
Kini semuanya berlalu sudah ratusan tahun kenangan ini bersamanya sampai dirinya memutuskan untuk berengkarnasi setelah semua yang. Dirinya lakukan dulu kini harus di teruskan untuk mencari Lyra.
********************************************
"Aku harus menemukanya"
kini semuanya di mulai setelah akhir dari tujuan hidupnya hancur saat melawan raja iblis itu. Pemuda LongZu yang berengkarnasi menjadi Zai nama yang cukup beruntung karena dirinya di sebut Zai saat bersama Lyra.
setelah mengingat sebagian ingatanya kini waktunya untuk kembali. Zai termenung karena ingatan di kehidupan sebelumnya adalah seorang yang bahkan sekarang di sebut dewa pencipta sihir yang mengalahkan raja iblis bersama dua sahabat wanitanya.
********************************************
"Bagaimana aku bisa menjadi seorang dewa Sihir dan juga depan pelindung?"
Saat sadar dari tidurnya. Zai melihat Yue sedang tertidur lelap sembari duduk menunggu dirinya sadar di samping itu juga ada sebuah pedang yang di kehidupan sebelumnya ia gunakan.
********************************************
"ini, adalah pedang cahaya"
pedang itu cukup sederhana bentuk gagang memiliki nuansa seperti menggenggam kehidupan karena itu adalah pedang sihir. Yang di sebut pedang kehidupan memiliki mata pisau berwarna gelap yang menandakan keberadaan malam hari.
setelah cukup lama melihat lihat kini Zai. Membawa pedangnya itu dan membeli sebuah belati tanpa membangunkan. Yue yang sedang tertidur lelap ia pikir dirinya sedang kelelahan karena itu Zai pergi sendiri.
********************************************
"Lebih baik aku tinggal sebentar, mungkin dia sudah menungguku cukup lama biarkan dia istirahat terlebih dulu"sembari melangkah keluar
saat sedang berada di toko senjata dirinya ingat dengan Ririn yang dulu pernah membangun sekolah dan dirinya berada di sekolah kuno dan memutuskan untuk bertemu dengan kepala sekolah di sana.
********************************************
"Aku harus memastikan sesuatu dengan kepala sekolah, yh dia pasti tahu sesautu"
untuk mencari makam Ririn, dirinya harus bertemu dengan kepala sekolah, Setelah membeli belatinya Zai meluncur ke ruang kepala sekolah. sesampainya di sana ada seseorang wanita yang sedang duduk dan sembari berbicara dengan orang lain di dalam dan itu juga.
********************************************
seorang wanita tanpa pikir panjang dirinya masuk untuk bertemu dengan kepala sekolah dengan tujuan untuk mencari keberadaan makam Ririn di karenakan dirinya manusia tidak mungkin Ririn dapat hidup sampai sekarang saat didalam.
__ADS_1
Zai di buat terkejut oleh JiangZi yang sedang mengobrol dengan Ibunya, Ririn yang menyadari Zai menyuruhnya untuk duduk dan memberi tahu keperluannya datang. dengan nafas lebar ia menanyakan kepala sekolah pertama yang bernama Ririn dimakamkan.
Ia yang melihat kebodohan Zai hanya tertawa. karena dirinya yang sudah membuatnya hidup abadi JiangZi menengok heran lalu melihat ibunya tertawa yang membuat Zai kebingungan. Ririn yang sedari duduk sembari berbicara dengan JiangZi kini bangkit melangkah menuju Zai berada.
Ia menyuruh JiangZi untuk kembali keasrama setelah mereka berdua kini Ririn memukul kepala Zai."Hei.. anak bodoh kamu tau setelah kamu berengkarnasi aku dan Lyra menjadi abadi dengan energi sihirmu itu dan kamu memutuskan langsung berengkarnasi kamu tahu Lyra itu masih hidup aku tahu Kau adalah longZu sialan itu dikarenakan elemen bayanganmu sangat mirip dengan ya".
********************************************
"Apa maksudmu?"bertanya dengan sedikit bingung
setelah itu Ririn menyuruh Zai memperlihatkan padanya lima elemen yang dirinya punya Zai yang bodoh mengeluarkan seluruh elemennya dan menanyakan keberadaan Lyra. Ia hanya menjawab untuk sedikit peka terhadap lingkungan sekitar.
tidak lama ada satu elemen muncul dan elemen ini sempurna, Api. Air. Tanah. Cahaya. kegelapan dan kehancuran Ririn melihat itu tersenyum dan berkata kecil memberitahu Yue adalah Lyra dirinya yang pertama menjadi Zai sebagai suaminya dimasa lalu dan memberi tahu dirinya jika longZu.
********************************************
Berengkarnasi dan kini namanya adalah Zai setelah mendengar itu ia berlari mencari Yue dan mendapatkan dirinya masih tertidur di tempat bangku itu kemudian Zai menaruhnya, di atas ranjang dan menunggu dirinya bangun saat sore dirinya masih setia duduk di kursi tempat Yue tidur dan tidak lama ia bangun dan melihat Zai yang tersenyum padanya.
********************************************
"Sepertinya kamu kelelahan lebih baik kamu kembali tidur" ujarnya Zai
" Lyra aku tahu ini kamu maafkan aku tidak dapat melindungimu saat melawan raja iblis itu aku sunggu minta maaf aku akan mencarimu sampai ujung kehidupan jika kamu tiada lagi kita akan bersama sama bersamanya kita bertiga bersama anak kita di masa lalu maafkan aku jika meninggalkan kalian"
********************************************
Sontak Lyra menangis dan juga JiangZi yang menutupi tangisnya dengan senyuman di balik pintu karena ia tau mereka adalah keluarnya dan Ririn adalah bibinya ia berjalan menyuru lorong meninggalkan ayahnya dan ibunya melepas rindu selama seribu tahun dan kini ia hanya akan bersikap seperti biasa.
saat menyusuri lorong ia melihat bibinya Ririn yang menunggunya di depan gerbang keluar sekolah. Bibinnya menanyakan keadaanya saat orang tuanya bertemu lagi walau ayahnya telah berengkarnasi menjadi orang lain sembari berjalan mereka berbicara tentang masa depan karena JiangZi juga.
Termasuk orang yang dapat menggunakan lima elemen dasar seperti ayahnya longZu sembari berjalan menuju pohon besar tempat kenangan keluarganya saat Zai menjadi longZu saat masih kecil ia terus melatih.
********************************************
"Sepertinya kisah ayah dan ibu cukup romantis sekali, kamu tahu bibi Ririn sepertinya mereka masih belum pulih semua ingatanya ayah saja bahkan masih belum mengenali aku sembagai anaknya"
"Dari pada kamu khawatir lebih baik kita berlatih sihir lagi sudah lama kamu tidak berlatih sihir, jika kamu memikirkannya ingat saja itu semua butuh waktu apa lagi kamu itu adalah manusia setengah elf yang termasuk abadi dan berumur panjang lebih baik kamu nikmati masa masamu untuk saat ini" hiburnya Ririn terhadap JiangZi
tidak lama kemudia mereka mulai berlatih sihir dan, Sihir JiangZi untuk terakhir kalinya walau ini adalah latihan terakhirnya ia akan tetap mendapatkan nasehat dari bibinya. energi kehancuran milik JiangZi tidak kalah dengan sang ayah Yang juga memiliki pondasi sihir.
__ADS_1
********************************************
Yang tinggi, mau tidak mau dirinya harus ikut menjalani latihan walau ia tau tidak dapat mengalahkan bibinya yang menggunakan elemen air walau pada dasarnya energi kehancuran yang paling kuat karena dapat.
menghancurkan satu kerajaan besar seperti iblis dan sedangkan air hanya elemen dasar terlemah setelah kehidupan walau bukan termasuk energi dasar itu adalah sihir dasar.
yang pernah LongZu ajarkan padanya dan ia juga pernah mencoba membandingkan sembari menghempaskan sihirnya Ririn mengingat masalalunya saat ikut berlatih bersama longZu dan layra saat itu longZu sedang tidak beruntung karena pedangnya patah akibat terlalu dalam menancap di dalam tanah kenangan itu terus ada.
sembari menggunakan sihir untuk melatih JiangZi memori itu terus berdatangan sampai pada titik akhir semuanya berakhir saat raja iblis mulai menguasai dunia di mana para manusia di lakukan tidak senonoh pada kaum perempuan sedangkan untuk laki laki selalu.
********************************************
di jadikan bahan untuk pertempuran dan terus membunuhnya sampai sekarang walau dunia sudah damai berkatnya jumblah laki laki di dunia ini lebih sedikit dari perempuan namun tidak banyak perempuan yang tertarik dengan laki laki bahkan sampai tidak memiliki laki laki satupun bahkan ada juga yang sampai memiliki istri lebih dari sepuluh.
walau itu sangat jarang namun seketika ia mengingat janjinya sebelum melawan raja iblis janji yang di ajukan LongZu yang akan menikahi ia juga dah di setujui oleh Lyra.
di karena mereka berdua adalah sahabat terdekatnya bahkan ia sampai lupa kapan kali ia bertemu dengan LongZu yang ia hanya kenangan yang tidak akan pernah ia lupakan.
********************************************
"Hidup ini memang luas saking luaskan aku tidak dapat menggapainya tanpa bantuan dari LongZu dan lyra mereka adalah salah satu pahlawanku dan juga sahabatku mereka sudah menolongku dan juga menolong hidupku"gumanya dalam hati
tidak lama kemudian latihan berakhir kini JiangZi sedang beristirahat di bawah pohon besar itu yang dulu sembagi rumah untuk orang tuanya kini pohon itu adalah tempat persembuyiannya bersama bibinya Ririn semua masa lalu dan dampak dari serangan raja iblis yang dulu masih di rasakan hingga sekarang.
setelah bersih bersih Ririn menghampiri JiangZi yang berada di bawah pohon itu sembari terus menadangi langit sore
********************************************
"Hey...Dari pada kamu melamun lebih baik kamu ikut aku ke atas di sana ada tempat yang jauh lebih baik dari pada di sini"ujarnya sembari mengajak JiangZi
Dan jiangZi hanya menganggukan kepalanya sembari mengikuti bibinya untuk naik keatas rumah pohon itu menyadari dirinya diikuti dari belakang Ririn menarik tangan JiangZi untuk berkegegas keatas saat samapi di atas ia menceritakan kisahnya padanya
"Kamu tahu ini adalah kenangan kami bertiga saat berada di kastil raja iblis saat sedang mengejar raja iblis itu kamu ke istananya"
"Lalu jika raja iblis kalah mengapa ayah dan ibu hilang ingatan dan ayah harus berengkarnasi?"tanyanya
"Dimasa depan mungkin kamu akan tahu sendiri pengorbanan seorang laki laki terhadap perempuan itu cukup besar jika sudah mencintainya dari hati seperti Bibi dan ibumu walau terlihat aneh namun ayahmu mencitai kami dari hatinya bahkan ia pernah hampir mati untuk menolong kami"
********************************************
__ADS_1
sembari bercerita tentang masa lalu yang menjadi kenangan abadinya walau sudah ratusan tahun lamanya namun kenangan itu terus berlanjut sampai sekarang entah kenapa semua itu seperti baru sajah terjadi kehangatan dari persahabatan keluarga dan cinta yang terus membungkus hatinya walau seorang pria di bagi menjadi dua antaranya jujur dari hati sama seorang pembohong besar yang mengicar harta atau apapun itu lah aku tidak dapat menjelaskanya namun aku bersyukur dapat keluarga yang harmonis.