THE ALFATIH BROTHER

THE ALFATIH BROTHER
36


__ADS_3

πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


seminggu ini rumah kediaman Ruzain sibuk dengan persiapan pernikahan rayhan, acara digelar dengan sangat meriah. seluruh anggota sibuk denganΒ  urusan ini, apalagi danish sebagai tuan rumah disuruh ini itu, kalau saja dia bisa memilih lebih baik tidur dan dikasi duit daripada begini. yaela....... abang danish.... minta dibejek kali tu muka, kalok itu author ya... mau lah. baru saja selesai acara siraman dan pengajian digelar, tidak terlalu banyak acara dirumah pihak mempelai laki2. Dalam adat jawa yg menjadi tuan rumah hajatan adalah mempelai perempuan, makanya cuma acara sederhana saja tanpa meninggalkan adat. Rayhan sang mempelai laki2 gak mau ribet, dia malah santai dan tenang biasa aja. setelah acara adat jawa, nanti sore akan diadakan acara adat dari keluarga ruzain yg memiliki darah melayu, china, dan arab.


" ma... rayhan tidur dulu ya.... capek banget kayaknya" rayhan


" iya.... ehh udah makan bang, makan dulu baru tidur" rasy


" udah kok ma,. tadi ama kakek, nenek, tante kembar dan dikelilingi sepupu jahil, capek banget ma" rayhan


" hahaha.... ya udah tar mama bangunin, kalok mulai lagi" rayhan


rasy melihat anak sulungnya itu dengan senyuman, matanya melirik anak keduanya yg super sibuk mondar mandir. rasy yg melihat mulut danish yg komat kamit jadi gemes, dan kasihan liatnya karena jadi seksi sibuk yg gak sempet duduk.


baru saja danish hendak duduk dipanggil lagi, dengan penuh kesabaran dia harus berdiri lagi. rasy tertawa cekikikan liat anaknya kesiksa begitu bener2 nie... emak2.


" sabar ya... kursi, aku tau kamu rindu aku duduki, yaelah.... si opa dari tadi nyuruh mulu heran" gerutu danish


"danish....danish....danish..." rasya


" iya... opa, ada yg perlu dibanting ehhhh dibantu" danish senyum ramah


" eeeee minta dijitak kepalamu, bawain kopi ama kue kemari, hitung dulu semua" rasya


" ck.... tuan rumah berasa pembatu gue, sedih amat nie nasib ya..." gerutu danish pergi


" danish.....danish....." rasya


" iya.... opa rasya yg ganteng, cucu gantengmu cominggggggggg" danish


danish datang membawa pesanan opanya, dibantu dengan ajudannya.


danish duduk bersama para laki2 yg duduk lesehan diruang itu, mereka cuma cekikikan melihat kelakuan opa dan cucu yg sama percis sifatnya.


" ele.... percuma aja ganteng, diputusin nangis meong2 udah kayak kucing duda aja" rasya

__ADS_1


" bukan kucing pa, tapi anak ayam ditinggal iduknya pa berisik" dhuha datar


sikap dhuha yg datar buat yg lain jadi ketawa dan danish kesel minta ampun. opanya dan genknya yg paling kenceng ngetawain danish, bener2 gak ada berubahnya danΒ  jangan lupakan Pakde Prabu yg ketawa sambil dorong2 danish, bener2 anarkis sekali keluarganya itu.


" ck.... danish itu nangis bukan masalah diputusin, tapi danish kecewa sama diri sendiri yg gak bisa jadi sandaran tita yg lagi nangis. bodohnya danish opa, danish gak pernah tau tentang tita yg sesungguhnya. Apa yg tita pendam selama ini, yg danish tau dia cewek luar biasa yg pernah danish kenal. Apa danish bisa jadi sandaran tita selanjutnya, danish belum yakin sama diri sendiri. Danish takut bawa tita jadi lebih buruk mungkin, kita semua tau jadi istri seorang tentara apalagi kopasus. waktu kita gak banyak buat keluarga dan tita adalah anak yg rindu dengan kehangatan keluarga, yg danish tau ibunya juga sakit2an yg perlu dia tanggu selama ini, dia hidup cuma cari duit buat menuhi semua kebutuhannya, ibunya harus priksa kedokter yg duitnya gak sedikit, buat jalan2 aja dia gak bisa. gimana kalok nanti sama danish yg gak punya waktu. danish....gak- " danish


dhuha langsung memeluk putranya yg sudah dewasa sekarang, terbukti seorang danish yg ngomong serius tentang masa depannya.


" abang.... tentang hidup mati seseorang itu kita tidak bisa tentukan, allah sudah mengatur hambanya dari mulai diciptakan. jangan menyalahi kodrat manusia yg menerima ketentuan allah yg menciptakan semuanya. sekarang papa tanya sama abang, saat sama tania apa yg abang rasain" dhuha


" terpesona, pingin selalu liat dia, seneng kalok liat dia kesel, ngangenin, gemes, kalok dia senyum ama deket dia jantung abang kayak orang meraton. kesel kalok dia sama cowok lain apalagi cengengesan, sedih kalok liat dia nangis, bahagia kalok abang bisa buat dia balik senyum, ada rasa hangat didada kalok dia ngomong lembut ka-" danish senyum


" itu namanya CINTA YG SESUNGGUHNYA gak ada yg bisa ngelak itu cucuku" rasya


" dia bingung om, ampernya belum nyampek tu" prabu


" huff... ok, papa perjelas lagi biar paham, abang pernah ngerasain itu gak kecewek lain selain tania" dhuha


" enggak pa, cuma sama tita doang yg kayak gitu" danish


" itu juga yg abang rasain waktu sama kirana nish" rayhan


" loh... sejak kapan abang disini, bukannya tidur" danish


" enakan tidur bareng kamu adekku, makanya jemput ehh... malah lagi curhat, nah... udah sholat istiqarah belum" rayhan


" udah bang dan hasilnya aku genggam tangan tania yg bawa bunga, adeh ... bukan tenang makin gelisah gue bang" danish


" kalau dipikir gitu abang juga takut dan gak mau nikah, tapi kodrat manusia adalah menjalankan kehidupan sesuai yg sudah digariskan. mati itu adalah ketentuan sebelum kita dilahirkan, tinggal waktunya aja kapan. jangan mikirin sesuatu yg belum terjadi, tapi jalani segala sesuatu yg ada didalam hati. Danish Alfatih Ruzain yg abang kenal orang yg hebat dalam memimpin, berani mengambil resiko apapu dan tidak takut mati. ada apa dengan Danish Alfatih Ruzain yg ini, tiba2 bicara seolah takut dengan kematian yg ia banggakan dan sekalu dia bilang ama anggotanya " JANGAN PERNAH TAKUT MATI KARENA SYURGA DIDEPAN MATA KITA, KITA BERADA DIJALAN ALLAH UNTUK MELAWAN KEBAJIKAN. JIKA KITA MATI DEMI NEGARA ITU ADALAH ANUGRAH KARENA KITA MATI DALAM KEDAAN SYAHID" apa abang salah, abang yakin tania wanita hebat dan jadikan dia wanita yg kuat, bukan malah melemahkannya adikku" rayhan tersenyum


semua orang bengong liat rayhan ngomong panjang lebar, danish tersenyum dan memeluk abangnya.


" danish kami gak akan mungkin biarin taniamu itu sendiri, apa kamu masih meragukan keluarga kita ini" rasya


" maaf opa danish salah" danish

__ADS_1


" tentara macam apa kau, belum bertempur sudah nyerah" rasya keluar jiwa tentaranya


" siap salah ndan" danish sikap siap


plakkkkk


" ***** kau, hidup tentara itu keras bung, jangan gara2 perempuan kau melempem macam mental tempe, meninggalkan tugas yg penting dan menolak penghargaan itu" rasya


"siap salah" danish


plakkkkk...


" kau memang salah, ambil yg menjadi milikmu dan perjuangkan apa yg ada dihatimu paham, pergi dan renungi, rayhan" rasya


" siappp ndan" rayhan


" bawa masuk tentara bodoh ini dan sadarkan dia, beraninya buat putriku susah mikirin dia" rasya marah


" siap ijin mendahului ndan" rayhan


rayhan cepat2 membawa danish pergi, semua orang hanya diam melihatnya. kalau sudah begini tidak ada yg berani melawan mantan panglima itu. para anggota tentara yg bertugas dirumah dhuha pada bengong dan takut.


" kalian saya perintahkan untuk cari tau tentan Tania, jangan ada yg tertinggal sedikit pun" rasya


" siapp ndan" semua


" lakukan semuanya sehabis acara ini, broo gue percayain ini kekalian dan gue tunggu hasilnya" rasya


" siap ndan" sahabatnya


" dhuha, rasy papa minta maaf udah nampar anak kalian" rasya


rasya masuk kekamar tamu dan menutup pintunya dengan sangat kuat. kanaya yg melihat itu langsung menyusul suaminya, kanaya tau rasya menyesal melakukan itu tapi itu harus. dhuha dan rasy hanya tersenyum melihat betapa cintanya rasya pada cucu2nya, dan mereka tidak marah sama sekali justru senang. acara terus berjalan sampai Midodareni dengan suasana yg kembali seperti semula, walaupun danish sedikit pendiam dibandingkan biasanya. Namun dalam hatinya bertekat akan berjuang dan mengambil kembali pangkat mayor itu. next part


Tkn. 2 juli 2020

__ADS_1


jangan lupa vott dan komen makasi 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2