
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
setiap senin adalah hari dimulainya kesibukan dikeluarga itu rumah selalu sepi. dhuha yg sibuk ngantor di MABES, Rasy yg ke kantor milik dhuha yg ia kelola, Rayhan, Danish dan Riza yg sekolah. Rayhan fokus mengikuti arahan dan bimbingan di Militery Haigh School.ย Rayhan yg diambang kegalauan akhir2 ini, sekarang sudah tidak lagi.
setelah sholat istigharah dan mendengarkan nasehat2, baik dari opa, pakde2, om2, abang2, dan danish. Rayhan sudah istiqomah buat memilih masuk AKMIL, kenapa dia disini tidak melibatkan papanya. karena papanya menyarankan Rayhan untuk masuk AAU, sebenarnya dhuha tidak memaksa Rayhan untuk masuk AAU. Rayhan sebagai anak tidak ingin mengecewakan papanya, tapi keputusan sudah diambilnya dan harus bertanggung jawab. Rayhan memutuskan menyusul Danish ke sekolahnya, dia tidak peduli dengan tatapan orang2 padanya. Rayhan hanya memikirkan satu hal yaitu bertemu adik playboy nan sengkleknya itu, dengan senyum yg terus mengembang.
flash back on
Rayhan hari ini setelah latihan langsung tancap gas pergi keperusahaan opa Rasya. gedung 4 lantai itu ia pandangi lama, rayhan berjalan keruangan sang opa. ia hanya menatap pintu besar bertuliskan "PRESDIR", entah apa yg dia fikirkan sampai sebuah tepukan di pundaknya. orang itu adalah Pakde Aska, abang dari mamanya yg sangat ia hormati.
...
dan Adevan Aska Pramono yg merupakan anak kedua dari Pakde Aska....
...
Adevan yg bertugas sudah 1 tahun ini bertugas sebagai prajurit KOPASUS, adevan berpangkat Letda diusianya yg terbilang muda 21 tahun. Rayhan langsung menyalami dan mencium tangan keduanya....
" loh...Rayhan datang kok gak bilang2 (Rayhan tersenyum), udah dari tadi disini nak..." Aska
"ahhh belum lama kok pakde" Rayhan
" kenapa gak langsung masuk aja dek,ย lagian opa didalem gak ada tamu" Adevan
" ah...itu...anu bang, Rayhan....em...emย itu... tadi.." Rayhan
" udah masuk.... adehhh anak2 bujangku ternyata udah pada gede, ahh tapi sayang... mau ketemu opanya aja takut hehehe" Aska
mereka masuk keruangan laki2 yg masih saja tampan dan terlihat muda, diusianya yg sudah senja. bener2 opa rasya itu adalah opa2 gaul dan awet muda. penampilan opa satu ini anak muda banget dengan rambutnya yg disemir, menutupi ubannya yg berserak kayak jejeran para mantanya dulu.aaaaa ada satu lagi tubuhnya yg masi berototย dan bugar bener2 buat iri. opa rasya yg lagi senyum2 sambil menatap benda pipih yg ia pegang, benar2 tidak menyadari cucu dan anaknya datang.
" assallammualaikum... papa keceku yg kayak ABG ngalahin kita2 aja, asik bener pa.." Aska
" ck...ganggu aja nie anak, hus.... jangan berisik bang, papa lagi nanggung ini, biasa PUBG dulu, kalau mamamu disini bisa habis papa" rasya (fokus)
" nihh... loh pa, si Rayhan dari tadi didepan gak berani masuk, ehh taunya opanya lagi main game"Aska
__ADS_1
" hah..." rasya terkejut
...
...
Rayhan tersenyum manis ketika opanya menoleh menatapnya, sementara adevan cuma nyengir kuda .
" aduhh maaf nak, opa gak tau kalau cucu2 opa yg ganteng datang, udah pada makan belum ( menggeleng), ok... opa pesen dulu" rasya
rasya memanggil sekretarisnya, matanya terus melihat rayhan yg gelisah ditengah ketenangannya.rasya hanya tersenyum sambil ngomong, rayhan entahlah jantungnya udah meraton. mereka duduk di sofa yg telah disediskan, rayhan yg menang photocopy papanya selalu bersikap tenang. sang kakek yg tau sifat rayhan hanya tersenyum karena melihat cucunya yg gugup.
" ok... cucu opa yg ganteng, yg tingkat kegantengannya nurunin opanya, udah pasti cakepnya gak ketulungan" rasya
mereka bertiga cuma cekikikan, rayhan paham sekarang dengan sifat mamanya dan danish itu, nurunin dari opanya ini.
" opa rayhan sudah putuskan dan berfikir baik, rayhan putuskan untuk mengikuti seleksi Taruna AKMIL ( rasya tersenyum). tapi opa... rayhan gakย tau gimana caranya ngomong sama papa, rayhan takut papa marah dan kecewa, rayhan bingung" rayhan
rasya yg melihat cucunya yg biasanya kalau galau dan gugup, rayhan akan menekan ibu jari dengan telunjuknya. tidak hanya sang kakek, tapi pakde dan abangnya juga melihat itu dengan senyum simpul. ini kejadian langka fikir mereka, pertama saat dhuha terpeleset jatuh dikamar mandi hingga pingsan dan hari ini.
" rayhan gak tau opa, mungkin papa ingin rayhan dikesatuan yg sama dan tugas di kantor yg sama dengan papa" rayhan
" kamu salah, papamu keberatan anaknya terjun di dunia militer yg keras dan berbahaya. orang tua mana yg dengan suka rela menyerahkan nyawa anaknya pada negara, kamu tau artinya. dengan kamu menjadi prajurit, rayhan bukan lagi milik papa dan mamamu tapi milik negara. rayhan papamu sangat mencintai kalian semua dan papamu tidak akan sanggup jika hal buruk terjadi pada kalian semua. tapi opa sangat yakin papamu akan bangga pada kalian, dan tersenyum bangga anak2 dapat berguna untuk orang lain. papamu akan tersenyum mengantarkan kalian menjadi sukses, meski dia harus kuat menerima putranya kelak dalam kondisi tidak bernyawa dengan senyum bangganya. jadi bicaralah dari hati kehati ok" rasya
" pakde yakin papamu akan menerima semuanya dan pakde tau betul bagaimana papamu, meski dengan sikapnya yg datar, dingin, dan kaku nyebelin itu. papamu adalah orang yg asik dibuat curhat" Aska
" semangat dek... jangan loyo, calon perwira kok loyo" adevan
rayhan hanya bisa mebeteskan air matanya mendengarkan 3 orang, yg begitu ia hormati dan sayangi.
flash back off
sepanjang jalan Rayhan memikirkan hal2 ygย positif, bodohnya dia berfikir yg tidak2 tentang papanya. selama ini papanya itu bagaikan seorang sahabat sebaya mereka, dan parahnyaย menjadi pendengar yg baik bagi Danish yg playboy itu. memikirkannya saja rayhan ingin tertawa, papanya di kantor terkenal galak, datar, pendiam, disiplin sangat berbeda jika dirumah besama keluarga. papanya akan jahil, cerewet, lucu, manja, dan romatis sangat berbeda 180ยฐ.
rayhan memasuki area sekolah, semua orang menatapnya, sebab ada cowok pakai moge dan wajah tertutup helem. ketika membuka helem warga sekolah langsung heboh. rayhan langsung keruangan guru untuk memita ijin menjemput Danish pulang lebih awal. setelah itu rayhan lansung mengechat danish.
Rayhan๐
__ADS_1
dek dimana kamu, jawab yg lebih detil
^^^Danish๐^^^
^^^adehh.... to the poin sekali anda, gue lagi di kelas bang dan letaknya di lantai 2, gue lagi free..my teacher meeting, you no meeting???^^^
Rayhan๐
gak penting Danish Alfatih Ruzain
^^^Danish๐^^^
^^^meeting\= makan kepiting hahaha.. ketawa bang, anyep banget idup lo๐^^^
Rayhan๐
terserah yg penting lo insyaff
^^^Danish๐^^^
^^^ck...berasa gue penjahat kelamin aja, abang kejam.... ama dedek anis yg ganteng^^^
tanpa diketahui Danish,rayhan sudah berada dibelakangnya membuat semua orang heran.
" abang....( semua kaget) kapan kemari, ok.... ini pasti serius, yukk cabut kita ngomong dijalan aja, lewat belakang aja, jalur evakuasi ketika bencana bosan datang. udah gak usah banyak tanya bang, ribet amat" Danish
" gue udah ijin dek" rayhan
" hehehe kirain, ok broo gue cabut dulu, ada organ dalam, ehh maksut gue darurat alias organ kemanusian" Danish
" sa ae lo...niss, untung ganteng" jawab temen2nya
mereka semua heran dan kagum melihat abangnya yg tidak banyak bicara, tapi Danish langsung tau apa yg abangnya katakan. disepanjang jalan rayhan menceritakan semuanya, Danish sebagai adek mendukung dan membantu abangnya untuk ngomong ke papanya. gimana kelanjutannya apakah dhuha setuju atau bahkan menolak keputusan Rayhan.
Tkn. 20 november 2019
jangan lupa vott dan komen
makasi ๐๐๐๐๐๐๐๐
__ADS_1
dan aku mulai mencatat lagi part 3 hehehe๐ ๐