
Melakukan perjalanan panjang memang melelahkan namun jika perjalanan itu memiliki tujuan rasa lelah itu tidak sebanding dengan apa yang akan kita dapat di ujung,
Perjalanan tersebut pasti memiliki sebuah pengalaman yang tidak akan pernah di lupakan oleh setiap manusia termasuk Zai dan Elisa yang telah berkelana Sampai,
ujung dunia di mana misteri tentang dunia ada jawabannya yang membuatnya memiliki kekuatan untuk berengkarnasi, dari perjalanan itu juga Dirinya kembali ke ujung
Dunia untuk bertemu dengan sahabatnya Ratu peri yang sudah hidup selama Ratusan tahun dalam perjalanan itu mereka Di temani oleh Violet bukan sebagai pengawal atau,
Pesuruh melainkan sebagai sahabat seperjuangan yang akan menaklukan dunia ini sekali lagi perjalanan mereka masih cukup panjang sampai mereka kembali ke ujung dunia tersebut untuk menemukan jati dirinya.
********************************************
"Sudah lebih Dari Tiga bulan kita berpetualang, bagaimana denganmu Violet?"
'Tanya Elisa'
"Aku seperti biasanya masih sangat perima namun sepertinya dari pada kamu khawatirkan aku lebih baik kamu lihat Zai"
'ujarnya sembari melirik Zai yang seperti Zombie'
"Kamu tidak apa apa Zai?"
'tanya Elisa'
"Aku tidak apa apa hanya saja sudah Dua Minggu ini kalian menghabiskan persediaan airku padahal persediaan air itu sudah di bagi rata" 'Ujarnya sembari lemas'
"Maaf Maaf mau gimana lagi sudah satu bulan kita Melawati gurun pasir"
'ujar Violet sembari tersenyum tidak bersalah'
********************************************
Zai memalingkan mukanya dan berjalan menuju hutan yang ada di hadapannya, sudah tiga bulan mereka berjalan dan satu bulan berada di gurun pasir kini mereka bertemu
dengan daratan yang di penuhi tanah dan pohon bukan lagi pasir, tanpa mereka sadari hutan yang mereka masuki itu adalah Hutan peri yang dulu pernah di datangin oleh Zai,
Dan Elisa di kehidupan sebelumnya yang memiliki sistem Rengkarnasi namun mereka masuk kedalam hutan itu tanpa tahu hal yang sebenarnya, Dalam perjalanan di dalam hutan
Mereka merasa di awasi sesuatu Elisa dan Violet, meningkatkan kewaspadaannya tetapi tidak dengan Zai yang sedang berharap bertemu sungai untuk dirinya minum karena,
Dirinya sudah berada di ujung tombak kematian karena dehidrasi, tidak lama mereka berjalan cukup jauh akhirnya mereka menemukan sumber mata air
********************************************
"Akhirnya" 'ujar Zai sembari menangis dan berlari'
'Namun saat sedang asik minum air ada seorang wanita yang sedang minum bersamanya tanpa mereka Sadari mereka menengok satu sama lain'
__ADS_1
"Eh..??" 'ujar Zai
"Eh..??" 'saut wanita itu'
"Elf?" 'ujar Violet'
"Aza Bagaimana kabarmu seperti biasanya kamu masih saja muda"
'ujar Elisa'
'Elf itu menengok untuk memastikan suara tersebut'
"Mba Elisa"
'dengan terkejutnya melihat sosok yang tersenyum itu lalu Elf tersebut lompat dan memeluk Elisa
"Ini benar Benar Mba Elisakan sunguh tidak dapat di percaya akhirnya Mba Elisa berkunjung lagi, tapi tunggu bentar jika ini Mba Elisa Berati" 'ujar Elf itu'
"Yh itu si bodoh LongZu kini dia sudah berengkarnasi orang yang kamu lihat itu adalah Rengkarnasinya lingZu namanya Zai"
********************************************
Zai memasang Wajah masamnya medengar kata bodoh namun Violet tersenyum sejenak ia berfikir jika perjalanan itu tidak di sebut dengan sebuah petualangan melainkan,
Sebuah reuni Seseorang yang sudah lama berpisah, Zai melihat Violet bahagia lantas ia menggenggam tangan Violet lalu berkata
Violet hanya Tersenyum lalu Elf itu mengajak Elisa untuk masuk kedalam Desa Elf begitu juga dengan Violet dan Zai mereka juga di ajak Zai juga tidak lupa memberi tahu jika,
Elisa dan Aza adalah sahabat yang tidak bisa di pisahkan ibarat lem cina campur lem powerBlue susah lepas, dalam perjalan itu Suasana di sana tidaklah tegang melainkan,
Sangat Ramai dan Cair seperti sembako bansos, Aza selalu membuat Suasana ramai dengan membuat Canda candaan yang membuat mereka tertawa karena memang
Seperti itulah sifatnya yang tidak akan pernah berubah, pada akhirnya mereka sampai di desa tersebut lalu mereka juga di sambut dengan hangat dengan penduduk di sana
Di karenakan tidak akan ada manusia yang dapat masuk kehutan ini karena hutan ini di juluki ujung dunia yang tidak dapat di temukan dengan mudah oleh siapapun
********************************************
"Jadi ini adalah desa Elf indah sekali"
'ujar Violet'
"Indahkan, ini adalah Wilayah yang sulit di temukan manusia karena ini adalah ujung dunia" 'ujar Elf tersebut
"Ujung dunia" 'sembari terkejutnya mendengar perkataan tersebut'
"Iyh hutan ini tidak dapat di temukan oleh siapapun hanya penduduk desa ini saja yang tau di karena jika hutan ini beserta desa kecil ini sampai di ketahui manusia maka anak anak di hutan ini kemungkinan di Culik dan di jadikan budak dan di jual" 'ujarnya sembari menjelaskan'
__ADS_1
********************************************
Lalu Elisa menambahkan sedikit pengetahuan tentang hutan tersebut yang membuat Violet jadi jauh lebih terkejut di karenakan setiap manusia yang berkunjung jika sudah keluar
Tidak akan dapat masuk kembali karena sihir ilusi yang pernah di ciptakan oleh pahlawan yang menyelamatkan dunia ini saat mendengar penjelasan tersebut Violet bertanya mengenai alasan pahlawan itu,
Melindungi hutan tersebut lalu Zai yang memotong perkataan Elisa dan memberi tahu jika sang pahlawan juga harus melindungi istrinya yang seorang Elf di sana.
Setelah mendengarkan penjelasan tersebut mereka bertiga di akan berkeliling oleh Aza untuk melihat bagian indah hutan tersebut namun Zai dan Elisa menolak dirinya ingin
Kesuatu tempat dan Zai memintanya untuk menjaga saat berkeliling nanti Violet hanya bisa meninggalkan mereka berdua untuk beristirahat dan Violet pergi berkeliling,
Bersama Aza setelah mereka pergi Zai pergi ke sungai yang dirinya dan Elisa belajar cara untuk berengkarnasi namun dalam usaha mereka yang dapat berengkarnasi hanya
Zai seorang dan Elisa walau tidak dapat berengkarnasi namun ia mendapatkan ilmu untuk hidup abadi seperti halnya Elf.
********************************************
"Rasanya Rindu sekali dengan pemandangan ini" 'ujar Zai
"Sudah lebih dari Seribu tahun lebih kita tidak ke sini, setelah kamu berengkarnasi aku memilih untuk terus berkelana demi melindungi orang orang"
'ujar Elisa'
"Maafkan aku sudah merepotkanmu sudah seharusnya aku tidak menggalakan dunia ini dan ikhlaskan kepergian Lyra saat itu"
"Sudah tidak apa apa kamu lebih jauh mencintainya dulu namun untuk kehidupan barumu sekarang aku tidak akan pernah menyerahkan kamu lagi dengan Yue"
"Sekarang aku malah seperti Bajingan yang membicarakan seorang wanita terhadap wanita yang sudah mencintaiku selama Ribuan tahun"
"Memang kamu adalah Seseorang yang sangat Bodoh di tambah kecerobohanmu itu dan sikap kepedulianmu yang membuat aku menunggumu selama Ribuan tahun"
"Maafkan aku"
********************************************
Pada akhirnya Zai sendiri merasa gagal menjadi manusia ia merasa gagal untuk kehidupan ini namun dalam keadaan itu justru Elisalah yang selalu ada untuknya
Memberikan kehangatan dan pelukan saat Zai di tolak oleh dunia ini saat Zai putus asa namun dengan adanya ia yang selalu ada menemaninya di balik bayangan,
Yang membuat Zai terus mengalami kemajuan walau sampai akhirnya Cintanya bertepuk sebelah tangan pada akhirnya Seluruh Cerita yang di miliki Elisa adalah
Cinta yang bertepuk sebelah tangan yang berjuang mati Matian demi seorang laki laki bodoh dan untuk saat ini dan seterusnya dirinya akan terus ada dan mengajari Zai
Tentang menghargai seorang wanita agar setiap kesedihan dan juga penyesalan yang di miliki Zai tidak terlalu berat karena bagi Zai Elisa adalah seorang Ibu dan bagi Elisa
Dirinya adalah seorang laki laki yang pantas di perjuangkan walau harus jatuh bangun ia lebih memilik bermain adil walau dirinya tahu jika nanti cintanya itu akan bertepuk sebelah,
__ADS_1
tangan lagi namun ia tahu jika takdir itu ada walau ia selalu di khianati oleh takdir itu sendiri namun baginya cinta hanya satu begitu juga dengan Perasaan yang dimiliki Zai