
"Bagaimana keadaanmu Zai?"
"Aku tidak apa apa semua lukaku sudah sepenuhnya sembuh aku harap ini menjadi kenganmu denganku yang baru tapi, ngomong ngomong ini dimana?"
********************************************
Setelah mereka sadar mereka sudah tersesat di suatu hutan sihir yang entah dimana letaknya dirinya berlari selama 2 hari berturut turut dan beristirahat saat malam harinya dan mereka baru sadar jika dirinya tersesat,
Elisa yang menyadarinya ingin sekali panik namun semua kepanikanya itu menjadi tawa untuknya karena Zai jauh lebih panik dari pada dirinya sendiri,
********************************************
"Hey!!.. apa yang kamu lakukan mundar mandir sedari tadi?" ujarnya sembari tersenyum
"Tidak ini bagaimana Cara kita keluar dari hutan ini apa kamu tahu bagaimana caranya keluar?"dengan paniknya Zai pada keadaanya
"Hadeh..(sembari menggelengkan kepalanya), kamu ini seperti baru keluar saja dari tempat persembunyian abadi"
********************************************
Elisa yang sedari tadi diam menarik tangan Zai dan menariknya untuk berkeliling hutan untuk mencari jalan keluar, dan tingkah Zai yang sedari tadi takut, Elisa hanya dapat menggelengkan kepalanya
"Hey!!, Elisa kita sedari tadi sedang apa?"tanyanya dengan sedikit bingung
"kamu ini kita sedang mencari jalan keluar tahu"ujarnya
********************************************
Dan seketika Zai teringat dengan sihirnya ia menahan tangan Elisa dan juga mencoba mengingat Sihir yang dapat digunakan untuk mencari lokasi dan ia teringat sesuatu
"Hey Elisa bagaimana jika aku menggunakan energi kegelapan untuk terbang bagi mana?"
"Emang kamu dapat terbang"tanyanya
********************************************
Zai hanya dapat mengaguk dan menenangkan dirinya untuk menggunakan sihir untuk terbang dan saat lingkaran kegelapan menyelimutinya dirinya seketika berubah menggunakan baju yang serba hitam
betapa terkejutnya dirinya saat itu namun Elisa menyipitkan matanya sembari memegang dagunya dan seketika ia mengaguk Zai yang kebingungan mencoba bertanya namun ia tidak menjawabnya dan menyuruhnya untuk cepat melakukanya
__ADS_1
Zai hanya dapat menurut saat energinya sudah memenuhi tubuhnya ia menggenggam tangan Elisa dan seketika mereka terbang perlahan lahan Dan itu membuat Elisa terkagum kagum mendapati dirinya terbang,
********************************************
"Wah!!!!, kita terbang kita terbang Zai"
Dengan senangnya dirinya tersenyum bahagia dan itu membuat Zai ikut tersenyum dan menjawab perkataanya
"Yh.., kita Terbang Elisa kamu bebas melakukan apapun di angkasa tapi jangan lupa tujuan kita adalah kerajaan Es yang berada di sebelah Utara"
********************************************
Elisa tersenyum dan mengaguk ia pergi terlebih dulu sembari di susul oleh Zai dari belakangnya sekarang dirinya melihat seluruh tubuhnya sendiri yang terbungkus jubah serba hitam dan pedang kegelapan di tangan kirinya terbungkus rapi serta mata iblisnya,
yang sudah bangkit kini dirinya sudah menjadi manusia setengah iblis dalam hatinya ia berfikir begitu namun yang sebenarnya terjadi dirinya adalah seorang dewa iblis yang agung
diperjalanan Elisa melihat objek besar dan menunjuk makhluk itu dan itu adalah seekor naga berwarga biru dan kepalanya berwarna merah lancip seperti simbol
********************************************
"Zai!!!, coba kamu lihat itu ada naga"ujarnya dengan bahagia
"Yh itu adalah seekor naga apa kamu mau kesana?
naga tersebut dan ia juga meniki kepalanya seperti kendaraan dan itu yang membuat Zai tertawa dan mereka juga tertawa dalam perjalanan, beberapa hari berlalu saat mereka terbang kini ia telah sampai di kerajaan Es,
********************************************
"Aahh!!!.sudah lama sekali aku tidak kemari dulu aku kira kerajaan Es itu benar benar terbuat dari es ternyata letak kerjaan itu dekat dengan sungai yang sangat indah dan di sebelah selatannya adalah gunung es"
Zai tersenyum sembari menatap langit
********************************************
"Yh...Aku ingat dulu kerjaan ini adalah tempat pertama kali aku bertemu denganmu walau hanya sebentar aku inget sekali dulu kamu adalah seorang assassin yang membawa, Lima belati"
"Yh aku tahu itu aku juga masing mengingatnya saat itu aku sangat putus asa namun saat aku bertemu denganmu aku pikir tugas aku berakhir karena aku di ciptakan untuk mengawasimu dan menjadi pasanganmu namun perkataanmu mengubahku dan memberikan semangat untuk lebih banyak menolong manusia walau aku adalah seorang iblis dan semenjak itu aku menjadi penolong dibalik bayangan"
********************************************
__ADS_1
Elisa menatap mata Zai dengan penuh kenangan dan Zai menyentuh kepalanya dan mengelusnya yang membuat Pipi Elisa memerah,
"Sudah Sudah kita cari penginapan dulu"
Elisa mengaguk dan mereka menjutkan perjalanannya dari gerbang kota menuju dalam kota untuk mencari penginapan di perjalanan mengelilingi kota tersebut Elisa menoleh kearah toko yang sebelahnya adalah adalah toko buang,
Zai menyadarinya dan membawa Elisa menuju toko tersebut dan membeli beberapa buah saat selesai membeli buah Zai memintanya untuk berpencar mencari tempat penginapan jika bertemu ia akan menunggu
********************************************
di tengah kota setelah Elisa pergi ia diam seperti patung sembari menatap sembari mengawasi dan memastikannya pergi jauh saat sudah tidak terlihat ia menuju toko di sebelahnya dan melihat kalung yang indah
saat sedang memilih kalung tersebut ia melihat kalung berbando kupu kupu dan ia membelinya setelah membelinya Zai pergi mencari penginapan dan menemukan satu setelah itu Zai menuju tengah kota tempat yang sudah di janjikan
tidak lama Elisa terlihat dan melambaikan tangannya,
********************************************
"ZAI!!!"
Ia tersenyum dan melambaikan tangan sembagai balasan tangan Elisa, Elisa berlari menuju Zai semakin dekat Zaipun bangkit dari duduknya dan menghampirinya saat sedang berlari
"Elisa apa kamu sudah menemukan tempat penginapan?"
"bagaimana denganmu Zai"tanya Elisa
"sudah aku sudah menemukannya itu berada di dekat laut di sebelah barat sana"sembari menunjuk arahnya
"Aku juga menemukannya itu ada tidak jauh dari sini tapi menurutku lebih baik tempat yang kamu temukan itu aku suka pemandangan indah"
********************************************
Zai tersenyum dan mengajak Elisa dengan megandeng tangannya Elisa tersenyum dan segera mengikuti langkah kaki milik Zai dalam perjalanan Elisa banyak bercerita tentang apa yang ia temukan di perjalanan
Dan setiap kejadian itu membuat Elisa tersenyum Zai yang sedari tadi memandangi sekeliling sembari mendengarkan ocehannya Tersenyum kembali
********************************************
"Elisa"ujarnya yang membuatnya menolah dan menyudurkan bibirnya tanda pertanya
__ADS_1
"kamu tahu tempat yang aku temukan itu sangat indah tempat itu berada di depan laut tersebut mungkin kamu akan menyukainya dan mulai sekarang kita akan mulai tinggal di sini dan memulai petualangan kita akan berawal dari sini"
Elisa tersenyum, saat sampai ia sangat terkagum dengan pemandangan di sekitarnya dan benar letak penginapan tersebut menghadap laut tidak lama kemudian ia juga memutuskan untuk masuk kedalam dan memesan kamar yang menghadap kearah laut