak murid yang datang.


Karna aku dan achi memang berangkat agak pagian.


"kamu dulu sekolah smp di mana chi?" Tanyaku ke achi.


"Gak jauh dari sini smp 3.." jawab achi.


"seriusan?.. aku dulu sekolah di situ juga.. kok bisa gak ketemu ya?" kataku bingung.


"Aku tau kamu mel.. kamu kelas h aku kelas a" kata achi.


"iyaa.. bener aku kelas h.. kok tau sih?.." tanyaku bingung.


"aku pernah liat kamu dulu... kamu ketua kelas kan?.. soalnya aku sering liat kamu pas ada panggilan ketua kelas.." jawab achi.


"iyaa.. aku dulu ketua kelas.. sering banget dipanggil kalau ada sesuatu atau acara apa gitu.." kataku.


sialan pas smp aku di jadiin ketua kelas. bukan gara - gara keinginan sendiri.


jadilah aku sering wara - wiri kalau ada panggilan ketua kelas se-sekolahan.


untungnya aku jadi ketua kelas. kelas satu doang.


pas aku dicalonin lagi aku gak mau. aku udah pernah jadi ketua kelas. masa dicalonin lagi.


beberapa lama aku ngobrol sama achi. suasana sekolah mulai ramai.


sudah banyak murid berdatangan.


Ada kakak kelas membawa sebuah kardus di tengah lapangan.


dan menyuruh kami murid baru berkumpul untuk mengambil kertas di dalam kardus.


Aku menghampiri kakak kelas itu, dan mengambil kertas di dalam kardus.


"Oke.. sekarang kalian buka kertas yang kalian ambil.." kata salah satu kakak kelas dengan keras.


Aku buka kertasnya dan ada gambar sebuah apel.


"kalian silahkan berkumpul dengan kakak kelas yang membawa gambar sesuai yang kalian dapat". kata kakak kelas.


Aku lalu menghampiri kakak kelas yang membawa sebuah gambar apel.


dan aku juga melihat achi menghampiri dan membawa gambar apel juga.


"Yeay.. toss.." aku dan achi melompat kegirangan karna satu grup.


Lalu kami membentuk satu lingkaran dengan kakak kelas berada di tengah lingkaran.


kami melakukan perkenalan satu - satu. dan juga melakukan beberapa mini games.


tiga puluh menit berlalu. kakak kelas membawa kami ke sebuah kelas.


Lalu aku dan achi memilih bangku dekat jendela.


Sisa kegiatan hari itu adalah perkenalan tentang sekolah.


beberapa aturan yang berlaku di sekolahan.


kami juga sempat diajak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas yang ada di sekolah.


Setelah berkeliling akhirnya balik ke kelas.


penutupan dari kakak kelas. lalu waktunya pulang.


aku pulang jalan kaki bareng achi.


di tengah perjalanan pulang. achi memberitahu ada sate tahu yang sangat enak di sekitar situ.

__ADS_1


Achi mengajakku dan akhirnya kita makan sate tahu bersama.


Enak banget sate tahunya. tahunya empuk dengan aroma khas dari pembakaran arang.


ditambah sambel kacangnya yang manis dan gurih.


Selesai makan kita lanjut pulang.


Sesudah sampai aku berpisah dengan achi.


achi pergi ke kanan untuk langsung lewat gang yang tembus ke rumahnya.


sedangkan aku ke kiri. menuju tangga di kosanku.


"Mel.. nanti aku mampir ya ke kosan kamu.. aku mau ganti baju dulu". kata achi sembari pergi.


"iyaa.. aku tunggu ya.." jawabku.


setelah sampai tangga. aku naik tangga untuk langsung ke kosanku.


Pas saat aku udah sampai depan pintu kosanku.


Keluar seseorang dari kamar sebelah kosanku.


"sepertinya penghuni kosan sebelah" pikirku dalam hati.


Saat dia sedang mengunci pintu. dia menoleh ke kiri tempatku berada.


aku yang tidak siap langsung gelagapan dan mencoba menyapanya.


"s-selamat s-siang... saya penghuni baru kosan nomor 7" jawabku dengan senyum lebar.


"ceklek" suara pintu dikunci.


sepertinya dia selesai mengunci pintunya. entah kenapa dia agak kesusahan mengunci pintunya.


tapi setelah mengunci pintunya. dia malah berhadapan denganku sekarang.


aku bingung sekali. dia tidak menjawab salamku.


Dia memakai celana jeans dan jaket.


aku lihat tangannya putih lebih ke pucat sih.


jari - jari tangannya kecil dan panjang.


aku lihat mukanya hmm.. sangat enak dipandang


jangan - jangan dia artis lagi.


tapi mukanya keliatan seperti capek sekali. ada sedikit garis hitam di bawah matanya.


seperti kurang tidur. dan rambutnya juga acak - acakan.


"mmm... anu..." aku mencoba membuka obrolan.


karna aku dan dia hampir lima menit seperti ini.


dengan posisi yang sama. dan cowok ini masih menatapku terus.


tiba - tiba dia bergerak.


mengangkat kakinya dan berjalan ke arahku.


aku kaget.


aku menutup mata.


aku takut.


aku menunggu sebentar.


tidak terjadi apa - apa.

__ADS_1


aku membuka mataku perlahan.


dia sudah tidak ada. cowok itu sudah tidak ada.


aku liat di bawah. cowok itu sudah berjalan jauh berada di luar.


"ishh.. siapa sih tuh cowok!" kesalku dalam hati.


sungguh cowok yang sangat aneh.


Akhirnya aku pun masuk ke kosanku dengan rasa kesel, bingung dan aneh.


Selesai bebersih dan berganti pakaian.


aku merebahkan diri di kasur.


"tok..tok..tok.." suara ketukan pintu.


aku segera bangun dan menuju ke arah pintu.


aku buka pintu kulihat bi miti dan achi.


"saya masuk ya non.." kata bi miti sambil masuk membawa nampan berisi dua mangkok.


kali ini yang di bawa bi miti adalah es campur.


pas banget dimakan siang panas - panas begini.


Selesai menaruh mangkok bi miti pamit pergi.


menyisakan aku dan achi di kamarku.


"Yok.. langsung kita makan" ajakku ke achi.


"let's go.." jawab achi.


Enak sekali makan es campur panas - panas begini.


rasa segar buah - buahan. dicampur nikmat manis dari susu kental manis. dan sensasi dingin dari es batu yang di serut. sempurna.


Disela makan es campur. aku bertanya tentang cowok aneh itu ke achi.


"oiya.. tadi aku ketemu cowok aneh chi.." kataku ke achi.


"aneh bagaimana?.." tanya achi.


akhirnya aku menceritakan semua yang aku alami tentang cowok misterius tadi ke achi.


"wahh.. aneh juga ya.." kata achi.


"jadi aku mau nanya nih... kamu tau tidak itu cowok siapa.. maksudku kamu kan anak pemilik kosan.. mungkin tau sesuatu gitu.." tanyaku panjang lebar ke achi.


"hmm.." achi terdiam seperti berpikir.


"aku tidak tau.. hehe.." jawab achi sedikit tersenyum.


"ehhh....." kataku kaget.


"aku tidak tau cowok itu siapa.. sebenarnya, aku juga sama sekali tidak tau orang - orang yang ngekos di sini". penjelasan achi.


"Sorry ya.." tambah achi.


"ahh.. gak apa - apa kok.. aku cuma kira mungkin kamu tau sesuatu.." kataku.


"aku bahkan sebenarnya baru menginjakkan kaki di kosan ini pas kamu ke sini mel" kata achi.


"aku sebelumnya hanya lewat saja dari dulu.. kosan ini aku anggap seperti gerbang kedua ke rumahku" tambah achi.


"ohh.. begitu ya.." kataku manggut - manggut.


"mungkin nanti kita bisa tanyakan bi miti" kata achi.


"ahh.. bener banget nanti kita coba tanya bi miti.. kalau dia pasti tau sesuatu!" kataku semangat.

__ADS_1


bersambung.......


__ADS_2