
ππππππππππππππ
Dikediaman keluarga ruzain ada seonggok manusia mager yg lagi ngemil ama nonton tv. entah apa yg merasuki mahluk tampan itu hingga bersikap aneh, ya.. orang itu adalah danish yg lagi lepas dinas. dhuha yg dari tadi memperhatikan anaknya itu jadi heran sendiri, tak lama rayhan ikut duduk didekat papanya. Mereka semua baru pulang dari sidang pengajuan nikah kantornya rayhan dan kirana, rasy setelah acara langsung caww ke kantor karena ada rapat.
" kenapa tu pa, aneh gitu" rayhan heran
" tau tu, dari kita pulang tadi papa perhatiin udah begitu" dhuha
" ahh... dasar playboy cap kadal, gak jauh2 tu pa" rayhan
" hah... emang si danish kenapa bang, ada masalah serius yg belum selesai" dhuha
" ya... ini serius pa, masalah cewek palingan" rayhan
" kamu ini bang, papa kira ada apa" dhuha
dhuha dan rayhan hanya geleng2 melihat cowok playboy itu, sementara danish sedang asik dengan dunia hayalnya itu.
Flash back on
malam itu danish memutuskan untuk pulang setelah oprasi pengrebekan disebuah rumah kosong. waktu menunjukkan pukul 9 malam, danish yg pulang diantar sampai gang oleh anggotanya. Danish singgah dulu ke mini market untuk beli cemilan di kontakannya, ngomong2 kontrakan dia belum ketemu Tania 2 minggu ini. pertemuan terakhirnya begitu buruk dan danish juga enggan menyapa gadis itu. Harga dirinya sebagai playboy tercabik, tania dengan kasarnya menolak danish kedua kalinya. parahal hampir 2 bulan tidak bertemu, danish berusaha bersikap biasa dan tania tetap begitu. jadilah sekarang mereka saling diam dan enggan menyapa.
danish menyusuri jalan dengan kantong belanjaannya yg penuh, segelombolan preman menghampirinya. danish dihalangi oleh mereka, moodnya yg sedang tidak baik berpengaruh dengan emosinya yg gampang tersulut.
" ehh..... mau kemana lo tong" preman
" maaf bang saya mau pulang, permisi" danish
" ohhh mau pulang lo, bagi duit" preman
" duit apa ya... bang, saya gak ngerti" danish
" ya.... duit keamanan, lo kasi duit baru boleh lewat" preman
"maaf bang setau saya ini jalan umum, bukan jalan abang jadi saya gak musti bayar, permisi" danish
" berani lo ama kita hah..." preman
" buat apa saya takut dengan orang kayak kalian, toh saya makan juga cari sendiri gak minta ama kalian" danish
" banyak bacot lo berani ama kita lo" preman berteriak
danish mencoba untuk tidak tersulut emosinya, adu mulut dan saling dorong pun terjadi. sebuah bogeman hampir saja mengenai pipi danis, kalau saja tidak ada teriakan dari orang dibelakang mereka.
" berkenti" teriak seorang wanita
seorang gadis berjalan digelapnya malam dengan lampu yg samar, gadis itu makin mendekat membuat mata danish melotot.
" Tania" danish terkejut
tania berdiri sambil melipat tangannya, danish benar2 terpaku ditempat. tania begitu berani adu mulut bahkan tabok2an dengan para preman itu. Danish berusaha menjadi orang lemah dan tak berdaya, kalau sudah tidak bisa dimaklumi lagi mau tidak mau danish bakalan keluar dari zona bodohnya itu. Danish tetap mempertahankan ketakutannya terbukti dari wajah pucat, keringat mengucur dan tubuh bergetar karena seharian belum makan.
" heh... ini tas lo, ck.... buat kerjaan gue aja lo" tania jutek
" makasi tania" danish
__ADS_1
tania sempat terpesona dengan wajah imut, tampan dengan senyum yg manis dari seorang danish. dengan baju kantoran dan kacamata yg bertengger dihidung mancungnya, jangan lupakan aroma maskulin dari tubuh danish yg buat menenangkan.
begitu juga dengan danish yg begitu terpesona dengan wajah cantik tania yg natural dan berpenampilan apa adanya.
sesi pandang2an terganggu oleh suara anjing yg menggonggong, tak jauh dari mereka. ajing itu menatap kejam kearah 2 orang aneh itu, tak disangka ajing alias guguk galau itu mengejar keduanya.
" Al..... lari" teriak tania
" wohoooooo" danish tak kalah heboh
mereka berlari berbelok arah jalan rumah, melainkan putar arah yg lebih jauh untuk jalan pulang. tanpa sadar tangan mereka saling bertautan alias saling genggam menggenggam. suara gelak tawa dan juga teriakan ketakutan mengiringi mereka, jangan lupakan si guguk yg semangat buat ladang pahala. tu guguk udah dapet pahala karena menjodohkan orang, dengan caranya sendiri. anjingnya udah tidak keliatan dan tangan masi posisi yg sama loh ya.... hehehe
" ya.... allah ha...hah..huff... mau copot nie jantung" tania
" haha.... iya tuh keliatan banget" danish
" iya.... gila tu guguk kenceng juga larinya, kamu gak capek apa"Β tania
" hah... ya... capeklah taniakuu, namanya juga lari, mana lari karena guguk" danish
" hehe... iya juga ya..." tania
" capeknya ilang karena larinya bareng orang yg kita cinta mungkin" danish
" hehehe bisa jadi sihhh hehehe" tania tertawa
" aku seneng liat kamu ketawa kayak gini, tapi aku sakit liat kamu jutek, galak, dan ngomong pedes karena itu bukan diri kamu yg sebenarnya. kamu itu gadis kuat, hebat, cantik dan manis plus mandirimu itu yg buat aku jatuh cinta ama kamu" danish
tania bener2 malu dan merasa dihargai terbukti dari pipinya yg merona dan senyum menghiasi bibirnya.
" dasar gombal kamu" tania
" aku gak gombal kok, beneran tau, aku mau tanya boleh dan kamu harus jawab" danish
" mau tanya apa" tania
" ok... kamu kalok gak ada aku nyariin aku gak ( mengangguk), kalok aku deket kamu gini, kamu nyaman gak ( mengangguk), kalok ada cewek yg deket2 aku, kamu marah gak ( mengangguk)" danish cepat
tania benar2 tidak sadar dengan jawabanya dan danish tersenyum.
" ok... aku tau jawabannya sekarang, mulai detik ini kamu itu pacar aku titik" danish
" hah.... maksud kamu" tania terkejut
" gak ada maksud2 sayang, ini udah keputusan yg gak bisa diganggu gugat" danish
"Β loh...loh...kok" tania
" udah sana gih.... masuk udah malem, aku juga mau masuk" danish
" hah... loh.. kok kapan kita sampeknya" tania
__ADS_1
" udah dari tadi kali, assalammualaikum" danish
" wa...waalaikumsalam" tania
tania langsung lari masuk kerumahnya karena malu, sementara danish gemes sendiri liatnya.
Flash back off
dhuha dan rayhan makin bungung karena danish cengengesannya bertambah parah.
"wah... pa ini gak bisa dibiarin, lihat tu" rayhan
" bener kita hawa aja ke rumah sakit jiwa" dhuha
plakkkkk.. ..
" aduhhh... sakit, siapa yg mukul pala gue, aw ......" danish
" aw.... apa heh, dari tadi nyengir sana nyengir sini, kalah kambingΒ ama kamu" rasy
" ya...elah ma.... tega amat, diriku ini disamain ama kambing" danish
" hahaha.... emang lo mirip kambingkan, mama tu gak salah ngomong" rayhan
" seneng banget lo ya.... gue dihina gitu, sedih dedek mah" danish
" lagian dari tadi kita ngomong gak dianggep" rayhan
" ya.... maaf gue lagi cari inspirasi" danish
" gayamu bang udah kayak orang penting aja, parahal gak penting2 amat" rasy
" mama omongannya suka bener" danish
" gak kok ma, justru kita musti bangga punya danish, berprestasi dan buat banggain keluarga. ya... kadang2 rada2 sableng dan playboy kalok liat cewek" dhuha
" papa.... bisa gak ya... nie ya.... udah dinaikin terus ditolak jatoh dari ketinggian 1500 kaki, nyungsep deh.... nasip2" danish miris
mereka semua tertawa karena ngeledekin danish yg udah misuh2, danish berdiri meninggalkan keluarga bahagia itu.
" heh... mau kemana" rayhan
" mau berak, kanapa mau ikut" danish sewot
" ih.... jorok banget lo, gak ada kata2 yg lebih sopan" rayhan
" gak ada" danish kesel
danish ngacir meninggalkan mereka yg dengan senang hati, iklas lahir batin nge ghibah danish. sementara danish lagi semedi, lagi senyum bales chat dengan ayang bebeb tania. adehhh jorok banget si danish pingin diruqiah aja tu anak. ok... next part
Tkn.13 juni 2020
Jangan lupa vot dan komen ya...
makasiππππππππππ
__ADS_1