THE ALFATIH BROTHER

THE ALFATIH BROTHER
45


__ADS_3

πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


rayhan yg baru saja pulang dari perjalanan dinas dikejutkan oleh anaknya yg lagi masak mie instan. rayhan menghampiri putranya itu yg sedang membelakanginya.


" loh... bang ngapain kamu" rayhan


" ehhh... bapak, kok gak kedengeran pulangnya" riko


" papa riko......, udah dibilangin juga, mama mana" rayhan


" hehehe...lupa riko pa, tuh...ada dikamar, ohh kata ib eh... mama, papa disuru mandi dulu, terus makan, mama masi istirahat dulu" riko


" iya... ada lauk kok malah makan mie bang, gak baik itu, ini baju papa" rayhan


" pa.... udah mandi dulu, terus makan" teriak kirana dari kamar


rayhan lewat masuk kamar mandi, sedangkan riko sibuk menata barang2 ke mobil. setelah selesai 2 pria itu makan dan membereskanΒ  piring2, lalu masuk kekamar untuk melihat kirana. betapa terkejutnya mereka melihat kirana yg sudah mondar mandir dengan keringat yg membasahi tubuhnya.


" udah selesaikan, kita kerumah sakit ya.... kita udah ditunggu disana, huff...huff santai aja jangan panik, kayaknya dedeknya udah pingin ketemu papa sama abangnya nih" kirana tersenyum


" oh.... dedeknya mau lahir ( mereka berhenti sejenak) APAAAAAAA" teriak rayhan dan riko heboh


seperti perkiraan karena 2 laki2 tampan ini udah heboh, rayhan yg biasanya tenang dan datar udah kayak Danish sifatnya sekarang. kirana tidak mau duduk dibelakang tapi duduk disamping rayhan yg menyetir. kursinya direbahkan agar kirana tenang, riko terus menggenggam tangan mamanya dengan tak henti berdoa. rayhan tetap fokus menyetir, sesampainya di rumah sakit kirana langsung dibawa ke ruang bersalin karena pembukaannya sempurna. dokter yg menanganinya adalah Maura anak dari Aska, sepupu rayhan.


" rayhan terus kasi semangat ok, pucet banget tu muka" maura


" yaelah.... mbak masi sempet2nya, aduh.... kenapa jadi pingin pipis gue, aduh pakek mules lagi nie perut" rayhan kesel


" kita mulai ya....Β  tarik nafas dan keluarkan"maura menahan tawanya


"huff...huff...emmmm"


" heh.... rayhan kenapa jadi elo yg ngeden sih.... gue nyuruh kirana, aduhh.... gue jadi serem, ini pasti bukan rayhan, lo danish si sablengkann" maura


" heh... mana gue tau... kirain lo nyuruh gue, makanya kasi petunjuk dulu, udah sono... anak gue gak bisa napas tu, awas aja kalok idungnya pesek kaya lo mbak" rayhan


" ok.... kirana kira mulai, rayhan lo cukup kasi semangat" maura


" huff....huf... emmmm sakitttt" kirana

__ADS_1


" ayo.... sayang, kamu harus kuat, masi banyak adeknya yg musti kamu lahirin lagi nanti, ayoo kamu pasti bisa, 5 anak lebih baik"rayhan sungguh2


" huff....huff...kamu aja yg hamil sana, huff...huff"kirana kesel


" mana bisa aku hamil yank" rayhan


" bisa diem gak masss... huf..." kirana


" bwahahaha.... ya allah rayhan lo kok bisa begini sihhh hahaha, mati gue ....ngakak hahahaha" tawa maura


malam terasa begitu panjang dan penuh haru, bayi yg dinanti akhirnya selamat. tidak sia2 perjuangan istrinya dan rayhan sendiri yg jadi korban cakaran, jambakan dan gigitan. keadaan rayhan sungguh miris udah kayakΒ  maling digebukin sekampung. rayhan dengan gaya coolnya keluar, semua orang heran dan ingin tertawa melihat penampilannya sekarang. jangan lupakan tenaga medis yg udah tutup mulut, merahasiakan ke konyolannya tadi. tepat pukul 01:00 wib telah lahir bayi laki2 yg tampan, rayhan memeluk rasy dan mengucapkan terima kasih pada orang tuanya. rayhan memeluk dan mencium putra sulungnya dengan tangis bahagia.


" dedeknya udah lahir bang, idungnya mancung, kulitnya putih, bibirnya merah, ganteng mirip abang tau. bener kata oma tar dedeknya mirip abangnya" rayhan terharu


" iya pa, riko kan hiks...hiks... abangnya, bodo deh.... dibilang tentara kok cengeng, ahhh riko seneng banget pa"riko nangis


" iya.... tar biar kayak abangnya yg selalu jagain cewek2 yg ada dikeluarga kita" rayhan


semua orang gembira dengan kelahiran cucu pertama dari rasy dan dhuha. semua berkumpul diruang rawat, melihat anak Rayhan yg tampan. rayhan memberi nama anaknya "RAZAN GIBRAN RUZAIN"


Malaikat kecil yg akan menambah kebahagian keluarga kecil rayhan.



" kalau begitu silahkan dimulai lettu Arya" rhohul


ya... orang itu adalah Lettu Arya Ananda wijaya, teman berantam si bungsu Riza yg dari tadi udah pasang muka sinis.


" siap ijin ndan, disini saya akan memaparkan penemuan kami dilapangan. anak itu bernama Daffa dia anak yatim piatu, dibesarkan dipanti asuhan lebih tepatnya sarang perdagangan bayi dan wanita muda. daffa yg merupakan anakΒ  pemilik panti terdahulu sebelum berubah jadi sekarang, yg setelah meninggal dunia sejak Daffa umur 7 tahun. mereka tidak menjualnya karena daffa, menyembunyikan sertifikat dan berkas2 penting. daffa yg selama ini hidup dijalan dan putus sekolah dan hanya sesekali pulang kepanti, tapi ketika pulang selalu mencari masalah dengan menggagalkan transaksi traviking itu. puncaknya 4 hari sebelum daffa komandan temukan, mereka berhasil menemukan 2 benda itu. Daffa dipukuli hingga sempat tidak bernafas dikira sudah meninggal dan dibuang, tapi allah berkata lain dengan mempertemukan komandan dan daffa. ijin ndan kami sudah meringkus pelaku dan juga mengurus semuanya, keputusan ada pada komandan. ijin petunjuk ndan" Arya


" mohon maaf ndan, kami sudah memiliki pilihan yg baik buat semua pihak baik konandan dan juga daffa, ijin ndan sebelumnya. yg pertama negara akan menerima dan mengurus daffa sesuai undang2 yg berlaku, yaitu negara berkewajiban untuk memelihara anak terlantar yg masih dibawah umur. dan yg kedua adalah komandan mengangkat secara resmi daffa sebagai anak, kami sudah menyiapkan kedua persyaratan tersebut. ijin ndan kami menunggu keputusan dan juga perintah" Kapten gigih


" saya perlu diskusi dengan istri dulu" danish


danish membawa tania kesebuah ruangan, keluarga menunggu dengan harap2 cemas tentang keputusan keduanya. sementara tim sedang mempersiapkan segalanya dengan baik, pintu terbuka semua orang tegang. danish menghampiri tim yg menunggu keputusa dari keduanya, pasalnya sudah hampir 2 bulan ini mereka yg merawat daffa.


" kami sepakat untuk, menanyakan langsung pada daffa, kami tidak boleh memaksakan kehendak, biar bagaimanapun daffa punya hakΒ  untuk memutuskan jalan hidupnya" danish


" ya.... siapa yg tidak senang memiliki seorang anak yg baik, tania yakin daffa bisa bahagia, dengan kami atau bahkan hiks....hiks tanpa kami, semuanya ada ditangan daffa, kami tidak mau memaksakan karena daffa dianggap sebagai pancingan, daffa bukan pancingan supaya kami cepat dapat momongan. hiks....hiks... kami sangat sayang dengannya seperti anak kandung kami" tania dipeluk danish

__ADS_1


" entahlah sejak kapan rasa itu tumbuh mengalir begitu saja, jadi kep- " danish


danish berhenti ngomong karena suara pintu terbuka, seorang perawat masuk dengan membawa daffa dikursi roda.



daffa hanya menunduk malu tidak berani menatap sekelilingnya, yg ia tau disana banyak orang.


" mohon maaf mengganggu, daffa selalu tanya dimana orang yg menyelamatkan saya dan setiap hari saya dengar suaranya waktu koma. makanya saya bawa kemari pak" suster


" gak apa2 sus, makasi udah ngantar daffa kemari" danish


mendengar suara danish, daffa langsung menatap orang yg ngomong. air matanya mengalir begitu saja, danish dan tania langsung menghampiri daffa.


" gimana keadaan kamu sayang" tania lembut


" kenapa nangis, udah gede kali abang kok mewek, tar diledeki cewek2 , ihh ganteng2 kok nangis, bombay sekali jadi cowok" ledek danish


mendengar suara mereka berdua daffa hanya tersenyum, daffa meraih tangan suami istri itu dengan senyuman dan air mata.


" terimakasih bapak dan ibu udah sudi menyelamatkan hidup saya, hanya allah yg dapat membalasnya. saya gak tau harus balas gimana lagi bapak ibu, mungkin saya cuma bisa balas dengan tubuh ini untuk bekerja jadi apa aja boleh, yg penting dikasi makan dan tempat tinggal selebihnya buat bayar merawatan saya. ibu bapak udah baik sama saya, dengan bayarin semuanya, jadi daffa kerja jadi pembatu juga gak apa2. tapi kayaknya gak usah pak, daffa bisa cari kerja lain aja, tapi daffa minta waktu untuk nyicil semuanya. sekali lagi daffa ucapkan terima kasih" daffa sendu


" daffa dengarkan saya, kamu gak perlu bayar kami, kamu cukup dengan jadi diri daffa yg sekarang. rendah hati, sopan, baik, tampan dan jadilah anak kami yg membanggakan, itu saja sudah cukup" danish


" hah... maaf maksudnya saya.." daffa


" mau ya.... jadi anak kami, kita mulai hidup yg baru, buang semua kajadian yg menyakitkan ya... nak, dengan kamu jadi anak kami, kamu sudah kasi segalanya" tania


" tapi saya tidak pantas, saya hanya" daffa


" kita semua masih belajar memantaskan diri jadi lebih baik dimata allah, jadi" danish


" bismillah.... iya daffa mau jadi anakΒ  kalian" daffa langsung meluk orang tuanya


" makasi abang daffa, mama seneng banget dan kita sama2 memantaskan diri 8 bulan lagi, nyambut dedeknya ya.... mama sayang kalian bertiga" tania meluk 2 orang itu


" apaaaaa jadi kamu, udah" danish terkejut


kebahagian keluarga bertambah lagi dengan kabar kehamilan tania, keputusan daffa membuat tim menjadi sibuk dengan urusan itu. gimana kelanjutannya next part, ya... allah aku terkejut dan gak bisa tidur berakhir nulis dengan part super panjang adehh...

__ADS_1


Tkn. 8 Agustus 2020


ohh up diwaktu para kunti mangkal haha...jangan lupa vott dan komen makasi😘😘😘😘😘😘


__ADS_2