
Setelah pendaftaran sebagai petulang selesai dan mendapatkan perlakuan khusus dari pemilik Guild dan juga mendapatkan hak bertemu dengan sang Raja,
Mereka berjalan untuk bertemu dengan sang Raja, dalam perjalanan yang panjang di tengah kota mereka bertemu dengan sebuah pasukan kerjaan yang menghadang
Mereka di tengah kota dan di antaranya ada seorang ksatria perempuan yang nenunggai kudanya dan ksatria itu turun dari kudanya dan menghampiri mereka.
********************************************
"Maaf telah membuat kalian terkejut perkenalkan Nama saya adalah Violet Van Deventer Saya adalah putri kedua dari sang raja senang bertemu dengan kalian" ujarnya sembari menundukkan bahunya dan menempelkan tangan kirinya di dada kanannya.
"Terima kasih atas sambutanmu Saya merasa terhormat dengan ini, Anda dapat memanggil saya dengan sebutan Zai" ujarnya
"Dan saya adalah Elisa dari bangsa iblis seperti yang kalian lihat dari tanduk saya ini"
melihat tanduk milik Elisa semua orang ingin menarik pedangnya namun di Halau oleh ksatria itu dengan mengakat tangan kanannya.
"Turunkan tangan kalian aku mengenal mereka, Kamu adalah Elisa sang Bayangan Assassinkan?"
********************************************
Seketika Elisa terkejut dengan itu mengapa putri yang raja dapat mengetahui identitas aslinya dan Juga tidak ada orang yang tahu tentang dirinya seorang Assassin
Ia melirik Zai namun, Zai menggelengkan kepalanya tanda tidak mengerti yang membuat semakin Curiga jika Zailah pelakunya yang membocorkan identitasnya
Namun Ksatria itu menjelaskan dan mengacurkan kecanggungan yang terjadi di antaranya, ia menjelaskan tentang dirinya mengetahui identitasnya,
dan setelah mendengar penjelasan ia mengingatnya 10 tahun yang lalu ia pernah bertemu dengannya dan menyelamatkan nyawanya namun Ksatria itu tersenyum
karena tidak ada tanda tanda penuaan pada dirinya dengan memujinya dengan mengatakan Elisa awet muda yang membuat wajah Elisa merah merona di hadapan
Yang membuatnya tertawa melihat Elisa yang sedang bertingkah aneh ia dan ksatria itu tertawa bersama dengan senyuman di wajahnya namun ada perkataannya yang membuatnya terdiam saat mendengarnya.
********************************************
"Dan bagaimana kabarmu wahai pahlawan penyelamatan dunia" ujarnya sembari membisikannya
__ADS_1
Zai terdiam bingung mengapa ia tahu tentangnya adalah seorang pahlawan
"Apa maksudmu Ksatria?" ujarnya sembari menutupi identitasnya
"jangan panggil aku ksatria panggil aku violet saja agar kita cepat akrab jadi panggil dengan nama saja yh" sembari menggodanya
********************************************
Namun Zai tetap mencoba menutupinya identitasnya sendiri sedangkan di bandingkan dengan Elisa ia tidak dapat membatu apa apa karena ia masih bertingkah aneh dari tadi
Namun Ksatria itu menggelengkan kepalanya dengan kata 'sangat di sayangkan' dengan suara pelan dan ksatria itu mengajaknya untuk bergegas karena sang Raja sudah
lama menunggu kehadiran mereka Zai pun menyetuh pundak Elisa untuk membuatnya sadar dari tingkah anehnya itu dan segera bergegas diperjalanan mereka di kawal oleh
Pasukan kerjaan sembari menaiki kereta kudanya ksatria itu sendiri untuk menaninya
dalam perjalanan namun di perjalanan mereka menjadi pusat perhatian bukan
karena mereka berjalan seperti buronan melainkan para warga di situ memperhatikan Violet yang memakai helm ksatrianya sembari menyapa warga di sana tidak lama
saat melihat kerjaan itu bukan terbuat dari es dan kota yang cukup maju dengan rata rata rumah rumah di sana terbuat dari kayu pohon dan beberapa karpet yang terbuat dari kulit domba sebagai hiasan rumah mereka
setelah itu mereka masuk kedalam istana itu sembari di kawal oleh beberapa pasukan setelah masuk kedalam pasukan itu tidak mengawalnya lagi karena hanya ksatria itu
dan dua orang pengawal yang mengikuti mereka setelah berjalan cukup lama bejalan akhirnya mereka sampai di ruangan raja saat masuk mereka melihat banyak sekali orang dalam pikirannya mungkin mereka adalah
Mentri, saat sampai dalam mereka di sambut oleh para Mentri itu dan raja juga namun mereka hanya maju menuju raja saat sampai mereka berlutut sebagai penghormatan
********************************************
"Angkat Wajah kalian"ujar sang Raja
Dan Mereka bertiga dengan sang putrinya yang ikut berlutut mengakat wajahnya.
"Selamat datang di kerajaan ini aku sudah mendengar tentang kalian dan beri tahu nama kalian masing masing dan beri tahu tujuan kalian"
__ADS_1
"Nama saya adalah Zai Wahai raja negeri ini" ujarnya
"dan nama Saya adalah Elisa seperti yang Raja lihat saya adalah seorang iblis"
"Tidak kamu bukan seorang iblis melainkan seorang pahlawan yang pernah penyelamatan kerajaan ini saat ada kudeta militer sepuluh tahun yang lalu dan aku belum sempat berterima kasih kepadamu, dan sebagai rasa terima kasihku akan aku kabulkan permintaanmu"
"Terima kasih dengan segala hormat saya menerimanya saya memiliki sebuah permintaan saya dan Kekasih saya ini Zai ingin pergi berpetualang di gunung terlarang"
Medengar ucapan itu keluar dari mulut Elisa Zai ingin bertanya namun dirinya sadar jika mereka sedang berada di hadapan raja, namun raja itu tertawa
"Hahaha..,Aku kira kalian hanya berteman, namun tidak apa apa sebagai hadiah untuk kerajaan ini Elisa kamu akan di angkat menjadi bagian kerajaan ini dan aku memberikan hak kamu sebagai seorang Baron soulmate yang merupakan bangsawan petualang dan memberikan beberapa hadiah lain karena jasamu dan aku juga memberikan hak khusus untuk kalian berdua untuk berpetualang di tempat terlarang itu sekian kalian menginaplah di istana ini para pelayan dan anakku akan menyiapkan kamar untuk kalian" ujarnya setelah itu pergi meninggalkan mereka
********************************************
Setelah pertemuan selesai Zai pertanya dengan Elisa maksud dengan kekasih namun Elisa tersenyum dengan jawaban yang di luar nalar 'karena aku adalah bagian dari jiwamu'
katanya dan juga violet mengajak mereka berkeliling dan memberikan selamat kepada mereka berdua karena sudah di berikan pangkat Baron soulmate namun Zai
heran karena pangkat itu hanya untuk Elisa namun violet menepisnya dan berkata pangkat itu untuk mereka berdua setelah mereka berkeliling Violet pergi menuju kan kamar mereka masing masing sampai akhirnya mereka sampai di depan kamarnya
********************************************
"Kalo begitu Sampai sini terlebih dulu untuk perjalanan kita berkeliling istana dan jangan lupa jika kalian ingin pergi ke tempat itu besok kalian harus bangun pagi karena ada syarat yang harus di penuhi terlebih dulu" ujarnya
"Syarat? syarat apa itu?" balasnya Zai
namun yang terjadi malah wajah violet memerah.
"untuk syarat itu sepertinya kamu akan tahu besok" ujarnya sembari bertingkah aneh
********************************************
namun Elisa melihatnya hanya terheran karena ia tidak tahu syarat apa yang harus di penuhi besok jika harus masuk ke tempat terlarang itu, setelah itu mereka masuk
kedalam kamar mereka masing masing untuk beristirahat menidurkan badan dan pikiran mereka di kamar mereka masing masing.
__ADS_1