The Life Of Five Brother

The Life Of Five Brother
Chapter 9 : Murid Pindahan


__ADS_3

Pagi hari pun tiba, Ishiki, Sui, Sune, Kenzo dan Yosuke pun berangkat sekolah bersama sama, kali ini mereka berangkat lebih pagi agar tidak terlambat lagi.


Saat mereka sedang berjalan mereka pun berpapasan dengan dua orang gadis kembar yang ternyata bersekolah di SMA yang sama dengan mereka, mereka berdua terlihat akrab yang membuat Ishiki seketika mengingat kenangan mereka waktu kecil yang selalu bersama sama hingga sekarang.


Saat mereka melewati kedua gadis itu tiba tiba seorang gadis mengucapkan "Hei, apa di antara kalian ada yang bernama Sune?" Tanya gadis itu.


Sune pun sedikit terkejut mendengarnya.


"Jika ada, sebaiknya ubahlah penampilanmu untuk sementara, karena aku mendengar gosip geng geng di sekolah kita, terutama kakak kelas, mereka banyak yang tidak menyukaimu, coba lah untuk terlihat normal saja, aku tau kamu itu sebenarnya pintar dan kuat, tapi mereka memandangmu dari penampilan, jika kamu tetap seperti itu, kemungkinan suatu saat kamu akan di serang dan akan terjadi perperangan besar" Jelas gadis itu.


Sune dan yang lainnya pun kebingungan mendengar penjelasan gadis itu.


"Kamu akan mengerti perlahan Sune, karna kamu orangnya pintar" Ucap gadis itu sembari berjalan meninggalkan mereka.


Sune pun merenungkan kata kata gadis itu, dan ia kembali kebingungan karena gadis itu yang mengenalinya padahal ia tidak mengetahui sedikitpun identitas dari murid tersebut.


Disisi lain, Ishiki terus termenung karena semenjak Sune berbicara dengan seorang gadis itu, seorang gadis lainnya terus melihatnya dengan tatapan yang ramah dan penuh ketenangan.


"Oi!! Sadar kalian berdua!, nanti kita bisa telat!" Ucap Kenzo menyadarkan mereka berdua yang terus melamun.


"Ayo kita ke sekolah, sudah hampir telat" Ucap Kenzo, seketika Sune dan Ishiki pun tersadar dan mereka pun melanjutkan perjalanan mereka.


Setelah lama berjalan, mereka pun akhirnya sampai di kelas mereka, dan di saat yang bersamaan, lonceng pun berbunyi dan kelas pun kembali di mulai.


Mereka pun belajar seperti biasa tanpa ada hambatan sedikitpun, kali ini mereka belajar bahasa inggris, saat sedang belajar tiba tiba seseorang pun mengetuk pintu kelas.


"Ah sepertinya sudah sampai, silahkan masuk" Ucap guru kelas mereka yang membuat para murid kebingungan.


Pintu pun terbuka, dan ternyata ia adalah seorang murid pindahan dan ia adalah Rin yang membuat Ishiki dan yang lainnya terkejut.

__ADS_1


"Salam kenal, aku adalah Hayanako Rin seorang murid pindahan, mohon bantuannya" Ucap Rin dengan sopan sembari menundukkan kepalanya.


Semua murid pun terkagum dengan kecantikan Rin yang membuat Rin sedikit senang karena ia di kagumi banyak orang padahal baru pindah sekolah, saat ia melihat Sui ia pun terkejut karena ia sekelas dengan Sui.


"Baiklah perkenalan sudah selesai, silahkan duduk di bangkumu" Ucap guru itu.


Rin pun memberi hormat pada guru itu dan ia pun duduk di bangku yang sudah di sediakan tepat di depan Sui.


Ia pun duduk tepat di depan Sui yang membuatnya menjadi sedikit gugup, tiba tiba Sui pun mendekatinya dan bertanya "Kenapa kamu pindah kesini? Apa kamu sedang mematamatai kami?" Bisik Sui tepat di telinga Rin.


"Ti.. Tidak tidakkk" Ucap Rin dengan wajah yang sedikit memerah sembari menggelengkan kepalanya.


"Baiklah kalau begitu" Ucap Sui.


Rin pun menutupi wajahnya dengan tas miliknya karena ia merasa berdebar debar saat dekat dengan Sui.


"Tidak.. Kenapa bisa begini!..." Panik Rin dalam hatinya.


"Ke.. Kenapa dia di sini?!" Panik Rin dalam hatinya.


"Kamu tidak terlalu mahir dalam bahasa inggrisnkan, sini aku bantu" Ucap Sui sembari mengambil pena yang berada di tangan Rin.


"Heh?!" Wajah Rin pun sedikit memerah.


#Disisi lain


"Sui sepertinya sangat dekat dengan Rin" Ucap Kenzo.


"Sepertinya begitu, apakah mereka sudah jadian?" Bisik Ishiki.

__ADS_1


"Mana mungkin, Sui bukan orang seperti itu" Ucap Kenzo.


"Hei Ishiki, apakah kau tau tentang dua gadis yang tadi?" Tanya Sune memotong pembicaraan mereka berdua.


"Yang tadi? Maksudmu yang tadi pagi?" Tanya Ishiki.


"Iya, mereka yang kumaksud" Ucap Sune.


Ishiki pun termenung sejenak, beberapa saat kemudian ia pun mengucapkan "Aku tidak tau siapa mereka" Ucap Ishiki sembari menggelengkan kepalanya.


"Begitukah.." Sune yang paham dengan situasinya pun memutuskan untuk mencari informasi lebih dalam dari mereka berdua.


#Time skip


Lonceng pun berbunyi yang menandakan jam istirahat, Sune pun langsung bangun dari bangkunya yang membuat Ishiki dan yang lainnya kebingungan.


"Hei Sune, kamu ingin kemana?" Tanya Ishiki.


"Aku hanya akan ke toilet" Ucap Sune.


"Oh, baiklah" Ishiki pun membiarkan Sune pergi dan Sune pun berjalan ke toilet, saat sampai di toilet, ia pun berbalik arah dan menjelajahi seluruh kelas yang ia ketahui.


Pertama tama, ia pun mencari dua gadis itu di kelas Satu E, ia pun mengecek ke kelas itu, tetapi tidak ada seorang pun di sana, karena murid murid kelas E sedang berada di lapangan.


Ia pun memutuskan ke kelas C, saat ia sampai di sana, ia hanya melihat gadis gadis yang sedang berdandan tetapi tidak melihat kedua gadis itu, ia pun memutuskan untuk mengecek kekelas B, saat ia melewati kelas B, tatapan sinis pun mengarah kepadanya yang membuatnya tidak jadi mengecek dan langsung ke kelas A, sesampainya di kelas A, ia pun akhirnya menemukan kedua gadis itu, ternyata kedua gadis itu juga salah satu ketua geng dari geng Heiwana Mizu.


"Ternyata mereka di kelas A, mereka berdua adalah pemimpin dari geng Heiwana Mizu yang di rumorkan adalah geng yang paling kuat dan mampu membawa perdamaian" Gumam Sune..


"Baiklah kalau begitu sebaiknya aku kembali ke kelas" Saat Sune akan kembali ke kelasnya, ia pun di hadang Oleh anak kelas B yang ternyata adalah rival dari geng Heiwana Mizu, mereka adalah geng Namae nashide yang artinya adalah Tanpa Nama.

__ADS_1


Geng itu pun memojokkan Sune karena tidak suka melihatnya, tapi di saat yang bersamaan gadis itu menyadari jika Sune sedang di kepung oleh anak anak kelas B, ia pun bangun dari bangkunya dan mengucapkan "Ada yang perlu pertolongan" Ucap Gadis itu.


Bersambung...


__ADS_2