The End Of Everything

The End Of Everything
Kepingan terburuk


__ADS_3

Zai termenung di sebuah pohon besar di pinggiran kota kerajaan itu sembari mengingat ngingat semua yang telah terjadi di kehidupan sebelumnya yang membuatnya


Terus berfikir tentang jalannya yang ia ambil sudah benar atau tidak ini tentang perasaannya terhadap Elisa mungkin suatu hari nanti dirinya akan bertemu dengan


Seseorang selain mereka yang akan menjadi pasangannya atau dirinya akan kembali sendiri dalam sebuah kegelapan pada akhirnya semuanya tetap sama takdir


Tetap tidak memihak kebahagiaannya sempat ia berfikir untuk kembali bertemu dengan dewa namun dirinya tidak tahu caranya untuk bertemu kembali jika dirinya mengakhiri


Hidupnya akan tetap sama hanya ada kegelapan yang ia lihat di dalam dirinya.


********************************************


"Apa semua ini sudah sesuai dengan apa yang sudah aku takdirkan" ujarnya pada dirinya sendiri


"Aku sudah banyak melakukan kesalahan yang cukup banyak sekali dosa yang aku lakukan dulu sudah tidak dapat di tolong lagi"


"Hey..,Aku yakin kamu pasti terus mengawasi aku teruskan, aku tidak akan mengecewakan kamu lagi untuk ke empat kalinya meski aku nanti melakukan kesalahan yang sama lagi meski kamu masih terus memafaakan aku tapi aku tidak bisa memafaakan diriku sendiri" ujarnya pada diri sendiri


"Aku ini sungguh Egois yh, meski semua itu sudah berlalu aku harap aku bisa cepat bertemu denganmu kembali dengan sifatmu yang mudah memaafkan kesalahan orang lain itu yang membuat aku terus merindukanmu berulang kali"


********************************************


Setelah lelah berbicara sendiri ia pergi dari tempat itu di dalam ingatannya terus terbayang semua kejadian yang terus berulang kali terjadi semua kesalahan,


Yang di lakukan dirinya semuanya hanya untuk dirinya dan juga untuk dirinya sendiri meski harus menipu banyak orang, sampai akhirnya ia memutuskan untuk menyembunyikan identitasnya sebagai,


pahlawan yang menyelamatkan dunia bahkan dirinya terus menyiksa dirinya sendiri dengan menolak menjadi pahlawan dan menolak kenyataan jika dirinya adalah pahlawan.


********************************************


"Pahlawan yh.., Aku hanya sekedar iblis yang berkedok manusia meski semua orang dan dewa mengagap aku adalah manusia tetap saja itu tidak akan pernah merubah kenyataan jika aku yang membunuh orang itu kesalahan itu tidak akan pernah terjadi namun aku melakukannya lagi seolah diriku bukan diriku yang asli Aku menyesalinya sungguh"


"Mengapa..Mengapa Takdir selalu bertindak seolah olah tidak menginginkan aku bahagia apa ini adalah kutukan aku yang pernah membunuhnya"


ujarnya sembari berdiri di tengah hujan yang deras yang belum lama itu turun, dan seketika ada sebuah cahaya bersinar dan memeluknya dari belakang dengan lembut

__ADS_1


"Jangan terlalu memaksakan dirimu dan jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri hiduplah dengan kemauan dirimu sendiri jangan pedulikan takdirmu karena kamu bisa mengendalikan takdirmu sendiri karena kamu adalah salah satu dewa penghancur walau ini sangat kejam aku hanya dapat melihatmu dari sana dan aku hanya beruntung dapat memelukmu walau aku sudah menjadi roh kamu harus ingat Lindungi orang orang yang ada di sekitarmu terimalah semua perasaan wanita yang menyukaimu jangan pernah menyakiti mereka jika kamu hanya dapat memilih satu aku hanya berpesan jangan pernah buat wanita menangis lagi itu janjimu kepadaku dan kamu harus ingat aku selalu menyayangimu Zai, tidak maksud aku Sky"


********************************************


Seketika Cahaya itu menghilang secara perlahan lahan namun Zai menggegam tangan yang memeluknya itu sebelum ia menghilang sepenuhnya,


Setelah itu ia berjalan menuju istana dan kembali bertemu dengan Elisa di dalam perjalanan ia selalu mengingat kata katanya dulu saat ia di anggap sebagai manusia


sampai akhirnya semua itu terjadi dan ia mengagap semua kesalahan itu terjadi kerena dirinya Sampai akhirnya ia membenci dirinya sendir sampai dirinya menyebutkan


dirinya adalah iblis, saat sampai di Kastil raja ia di sambut dengan Elisa dengan penuh dengan rasa khawatir karena dirinya kembali dengan keadaan basa kuyup.


********************************************


"Zai apa yang terjadi padamu kenapa kamu basah kuyup?" dengan paniknya Elisa bertanya


"Tidak apa apa aku tadi sedang berjalan jalan di kota namun saat ingin kembali aku kehujanan dan berteduh sebentar namun tempat yang aku tempati untuk berteduh itu bocor jadi terpaksa aku kembali seperti ini"


'balasnya sembari tersenyum


"Pagi!!?"


********************************************


Elisa menutupi kejadian tadi pagi dan mendorong Zai menuju kamar mandi untuk mengeringkan tubuhnya saat sampai di kamar mandi Elisa meninggalkan Zai dan -


meninggalkan baju ganti dan pergi menemui Violet namun sebelum pergi Elisa menyuruhnya untuk bertemu raja di ruangan pribadinya sendiri Zai hanya mengikutinya


Tanpa tahu apapun setelah itu Elisa pergi meninggalkan Zai yang sedang membersihkan dirinya itu sendiri, di dalam Zai terus memikirkan tentang masa lalunya


yang terus terbayang bayang Di dalam ingatannya mungkin bagi dirinya kepingan ini tidak di perlukan namun ia membutuhkannya untuk mengingat dirinya, saat ia mendapatkan kepingan ingatan ini di sebuah


tempat seperti makam di sebuah hutan peri di hutan maut seluruh tubuhnya syok dan tidak dapat berbuat apa apa sampai dirinya berkulut di depan makam itu walau ia tidak


tahu itu makam milik siapa hanya ratu peri yang tahu makam tersebut namun ia enggan memberi tahunya, setelah selesai membersihkan tubuhnya ia juga memutuskan

__ADS_1


untuk memulai semuanya dari awal demi janjinya yang tidak akan membuat orang lain menangis dan ia juga memutuskan untuk menolong setiap orang yang membutuhkan


bantuan, setelah ganti pakaian dirinya segera bertemu dengan penjaga kerajaan itu dan memintanya untuk di bawa ke sebuah tempat pribadi raja dan penjaga itu membawanya


menuju sang raja setelah sampai ia juga mengucapkan terimakasih pada penjaga itu dan masuk kedalam di dalam ia melihat sang raja sedang minum teh dan menatap lurus


menuju dirinya setelah itu sang raja menyuruhnya duduk setelah mengapatinya sang raja hanya mengaggukan kepalanya tanda dirinya sudah mengerti situasi dan alasan permintaan putrinya itu.


********************************************


"Zai pedang itu milikmu?" ujar sang raja


"Iyh ini pedang milik saya, sepertinya anda tertarik dengan pedang ini, namun dengan penuh rasa hormat maafkan saya, saya tidak akan menjual pedang ini" ujarnya


"Hahaha..,Aku memang tertarik dengan pedangmu itu namun aku juga mengerti mengapa putriku membuat satu kerajaan ini menjadi heboh tadi pagi" ujarnya


"Heboh?.., memang apa yang terjadi tadi pagi"tanyanya dengan penuh penasaran


"jadi kamu tidak tahu apa yang tadi pagi?" ujar raja bertanya balik


"Maaf semalam aku terlalu lelah karena pesta jadi tadi pagi aku masih tertidur maafkan aku yang tidak sopan ini"ujarnya sembari menudukan kepalanya


"Tidak tidak apa apa, jika sudah seperti ini tidak ada pilihan lain, Zai mulai saat ini kamu adalah bagian dari keluarga kerjaan ini"


"Maksud anda apa aku tidak mengerti"tanyanya


"Tentu saja kamu dan violet akan bertunangan nanti dan kebetulan anak anakku adalah perempuan semua dan violet adalah anak terakhir, atau kamu ingin menikahi putri pertamaku" ejek sang raja


********************************************


Yang membuat dirinya terkejut tidak bisa berkata apa apa pada akhirnya ia terheran sendiri dengan keputusan sang raja tanpa mencoba untuk mengolaknya


Karena mungkin sang raja nanti memiliki banyak alasan jika dirinya mecoba menolaknya dan ia juga tidak ingin membuat violet manangis dan ia menyetujui tanpa


Syarat dan memilih Violet dengan rasa bersalah dengan Yue, Ririn dan Elisa karena dirinya akan bertunangan dengan Violet entah apa yang akan terjadi sembari menudukan kepalanya ia membayangkan apa yang akan

__ADS_1


Terjadi nantinya dengan penuh rasa kegelisah tiba tiba Violet keluar dari balik Hordeng dengan penuh rasa gembira dan di sana ada Elisa juga ia melihat Elisa namun, Elisa tersenyum padanya yang membuatnya semakin bersalah.


__ADS_2