
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
sudah 1 minggu sejak kejadian itu danish tidak kelihatan pulang ke kosannya, membuat tania khawatir bahkan HPnya tidak aktif sejak malam itu. ariel tidak kelihatan juga buat tania tambah jengkel, bahkan untuk mengucapkan selamat tinggal saja tidak. hari ini tania tidak bekerja karena pemilik caffe tempatnya bekerja meliburkan kariawannya 3 hari kedepan. tania berjalan menyusuri jalan dengan belanjaan yg penuh ditangannya. dari kejauhan terlihat rio yg masuk kedalam rumah, tania bergegas mendekati rio.
" tunggu... itu bukannya bang ariel ya.... tapi kok pakek baju tentara ya.." gumam tania
rio yg bolak balik beresin rumah sendirian, rasanya kakinya mau patah kerja sendirian. teman satu timnya yg kabarnya dalam perjalanan, gak sampek2 buat rio ngomel2 dari tadi.
" maaf.... ini bang arielkan" tania
rio yg merasa dipanggil dengan nama samarannya kemudian berbalik, dan menampilkan wajah tegas seorang tentara. adeh... si rio mah pencitraan doang kalok udah pakek baju lorengnya. mereka saling menatap cukup lama, rio tersadar berasa denger suara danish yg akan mencongkel matanya. serem amat ya... danish nyeremin buat merinding seorang rio dewanto.
" ah.... tania, emmm... duduk dulu deh..." rio
" ah... iya" tania
" emm sebelumnya perkenalkan nama saya Seraka Rio Dewanto, saya seorang tentara dan tugas misi kami telah selesai 1 minggu yg lalu, setelah menjalankan tugas secara grilia 1 tahun lebih" rio
" hah.... jadi ini.... maksudnya" tania
"bukan maksud hati buat bohongi warga disini, tapi apalah daya seorang pengabdi bagi negara ini, yg kalah bertempur dicaci dan jika menang dimedan tugas tak berhak dipuji, itulah kami sang penjaga negri ini. yg pergi bertugas lengkap diri dan pulang bisa jadi tak berbentuk lagi. hidup kami bukan milik raga ini, tapi kami milik negri ini, jadi adek jika mau jadi istri kami, siap2 ditinggal pergi, bisa kembali bahkan tak bernyawa lagi" rio tegas dan tersenyum kecil
tania bengong antara takjub, bingung, sedikit eneg, tapi kata2 rio benar2 menyentuh jiwanya. sementara rio tersenyum bangga tapi mode cool tingkat dewa, berasa pinter dan gagah gitu. rio berasa najwa shihab merangkai kata2 , dia aja merinding sendiri kok bisa sepinter dan sebijak ini dirinya.
" saya tidak punya hak untuk menjelaskan semua tentang dia, yg bisa saya bilang laki2 itu adalah sahabat saya tania. dia anak yg baik, dan tampan jadi, cukup dengarkan penjelasan dari cowok kece itu. ahh tentang kamu terima alasannya atau tidak, itu keputusanmu dan menjadi hak kalian berdua. saran abang, jangan mengambil keputusan yg salah karena ego kalian oke" rio
" ah... iya bang, dimana Al ah... atau siapapun namanya, gimana kabarnya" tania
" emmm dia sedikit kurang baik, tapi itu udah biasa, ohh iya kamu mau ketemu dia kan! saran abang, kamu ganti baju terus ikut abang, jangan nolak kalok kamu penasaran ikut abang, ohh iya jangan lari sebelum kamu dengar alasannya dan tentang keputusan kamu nanti, itu hak tania pribadi" rio
" iya... bang, tania masuk dulu" tania
__ADS_1
" iya.... abang masi disini beres2 dulu, kalok kamu mau ketemu tar abang antar" rio
tania hanya mengangguk dan masuk kedalam rumahnya, sementara rio hanya memandang gadis yg dicintai sahabat sablengnya itu.
" gila merinding gue, aduh... nie otak gue kok bisa cerdas banget ya... ahh ada untungnya juga gue tinggal 1 atap ama tu bocah sableng hehe" rio ketawa sendiri
tak lama para anggota tim yg dinanti2 datang dan membantu rio untuk berkemas. setelah selesai rio yg berbalik ingin menutup pintu, dia terkejut karena tania sudah berdiri dan tersenyum.
" jadi....." rio
" antarin tania ketemu dia bang" tania
maka disinilah mereka dilorong rumah sakit, tania hanya ngikut aja tapi dia heran sebenarnya siapa danis.
" sebenarnya siapa Al ini, kenapa dia dirawat dirumah sakit, terus ruangannya juga VVIP, apa dia sama kayak bang rio, ahh... kok deg degan ya..." tania
rio membuka pintu dengan kasarnya berasa rumah sendiri, maksud hati ingin memarahi sahabstnya itu tapi gak jadi. gimana mau marahin ada banyak mata yg menatapnya intens, dengan pangkat yg mentereng. rio bisa apa coba selain senyum dan cengengesann doang.
" siap salah ndan, maaf sudah tidak sopan, saya kira tadi tidak ada orang, ijin petunjuk ndan" rio menelan ludahnya
" si kampret mau bunuh gue 2 kali lo, gue cakar juga muka standar lo, ahh kok gue tambah kesel liat lo sihh..." danish
tania menunggu diluar dan dia bisa mendengarkan semuanya, lengkungan senyuman yg tercipta ketika terdengar suara danish.
" rencananya sihh... mau bawa lo kesurga bentar liat biradari mana tau cocok angkut..." rio
" ahh.... lo aja yg kesono umur juga udah cukup ( rio kesel), lagian buat apa cari jauh2 rio dewanto yg mukanya biasa aja, gue kannn udang ada Titaku sayang hehe" danish
rio lupa kalau dia bawa anak orang, sementara yg lain terkejut, untuk pertama kalinya danish ngomongin cewek dengan serius dan wajah berseri.
" aduh..... gara2 elo gue lupakann, DEK... MASUK AJA GAK USAH MALU2 MEONG, ANGGAP AJA RUMAH MERTUA" teriak rio bar2
__ADS_1
"si kampret dia kira dihutan, tarzan lo yg nang-" danish
danish bengong dan jangan lupakan keluarga cemara yg kicep tak bersuara memandang seorang gadis manis itu.
tania hampir saja lari karena melihat ada banyak tentara disana, dia bener2 gak PD soalnya kurang lebih ada 10 wanita cantik berhijab yg tersenyum menyambutnya. tapi dia urungkan karena senyuman dan lambaian danish yg duduk dengan luka, khawatirnya lebih besar ketimbang rasa malu. para hadirin duduk tenang tanpa suara menyaksikan drama anak muda itu, para wanita dan rio ikut gabung dengan gerombolan perusuh itu. tania menunduk berdiri menghadap danish yg memandangnya, membuat danish gemas.
" hai... sayangnya aku apa kabar, maaf gak kasi kabar tita, HP ku gak tau dimana, hei.... kenapa nunduk aja, ada apa sih... dibawah, emang kerenan lantai dari aku ( tania tersenyum), aduh makin cantik kalok senyum" danish lembut
" dasar gombal ( danish cekikikan), maaf aku gak bawa apa2 tadi buru2" tania
" gak apa2 kok, tapi kenapa nunduk terus sihh" danish
" aku malu al.... eh, aku gak tau nama kamu siapa dan harus manggil apa, bang ariel eh... bang rio tadi udah cerita sedikit tentang dia" tania
" kenapa musti malu, mereka itu keluargaku yg paling baik sedunia dengan tampang sangarnya, ok kita kenalan dulu dari awal dengan kejujuran, dimulai dari kamu" danish
" kamu aja duluan" tania
" hai.... namaku Kapten. Danish Alfatih Ruzain panggil aku danish, umur 25 tahun, aku seorang tentara tepatnya Kopasus, aku terlahir dari keluarga militer ( danish menunjuk 1 persatu dan mereka tersenyum ramah), itu papaku dia Kepala Staf TNI AU, itu mamaku yg cantik, itu abangku Rayhan dan kak Kirana calon istrinya, itu adikku Riza. bukan maksud buat bohongi tapi itu tugasku, dan gak bermaksut sombong, aku cuma mau jujur. tita aku pengen kamu juga juju karena aku serius sama kamu, sebuah hubungan yg serius harus dilandaskan kejujuran, saling menerima kekurangan kelebihan pasangan dan.... aku cinta kamu tulus, ya.... aku playboy dan gak pengen nikah itu sebelum ketemu kamu tita, tapi aku yg sekarang malah malah pengen halalin kamu gimana nih....tanggung jawab ya.. ( tania tersenyum dan yg lain juga) giliran kamu" danish
" emmm.... aku...aku.. Titania Putri Rahman, umur 24 tahun, aku anak tunggal, aku....aku... bekerja di sebuah Caffe karena aku cuma tamatan SMA, ayah dan bundaku udah cerai dari aku kelas 5 SD, ibun yg besarin aku sendirian dan ayah...... dia nikah lagi dengan pacarnya dan kabarnya sekarang tinggal di lombok. kami awalnya tinggal di rumah milik kakek di bandung, setelah tamat SMA kami pindah, karena itu milik paman sekarang. aku gak punya apa2 yg bisa dibanggain selain ibun yg luar biasa, aku iri liat keluarga yg utuh, bisa piknik dan jalan2, tapi aku senang ibun selalu berusaha buat aku seneng setiap hari dengan candaannya. Mas danish inilah aku, dengan semua kisah hidupku, seorang anak yg dibenci ayahnya sendiri karena tuduhan keji, aku selama 11 tahun mendengar kata anak haram dari mulut ayahku sendiri, aku hiks....hiks..hiks... yg dicampakkan keluarga karena menumpang tinggal, aku cuma punya ibun yg selalu buat aku kuat dan tahan banting, aku.... gak pantas buat kamu Mas danish, aku..... benci dengan wajah ini yg kamu bilang cantik dan manis setiap hari. wajah ini mirip dengan dia laki2 yg aku benci, tapi aku sayang dengannya, hiks...hiks....hiks... Al.... kita "PUTUS", Mas danish maaf kita baru kenal jadi....... tania doakan mas danish sehat selalu, mudah rezeki dan cari istri yg pantas disampingmu, saya bukan orangnya, saya pamit dan maaf menggangu kenyamanannya. Jangan cari saya, anggap kita gak pernah kenal, saya mau kembali ketempat yg semestinya dan saya begitu kecil dihadapan kalian semua. terimakasih semuanya sudah sudi menerima saya, assalammualaikum" tania ramah
tania keluar dengan tenang, tersenyum namun menangis, hatinya sakit dan hancur tapi ini keputusannya yg tepat. danish dan semua orang menatap bingung dengan semua ini, dhuha bangkit memeluk danish.
" tunggu pa... ini tadi apa, tania bilang putus, dia....dia....pa, lepasin abang dulu betaran pa, tania salah paham, dia.... gak bisa pa, tolong lepasin abang pa, tania nangis, PAPA..... LEPASIN AKU...." teriak danish
" kejar dia dan bawa dia sebagai calon mantu papa bang, tapi gak sekarang, kamu perlu sembuh buat perjuangi wanita sehebat dia, papa akan dukung dan bantu kamu" dhuha
danish menangis sejadi- jadinya dipelukan papanya, semua orang terharu mendengar semua kisah 2 orang itu. rio menceritakan bagaimana kehidupan keduanya sebatas yg ia tau. danish sudah tidur setelah tenang dan minum obat. next part
__ADS_1
Tkn.24 juni 2020
gilaaaaaa panjang banget part ini, dapet pencerahan pagi2 buta hehe... jangan lupa vot dan komen makasi😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘