THE ALFATIH BROTHER

THE ALFATIH BROTHER
28


__ADS_3

πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


semakin hari kasus yg dihadapi tim mawar hitam makin sulit dan bertambah runcing, para anggota yg ingin menikah udah pada ribut. Ruangan rapat kabinet bener2 ricuh karena, para calon pengantin pada ngamuk dengan danis sebagai atasan mereka. Nahh... yg udah pada nikah dan belum niat nikah malah ngetawain.


" heh... kampret lo, tega ama kita lo nies" jefri


" iya.... tega lo, ono carmer gue nanya tentang kebenaran kerjaan gue" ikram


" kebenaran....kebenaran... satria baja hitam lo, pembela kebenaran" danish


" heh... abis gak ada masalah kali, para calon bini ngurus semuanya, itu juga lama perosesnya" rama


" secara statistika kalok di itung2, negara banyak rugi kalok kita2 gak nikah" darma


" coba lo liat mata2 mereka yg berharab belas kasihan dari elo, Anisaaaaa" evan


" Kapret....sejak kapan nama gue anisa, heh... bilang baik2 ama calon kalian pasti ngerti, ahhh gue paham atau peliharaan kalian yg takut tidak berfungsi dengan baik hahahaha..." danish ngakak


" SIALAN LO.." 5 orang


5 orang temannya yg mewakili para CATIN ( calon pengantin) adu argumen, selebihnya diem dan malah ngetawaain berjamaah. suasana makin ricuh dengan hal2 yg gak penting yaitu saling ledek, danish merasa budek seketika mendengar ocehan mereka. Danish langsung mengambil HPnya untuk menghubungi seseorang, ia sengaja membesarkan volume suara maximal.


" WOI....BISA DIEM GAK KELENNNN" danish teriak


hahaha.... keluar dehh.... logat sumatranya, semua orang langsung kaget dan diam seketika. sambungan terhubung dan danish kelabakan karena ulahnya tadi.


Danish: as...assalammualaikum selamat siang ndan ( danis merutuki kebodohannya)


Panglima: waalaikumsalam tuben kamu nelpon, lagi nyantai ya... Al ( nama panggilan khusus)


danish:hehehe ya...gitulah ndan, gimanaΒ  ndan sehat


Panglima: alhamdulillah sehat Al, waduh.... ada apa ini keliatannya ada masalah, ngomong aja gak usah sungkan


danish: siap ndan, iji ndan ada yg mau saya omongin, ini masalah pribadi tapi juga menyangkut orang banyak ndan


Panglima: to the point aja Al


danish: jadi gini ndan, anggota saya udah pada kebelet kawin ndan, gak bisa ditunda lagi, mereka takut para kecebongnya gak sanggup berenang lagi ndan ( panglima tertawa ngakak mendengar omongan danish dan para mahluk yg berkepentingan pada melotot garang). saya kasian liat mereka yg nestapa karena umur yg menjelang ojor ndan


Panglima: hahahahaha....kamu bisa aja, terus saya harus apaΒ  Al hahaha


danish: begini ndan, saya minta kemudahan buat anggota saya untuk pengajuan. ya... bukan apa2 kami jadwal padat merayap kayak jalanan jakarta ndan, ehhh tapi tidak melanggar ketentuan kok ndan


Panglima: ya ..... sudah saya akan kasi memo secara resmi, antar saja nama mereka besok, wahh... kayaknya banyak ya..


Danish: hehe lumayan ndan, kurang lebih 25 orang bisa jadi, nambah ndan


Panglima: waduh... kayaknya saya harus panggil tukang urut ya... hahaha


Danish: tenang ndan.... saya yg cari nanti


Panglima: ya... udah Al, om ada tamu nih, kirim salam sama papa mama ya.. assalammualaikum


Danish: waalaikumsalam

__ADS_1


sambungan terputus semua orang cengok, pasalnya mereka kendengar panglima ketawa dan ngomong dengan santainya bercanda. Danish cuma memicingkan mata lesernya, kepada para pemberontak Hubungan Halal Garis Keras itu.


" hah.... itu tadi beneran panglima anisaaaaaa" rio


" si kapret, bukan itu kang cilok keliling, menurut lo sapa cungkringggg" danish kesel


" ya.... kali aja bukan, orang beda gitu adek anisa yg bohai" rio ngegas


" adehhh.... gue bejek juga nie bocah, ok udah denger barusankannn... jadi lakukan dengan hati2 paham..." danish


" ok... ndan, BIG BOS I LOVE YOU" teriak mereka heboh


" gila... horor lo pada, muji gue kalok ada maunya, dasar lajang kurang belaian" danish


mereka cuma senyum manis dikatain begitu, danish langsung pulang kerumah kontrakannya yg ia tinggali bersama rio. kali ini danish nyamar jadi kariawan di perusahaan milik negara, sementara rio bekerja di sebuah bank suwasta. 2 sahabat itu berjalan pulang, sepanjang jalan warga pada menyapa mereka ramah. sampai di rumah mereka heran pintu rumah sebelah terbuka, danish cuma senyum doang karena dompet papanya makin tebel aja.


" eh... mas Al baru pulang..." bu kokom


" iya nie buk, capek banget rasanya pengen rebahan" danish ramah


" keliatan capeknya mas, ehh... mas Ariel ( rio) udah pulang juga, soalnya ada yg nyariin, katanya temennya" bu kokom


" siapa bu" rio tiba2


" astagfirullahhalazim kaget gue" danish


" ya...elah lebai lo, siapa bu" rio


" cewek mas, cantik banget.... dia tanya apa mas tinggal ama temennya yg namanya Al, ya... saya jawab iya mas, eh... saya di kasi duit suru masakin yg enak2 buat mas Al" bu kokom


" adeh.... lagi2 penggemar lo dahh...pusing gue" rio


" mas Al sihh mukanya ganteng, makanya banyak yg naksir, makanya mas ariel mukanya digantenginlahh biar banyak yg naksir" bu kokom


" aduh... saya jadi tambah sayang deh... ama ibu hahahaha" danish


" seneng banget lo ya... gue dihina begitu kejamnya" rio


suara canda tawa mereka terdengar, membuat para tetangga ngikut ngobrol juga. rio masi betah ngegosib karena dia udah mandi, danish pergi mandi. sore2 ditemani dengan gorengan dan kopi para bapak2 udah ngumpul, main catur dan gak jauh2 dari yg namanya ghibah yg bermanfaat. dari rumah sebelah keluar wanita paruh baya, ibu itu menghampiri para warga yg lagi ngumpul untuk kenalan.


" saya Erika tetangga baru disini" bu erika


" eh... saya Al bu, ini temen saya ariel salam kenal bu" danish


" muda2an betah ya.. bu" rio


" amin..." bu erika


" ibu tinggal sendirian" danish


" ohh... kebetulan saya tinggal sama anak" bu erika


" kalok ada apa2 panggil kita aja bu" rio


" iya...bu jangan sungkan, anggab aja kita anak ibu juga" danish

__ADS_1


" kita2 anak2 kurang kasih sayang buk, jadi ya... gini kalok liat ibu2 bawaannya kayak ibu sendiri gitu bu" rio


" maklum bu anak perantauan" danish kalem


sungguh danish seperti bukan dirinya 1 bulan ini, ingin rasanya dia menyakar muka rio disetiap kesempatan. Rio yg dengan seenak jidatnya merubah karakter seorang Danish yg petakilan jadi kayak Rayhan. Danish sangat berkerja keras dengan ektingnya yg memukau dihadapan umum. balik lagi gesss.... disaat tengah berbincang, seorang gadis berkulit eksotis keluar menghampiri mereka. wajah alami, penampilannya yg biasa aja, namun terlihat manis denganΒ  rambut panjangnya terurai.


...



...


" ibun... Tania cariin, itu jemuran ama TV udah Tania pasang" Tania


" ya... ampun kok kamu yg pasang sih... bentar lagi juga datang yg mau pasang" Tania


rio dan danish terkejut mendengar obrolan ibu dan anak itu, rio mahh... biasa aja karena sudah tau liat kelakuan cewek tomboy kebanyakan. Tapi tidak untuk danish yg takjub, dia terus saja memperhatikan Tania dengan entahlah.


" eh.... sampek lupa, ini nak kenalin anak ibu namanya Titania Ananda Rahman" ibu erika


" ibun.......ihh kenapa harus lengkap sih.." tania


" salam kenal aku Ariel" serobot rio


tania bersalaman dengan rio dan selanjutnya danish yg membuat tania tidak nyaman. mau tidak mau dia menjabat tangan danish yg sudah terulur, dengan senyum menawannya membuat tania pingin nyakar aja.


" Nama saya Haidan Alfatih ( dalam hatinya minta maaf sama papanya), panggil Al saja" danish tersenyum manis tebar pesona


" nak Al dia masi jomblo loh...hahaha" ibu erika


" ibunnnnnnn..." tania


" eh...sekalian promosi kali, mana tau nak Al mau ama kamu hehe.." ibu erika


" bisa aja si ibu, tau mana yg ganteng" gumam rio


ibu erika tertawa sambil berjalan masuk kerumah, tinggallah Tania disana. dia mendekati danish dengan wajah garangnya, membuat danish sedikit heran.


" heh.... denger ya... jangan lo pikir macem2, lo kira gue suka ama elo, hahaha Sorry, awas jangan macem2 ama gue, tapi kalok tetep nekat siap2 kena tonjokan gue paham" Tania penuh ancaman


Tania langsung pergi meninggalkan danish yg tersenyum penuh makna, tatapannya tak lepas dari rumah sebelah itu. Danish merasa takjub dengan Tania yg terang2an menolak pesonanya.


" gila tu cewek" rio


" Cantik, unik, menarik dan buat jiwa2 ketampanan gue terluka olehnya, jadi gue mau buat dia tertarik ama gue" danish


" lo serius... ama ucapan lo" rio


" brooo....laki2 yg dipegang itu ucapannya" danish


rio melongo liat temennya yg biasanya begitulah menjadi begitu berbada. wohooo.... babang Danish udah gede sekarang, next part


Tkn.19 mei 2020


Mohon maaf ya.. buat upnya yg lama soalnya, tugas negara menanti hehe... jadi dunia ******* ditinggal sebentar hehe.., minta doanya buat saudara kita yg tertimpa musibah banjir bandang di Aceh, danΒ  semua tim yg bertugas diberi kesehatan buat menghadapi kerja rodi di sosial yg udah mulai oleng. ingetttt di rumah aja, kami bekerja untuk kalian, kalian dirumah untuk kita semua #diruanganygindah#curi2nulis#Β 

__ADS_1


jangan lupa vot dan komen makasi


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2