
🍂🍂🍂🍂🍂🍂,🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Hari ini tanpa ditemani oleh kedua orang tuanya danish bertolak kemagelang dengan KRL, bersama 3 orang teman barunya yg berasal dari jakarta.
- Evander suryo (evan)
seorang anak pengusaha dibidang perhotelan, dia ditentang habis2an oleh orang tuanya untuk berkarir di dunia militer. evan seperti terbuang oleh papanya yg tidak peduli tentang nasibnya kedepan, evan hanya meminta papanya untuk menandatangani surat persetujuan saja lalu pergi. Namun sebenarnya orang tuanya begitu menyayangi evan, dengan diam2 mengikuti perkembangan dirinya tapi ya.... gengsi lagi2 mempengaruhi segalanya.
- Kened prawira ( ken)
anak bungsu dari keluarga prawira yg dikenal dengan bisnis taxi yg tersebar diseluruh indonesia. ken seperti bukan bagian dari keluarga itu, seperti dibenci dan diabaikan. didalam kartu keluarga memang ia adalah putra dari Niel prawira, namun yg sebenarnya dia adalah anak dari Clara prawira anak pertama Niel yg sudah meninggal saat melahirkan ken. tentang ayah kandungnya adalah supir pribadi clara sendiri yg sudah meninggal kecelakaan sebelum ken lahir. kebencian keluarga akibat ibu kandung ken lebih memilih menikah dengan ayahnya dan hidup susah. rahasia ini ken ketahui ketika ujian UN berlangsun dari kepala pelayan dirumahnya, ken bertekat masuk Akmil untuk mencari keluarga baru yg mau menerimanya.
-Ahmad Fadel ( fadel)
Fadel merupakan anak panti asuhan satu2nya yg berhasil menembus sulitnya tes Akmil tahun ini. memiliki otak yg cerdas dan semangat yg tinggi membuatnya berhasil meraih peringkat kedua pada tes tahun ini. fadel dengan segala kekurangan tidak seperti yg lain, memiliki latar belakang yg jelas bahkan orang tuanya saja dia tidak tau. tapi fadel berhasil menjadi teladan dan panutan , bagi orang2 bahkan adik2 nya dipanti asuhan yg telah membesarkannya dan mendidiknya dengan baik.
jeng...jeng..... ini dia babang -Danish Alfatih Ruzain anaknya papa dhuha dan mama rasy yg paling kalem, itu katanya danish loh ya..... adehh air laut asin sendiri hihi
Danis menandang teman2nya bukan melainkan sahabat barunya yg sedang tidur, danish yg masi doyan banget melek masi dizona nyamannya yaitu bengong.
" maafin gue broo... yg belum bisa jujur ama kalian, tapi kalian tenang aja gue bakalan cerita semuanya tentang gue ama kalian. ahhh abang Rayhan...abang Danish datang buat ketemu abang disana, iya... di lembah tidar, abang rayhan jangan sembunyi lagi, sekarang Danish yg bakalan sembunyi dari abang, adeh... kok berasa petak umpet ya... hehehe " batin danish
tepat jam 5 pagi mereka sampai di Stasiun Magelang kota, mereka memutuskan untuk sholat subuh dan sarapan. warung angkringan yg bersih lebih mirip rumah makan, tapi tidak meninggalkan ciri khas angkringan yaitu duduk lesehan dan harga bersahabat menjadi pilihan 4 pemuda tampan itu, mata danish tak lepas dari 1 objek seorang gadis berhijab dengan baju seragam SMA.
"heh... nish mau pesan apa, bengong aja" Fadel
" nah.... kann kamu diabaikan del, kasian amat hihi" evan
" gimana gak diabaikan orang lagi liat cewek cantik gitu, mana raji, senyumnya manis iya... gak nish" ken
__ADS_1
" iya... semanis madu murni yg diperes sepenuh hati" danish ngawur
" jeruk kali ahh" ken, evan, fadel
disaat mereka lagi bercanda ria, gadis yg menjadi bahan obrolan datang menghapiri 4 cowok ganteng itu. senyum ramah terlihat dari gadis yg bernama Ningrum wulandari itu.
" maaf mas2nya mau pesen apa ya...." ulan
" namanya siapa ya... dek, masak abang panggilnya dek hey, kalok abang panggil aja abang Danish sayang" Danish mulai playboy
" ohhh....nama saya ulan, iya abang Danish peang, mau pesen apa" ulan nahan kesel
3 temennya udah cekikikan liat danish dapet lawan yg seimbang, danish malah seneng banget ngejailin ulan.
"dek ulan gak boleh gitu nanti terpesona, terus kangen, ehhh jatuh cinta ( ulan malah seperti jijik liat danish). saya itu orangnya memang mudah dicintai kok, udah gak usah liatin saya gitu nanti beneran suka" danish
ulan hanya mampu menahan emosinya pada pelanggannya satu ini, dia beralih pada teman2 cowok playboy itu. evan, fadel dan ken sudah memesan tinggal giliran danish yg senyum2 dan memperhatikan ulan.
"olah.... panjenengan kuwi rupane boten waras toh....kulo ngertos sak iki wes maklum" ulan
" dek ulan gak boleh ngomong gitu, saya masi waras tadi sebelum ketemu kamu, sekarang saya jadi tergila2. ehh tunggu jangan2 udah mulai sayang ama abang ganteng ini hayooo" danish
ulan terkejut karena danish tau dia ngomong apa barusan, tapi dia kembali seperti semula.
" hehehe... sayangnya sayanya gak suka tu ama muka abang yg standar, udah pesen aja bang, saya gak ada uang receh" ulan
" ini niehhh saya serius pesen itu kok, fokus dek jangan terpesona aja ama abang" danish
ulan mengeluarkan ekspresi muntah dan semua orang tertawa melihat interaksi keduanya yg menjadi hiburan.
__ADS_1
" eh.... kamu kenapa dek mual, hebat ya .. saya, natap kamu aja dek, langsung buat kamu hamil anak saya"danish
" ihh dasar wong gendeng wleekk😛" ulan menjulurkan lidahnya
danish dan yg lain tertawa lepas melihat tingkah ulan, pesanan mereka diantar oleh bapak pemiliknya yg tidak lain adalah ayah ulan. disaat tengah makan danish melihat ulan yg berpamitan, terlihat dari ulan yg mencium tangan orang tuanya. ulan yg berjalan langsung berhenti karena teriakan danish
" dek ulan..... belajar yg rajin biar pinter, ngajarin anak2 kita nanti hehehe" danish
" BANG DANISH NYEBELIN" teriak ulan
danish tertawa melihat tingkah lucu ulan yg menghentakan kakinya dengan pipinya yg merah. setelah selesai makan mereka pamitan dan ngomong ama pak cipto buat gak bosen2 buat mereka datangi lagi kalau libur. masjid tempat mereka untuk membersihkan diri untuk bersiap menuju Akmil. mereka berempat menggunakan taxi sekitar 8 menit sampai tujuan. mereka berempat menatap gerbang utama itu dengan penuh semangat dan keyakinan tinggi. baju hitam putih membungkus tubuh mereka yg atletis.
saling menguatkan satu sama lain terlihat jelas dari mereka, ternyata sudah berkumpul para CATAR untuk masuk kedalam bus yg mengangkut mereka. mereka dikumpulkan dilapangan candradimuka untuk pembagian atribut. mata danish melirik kesana kemari untuk mencari abangnya, ditengah banyaknya seniornya itu. tapi sayang Rayhan tidak nampak disana. kemudian tak lama para jajaran mulai dari gubernur akmil sampai pelatih datang ikut bergabung dan memberi arahan. setelah acara penyambutan mereka dibawa lagi menggunakan bus ke barak.
danish bersyukur dapat kamar yg berisi 10 orang itu dengan 3 sahabatnya. danish yg tergabung dengan grop 1 berjumlah 40 orang yg dibina oleh ketua pelatih Kapten. yongki, mereka diperkenankan untuk beres2 dan istirahat.
" gila brooo gue bisa gak napas tadi, tegang banget" danish
" biasain nish" evan
"jangan banyak cengengesan " fadel
" gampang.... gue mah orangnya kalem" danish
" adeh... bakalan kena hukum gara2 niee bocah kayaknya" ken
"kanpret lo... kalok ngomong suka bener hehe" danish
mereka tertawa dan enam yg lain juga cakikikan, mereka berempat melihat itu langsung berkenalan. ternyata tidak semua Taruna akmil ada Gio dari taruna akpol, Nugi dari taruna AAL, Semi taruna AAU, sedangkan Malvin,Hendro,Rhohul mereka di akmil. canda tawa mewarnai barak A itu sebelum mereka akan ditempa menjadi prajurit yg tangguh, profesional, tanggung jawab dan bertakwa kepada Allah SWT. bagaiman kisah danish dan teman2, nahh kemana Rayhan ya.... next part hehehe
__ADS_1
Tkn. 20 maret 2020
jangan lupa vott dan komen ya... makasi semuanya😘😘😘😘😘😘