The End Of Everything

The End Of Everything
Kegelapan disamping Cahaya


__ADS_3

Setelah melewati begitu banyak rintangan yang sudah terjadi dan sebuah kebohongan yang telah keluar demi menutupi identitas aslinya dan demi mengambil kembali


Senjata ilahi yang tertinggal di kehidupan sebelumnya kini telah berada di depan mata mereka bertiga, pedang yang saling memiliki satu sama lain antara si kegelapan dan cahaya yang menyelimuti seluruh dunia


Namun saat ingin meraih Pedang yang tertacam itu violet di hentikan oleh Elisa.


********************************************


"Lebih baik kamu perhatikan terlebih dulu pedang itu sebelum mengambilnya Violet"


ujar Elisa


ia menoleh kearah Elisa dan Elisa penujukan sesuatu yang ada di pedangnya.


"Coba kamu lihat pedang itu memiliki Tiga garis melingkar dan di antara garis itu membentuk gambar bulan dan matahari sebagai simbolnya"


"Lalu bagaimana cara maraihnya karena ini beru pertama kali aku melihat harta mulia seperti ini dan barang ini sangat cocok untuk jadi koleksi di istana" balasnya


"Jangan terlalu terburu buru pedang itu memiliki tuannya dan tidak ada yang dapat memegang atau mengakat kedua pedang itu karena pedang itu memiki simbol kebersamaan dan cinta"


********************************************


Dan seketika violet mengingat sesuatu dan setelah ia berhasil mengingatnya dirinya terkagum karena nama pedang itu adalah pedang keabadian antara kegelapan dan cahaya dan pemiliknya hanya ada dua


orang yang di takdirkan bersamanya namun takdir itu berkata lain dan mengkhianati sang cahaya pada akhirnya pedang itu di tancamkan bersama dengan pedang kegelapan dan kedua pedang itu akhirnya


dapat memiliki satu sama lain seperti halnya manusia yang berjuang demi seseorang dan butuh waktu lama untuk dapat memiliki satu sama lain, dari buku yang ia baca di istana


Violet mencoba mengambil pedang itu dan ia ingin menarik pedang kegelapan karena pedang itu sebelumnya milik sang wanita dengan harapan dirinya dapat bersama dengan pemilik pedang cahaya itu


namun sangat di sayangkan saat hendak menggenggam pedang tersebut Violet terpental cukup jauh dan berhasil di tangkap oleh Zai yang dengan cepatnya berlari untuk menolongnya.


********************************************


"kamu tidak apa apa?"ujar Zai

__ADS_1


"Aku tidak apa apa terima kasih sudah menghawatirkan aku" jawabnya dengan rasa sedih


"Pedang itu bukannya menolak dirimu melainkan kekuatan dirimu itu masih belum cukup untuk mengambil pedang itu"ujarnya


"Bagaimana kamu tahu tentang itu?"


"itu karena aku adalah pemilik pedang cahaya itu sendiri dan aku yakin Suatu hari nanti kamu dengan keyakinan dan cinta yang kamu miliki untuk orang yang paling kamu sayangi nanti setelah kamu bertemu dengannya yakinlah dengan pasanganmu nanti agar kamu dapat memiliki perasaan saling memiliki satu sama lain"ujarnya


********************************************


setelah itu Zai menghampiri pedang miliknya di kehidupan sebelumnya dan benar saja cahaya itu semakin terang dan pedang itupun berhasil di cabutnya yang membuat Violet


Tidak percaya karena pedang cahaya tidak dapat dimiliki siapapun kecuali pedang kegelapan dan banyak orang mencari pedang itu demi hidup yang lebih baik dengan pasangan mereka masing masing


setelah Zai mencabut pedang itu Elisa menghampiri pedang kegelapan itu dan mecabutnya sembari memberikan salam ridunya pada pedang itu


yang membuat perasaan di hatinya Violet seperti sakit sembari memegang erat dada kirinya, namun Elisa menghampirinya Violet yang sedang merasakan sakit di hatinya.


********************************************


"Jangan seperti itu jika kamu mencintainya maka cukup buktikan saja cinta itu pada dirinya dan jangan kamu menangis seperti ini lagi yh kamu cukup membuat hatimu benar benar memiliki perasaan untuk memiliki pria itu dan jangan kamu pernah menyerah" ujarnya sembari membalas pelukannya


"Lebih baik kamu simpan pedang ini di kamarmu dan gunakan pedang ini untuk mengalahkan musuh yang mengacam orang lain berbuat baiklah kamu dengan pedang ini dan buktikan jika perasaanmu jauh labih baik dari aku dan jika kamu sudah memiliki perasaan itu pedang ini selain memiliki kegelapan abadi ia juga memiliki Cahaya berwarna merah seperti hati"


"Mengapa kamu memberikannya padaku bukannya ini tanda kebersamaan kalian?"


"Memang ini adalah kebersamaan kami dan aku sangat mencintai Zai lebih dari siapapun karena bagiku nyawaku ini adalah miliknya"


"Dan nyawa ini juga milikmu Elisa setelah bertahun tahun terima kasih telah ada untukku walau hanya sebentar kamu sudah mengajari diriku banyak hal tentang cinta"


********************************************


Elisa tersenyum mendengar ucapan tadi keluar dari mulut Zai sendiri baginya dirinya adalah wanita yang paling beruntung pernah mengenal Zai yang saat ini dan LongZu


yang dulu ia bersyukur walau di kehidupan sebelumnya LongZu adalah milik Lyra Atau Yue yang saat ini namun untuk sekarang ini Ia masih belum memutuskan untuk hidup bersama siapa sebelum kepingan ingatanya

__ADS_1


dapat di raihnya kembali dan dalam perjalanan ini Elisa berjuang untuk hati Zai agar ia dapat memilikinya sepenuhnya namun Elisa juga membukan kesempatan untuk,


orang lain untuk mencintainya dan merebut hatinya walau dirinya tahu jika suatu hari nanti usahanya ini akan berujung kegagalan namun baginya seperti ini sudah cukup


karena kebahagiaan untuk dirinya adalah dapat melihat Zai memilih pasangan yang dapat membahagiakannya dan menjaganya seumur hidup walau dirinya nanti akan


bertemu kembali dengan sang dewa ini semua baginya hanya sebuah perjalanan hidup, setelah mendapatkan pedang itu Violet membawa pedang kegelapan itu dan memeluknya sembari melirik Zai dengan,


wajah yang memerah perjalanan itu sangat canggung tidak ada yang bicara satu sama lain namun di perjalanan itu juga masih ada beberapa Candaan yang di lempar oleh


Zai namun keadaan seperti itu kembali Canggung lagi dan perjalanan menuju kembali ke kerajaan itu butuh waktu yang cukup lama namun dalam kacanggungan itu


akhirnya mereka Sampai di kerajaan dan setelah seluruh kerajaan menyambut kepulangan mereka di adakan pesta untuk merayakan kembalinya mereka dari tambang


terlarang yang di hadiri banyak sekali orang dan dalam keramaian itu Zai dan Elisa berada di luar sembari menghirup udara segar.


********************************************


"Menurutmu ini sudah jalan yang benar Elisa?" ujar Zai


"Bagiku pedang hanya sebuah senjata untuk perlindungan diri namun berbeda dengan hati jika kita memiliki hati yang sama makan pedang seperti itu tidak di butuhkan jika kita memang di takdirkan bersama"


"Namun takdir selalu mengkhianati kehidupan kita dari dulu hingga sekarang seolah olah takdir itu tidak menginginkan kita bahagia"


"entah sudah lebih baik kita kembali kekamar aku sudah mengantuk sekali lagi pula kita sudah menyapa para tamu"


********************************************


Setelah itu Elias meninggalkannya sendiri dan dalam kesendirian itu membuat Zai terus berfikir tentang kehidupannya yang baru ini,


dan keesokan harinya satu kerajaan di buat gempar saat Violet berteriak pada sang raja jika ia ingin di nikahkan oleh Zai yang membuat kerjaan itu terkejut karena


Pedang kegelapan yang ada di pinggangnya itu dan sang ayah atau raja ibu bertanya pada anaknya dari mana pedang itu di dapat namun Violet tidak menjawab dan


memintanya segera di adakan acara pertunangan namun Zai yang masih tertidur tidak tahu apa yang terjadi pagi tadi

__ADS_1


__ADS_2