The Life Of Five Brother

The Life Of Five Brother
Chapter 10 : Kekacauan dan gadis misterius


__ADS_3

Sune pun terpojokkan oleh anak anak kelas 1B yang membuatnya pun sedikit kebingungan.


"Baiklah, sekarang bagaimana caraku untuk menghindari situasi ini" Gumam Sune.


Seorang pria dari kelas B pun menatap Sune dengan tatapan tajam yang seketika membuatnya teringat dengan pria yang pernah menatapnya dengan tatapan yang sama.


"Oi, kenapa kau kesini?!, kemana bocah itu?! bocah yang selalu bersama kalian itu?!" Seru pria itu.


"Bocah? siapa yang dia maksud? Ishiki ya?" Gumam Sune.


Tiba tiba seorang gadis pun memotong pembicaraan mereka "Pembicaraan kalian tidak penting sekali, bisakah kalian bubar? Jika ingin berperang, berperanglah di luar sekolah" Ucap gadis itu.


Pria itu pun langsung menendang gadis itu tetapi gadis itu berhasil menahan tendangannya dengan kedua tangannya, ia pun menendang kaki pria itu yang membuat pria itu jatuh, tapi saat ia akan jatuh ia berhasil menjatuhkan gadis itu terlebih dahulu.


"Cepat sekali" Gumam Sune.


"Ugh!?!" Tiba tiba gadis itu pun menendang perut pria itu yang membuatnya terpelanting.


Gadis itu pun dengan cepat kembali bangun yang membuat Sune sangat terkejut, "Apa itu yang barusan?!, teknik bela dirinya sangat luarbiasa?! tidak terduga sekali?!" Gumam Sune sangat terkejut.


"Oi oi, sepertinya sangat bagus untuk ku hancurkan, akan ku hancurkan kalian semua!" Seru pria itu.


"Hei jangan berkelahi, sudah, kita masih di sekolah" Ucap Sune.


"Agh?!" Tiba tiba seorang pria memukul Sune dengan keras, dan pria lainnya pun menendang Sune hingga terkapar.


"Sial!" Sune pun di injak oleh pria itu dan di tertawainya.


"Sune?!" Panik gadis itu.


"Lepaskan dia!!" Seru gadis itu.


Gadis itu pun menendang pria yang menginjak Sune, tiba tiba pria dari geng itu menendang gadis itu tetapi seorang gadis menahan serangannya.


"Hara?!" Gadis itu pun terkejut melihat temannya yang melindunginya.


"Sudahi pertarungan ini" Ucap gadis itu sembari tersenyum ramah.

__ADS_1


Pria itu pun menuruti permintaan gadis itu, tetapi bawahan pria itu malah menyerang gadis itu.


Gadis itu pun menerima pukulan di wajahnya dan seketika senyumannya pun menghilang diiringi dengan munculnya tatapan sinis dari dirinya.


"Hara!" Gadis itu berusaha menghentikan temannya, tetapi temannya tidak peduli sama sekali dengan ucapan gadis itu.


Gadis itu pun memukul pria itu dengan sangat cepat dengan jurus bela diri yang luarbiasa, seketika pria itu pun pingsan dibuatnya karena serangan gadis itu membuat otot otot pria itu lemas dan membuatnya kehilangan kesadarannya.


"Maaf Hiri, aku menggunakannya di saat seperti ini" Ucap gadis itu sembari tersenyum melihat temannya.


"Huh.. Syukurlah kamu masih sadar.." Ucap gadis itu.


"Teknik pukulan bangau tingkat sembilan, benar benar gadis yang menyeramkan" Gumam ketua geng pria itu sembari menatap Hara dengan tatapan tajam.


Sune pun bangun perlahan di bantu oleh Hiri, "Kamu baik baik saja?" Tanya gadis itu.


Sune pun tersenyum dan mengucapkan "Aku ingat sekarang, kalian adalah dua bersaudari yang tinggal di sebuah kos kosan milik orang tua kalian, Samariya Hiri, dan adikmu Samariya Hara, benarkan ucapanku?" Ucap Sune sembari menatap Hiri dengan senyumannya.


Hiri pun terkejut karena Sune tau lengkap tentang dirinya dan adiknya.


"Bagaimana kamu bisa tau?" Tanya Hiri.


"Tapi, aku punya satu permintaan sekaligus peringatan, jangan sebut nama keluarga kami, karena saudara saudaraku sangat sensitif dengan nama itu" Ucap Sune.


"Tch" Pria dari geng itu pun kesal mendengar ucapan Sune dan ia malah menyebutnya dengan lengkap.


"Aku membenci kalian, terutama aku tidak suka dengan sifat saudaramu itu, yang aku maksud adalah Kuro Bara No Ishiki!" Kesal pria itu.


"Ya.. Ada perlu apa memanggilku?.." Bisik Ishiki yang sudah berada tepat di belakang Pria itu dengan tatapan kosong.


"Celaka!" Panik Sune.


"Hentikan Ishiki apapun caranya! Tolong! Jika tidak, akan ada yang mati di sini!!" Ucap Sune sangat panik.


"Apa maksudmu?!" Tanya Hiri.


Pria itu pun menatap Ishiki dengan tatapan tajamnya, disusul dengan Ishiki yang bersiul.

__ADS_1


"Sial?! Bagaimana ini?! Kenapa Sui dan yang lainnya tidak ikut dengan Ishiki?!, kemana mereka sebenarnya?!" Gumam Sune panik.


Sune pun langsung bangun dan menarik pria itu, di saat yang bersamaan Ishiki mengayunkan kakinya tepat di atas kepala pria itu, tapi beruntungnya Sune lebih dulu menarik pria itu dan pria itu pun berhasil selamat dari tendangan Ishiki.


"Hentikan Ishiki!" Ucap Sune.


Ishiki pun menatap Sune dengan tatapan kosong sembari mengucapkan "Sune, kenapa kau menyelamatkannya?" Tanya Ishiki.


Sune pun terdiam karena ia tidak tau harus menjawab apa, Ishiki pun berniat kembali menyerang tetapi tiba tiba Hara memeluk Ishiki dari belakang sembari mengucapkan sesuatu yang seketika membuat Ishiki tersadar.


"Kamu sudah merasa baikan Ishiki?" Tanya gadis itu sembari tersenyum.


Ishiki pun terdiam yang membuat Sune kebingungan, "Ishiki? apa kamu baik baik saja?" Tanya Sune.


"Ah maaf, aku baik baik saja" Ucap Ishiki.


"Ah, Sune ayo kita kembali, Sui dan yang lainnya sudah menunggumu" Ucap Ishiki yang membuat Sune kembali terkejut.


"Apa yang Hara ucapkan pada Ishiki? bagaimana bisa ia menghentikan Ishiki dengan begitu mudah?" Gumam Sune terkejut.


"Ayo Sune" Ucap Ishiki sembari jalan kembali ke kelasnya.


"Maaf sudah membuat kekacauan" Ucap Sune sembari meninggalkan Hiri dan yang lainnya.


Hara pun terlihat tersenyum senang yang membuat Sune kebingungan.


Ishiki pun termenung mengingat kata kata yang di ucapkan Hara.


"Kuro Bara No Ishiki, janganlah kehilangan senyumanmu sekarang, kamu tidak kehilangan apa apa, jangan marah hanya karna ada yang menyebut nama keluarga kalian, kamu tidak perlu marah hanya untuk hal seperti itu, namaku Samariya Hara, bukan hanya kamu yang mempunyai kenangan buruk Ishiki.." Bisik gadis itu sembari tersenyum


"Temui aku setelah jam pelajaran di kelasku, jika kamu ingin tau lebih banyak tentang siapa aku" Bisik gadis itu.


Setelah lama berjalan, Ishiki dan Sune pun sampai di kelas mereka dan mereka pun duduk di bangku mereka, Ishiki terlihat terus termenung semenjak kejadian barusan yang membuat Sune, Sui, Kenzo, dan Yosuke kebingungan.


"Hei Sune, ada apa dengan Ishiki?" Tanya Yosuke.


Sune pun menggelengkan kepalanya dan mengucapkan "Aku juga tidak tau" Jelas Sune.

__ADS_1


"Samariya Hara, siapa dia sebenarnya?" Gumam Ishiki kebingungan.


Bersambung...


__ADS_2