The Life Of Five Brother

The Life Of Five Brother
Chapter 7 : Pertarungan Dua Geng Di Tanah Lapang


__ADS_3

Pukul 15:00


Lonceng pun kembali berbunyi yang menandakan kelas sudah berakhir, Ishiki dan yang lainnya pun pergi ke lapangan basket di sekolahnya untuk bermain bola basket sejenak.


Saat sedang bermain Sui pun tidak ikut bermain, ia pun duduk sembari mendengarkan musik dan menonton saudara saudaranya bermain.


Saat sedang bermain ia pun berfikir sejenak mengenai geng Kuremachisu yang seakan akan tidak asing di telinganya, Kenzo yang melihat Sui melamun pun bertanya kepadanya "Hei Sui, apa yang kamu lamunkan?" Teriaknya dari kejauhan.


Ishiki, Sune, Yosuke yang mendengar teriakan Kenzo pun seketika berhenti dan langsung berjalan ke arah Sui.


"Ada apa Sui? apa ada hal yang mengganggumu?" Tanya Sune.


Sui pun menggelengkan kepalanya dan mengucapkan "Aku hanya sedikit kebingungan" Ucap Sui.


"Apa yang kamu bingungkan Sui?" Tanya Ishiki.


"Apa kalian kenal dengan geng Kuremachisu?" Tanya Sui.


Mereka pun terdiam sejenak memikirkan geng yang di maksud oleh Sui, beberapa saat kemudian Kenzo pun menjawab "Itu geng yang di buat oleh keluarga Hayanako bukan?" Tanya Kenzo.


Seketika Sui pun mengingat nama gadis yang pernah menghadangnya yaitu Hayanako Rin. Di saat yang bersamaan, Sune yang mendengarnya seketika mengingat dengan Ayahnya yang di telpon oleh seseorang untuk membunuh seseorang dengan nama Hayanako, tetapi Sune tidak mengingat jelas siapa nama orang itu.


"Apa kita pernah bertemu dengan geng itu?" Tanya Sui.


Kenzo pun menjawab "Aku pernah bertemu seseorang dari mereka, walau hanya berpapasan" Jelas Kenzo sembari mengingat seseorang yang pernah berpapasan dengannya, seseorang yang menggunakan jubah merah yang menutupi wajahnya dengan jaket yang bertuliskan geng Kuremachisu.


"Kalau bertemu aku juga pernah" Gumam Sui mengingat ia yang sempat di hadang oleh Hayanako Rin.


"Sepertinya aku kenal geng itu" Ucap Yosuke yang membuat Sui dan yang lainnya seketika terkejut.


"Geng seperti apa mereka itu Yosuke??" Tanya Ishiki dengan sangat penasaran.


"Seingatku aku pernah bertemu geng itu, Kuremachisu adalah geng yang isinya kebanyakan perempuan, dan hanya sedikit laki laki yang berada di geng itu, kemungkinan laki laki yang berada di situ adalah orang orang yang hebat" Ucap Yosuke.


"Jaket geng mereka berwarna putih dengan nama Kuremachisu dan lambang bunga di bagian belakang jaketnya" Jelas Yosuke.


"Kira kira berapa jumlah anggota geng mereka???" Tanya Ishiki.


"Aku kurang tau, mungkin sekitar lima puluhan" Ucap Yosuke.


"Banyak sekali!.." Kagum Ishiki.


Saat mereka sedang asik berbincang, tiba tiba Sui mengucapkan "Itu geng Kuremachisu kan?" Tanya Sui sembari menunjuk ke arah belakang Ishiki dan yang lainnya.


Ishiki dan yang lainnya pun langsung menoleh dan terkejut melihat jumlah geng Kuremachisu yang cukup banyak, mereka melewati SMA dimana Ishiki dan yang lainnya bersekolah, saat Sui menunjuk ke arah mereka, seorang pria melihat Sui dan menatapnya dengan tatapan sedikit sinis.


"Mereka akan kemana?" Tanya Sune.


"Aku juga tidak tau" Ucap Sui sembari menurunkan tangannya.


"Ayo kita ikuti mereka aku ingin melihat apa yang akan mereka lakukan" Ucap Ishiki.


"Ayo, aku juga penasaran" Ucap Yosuke.


Mereka pun keluar dari lapangan basket dan mengikuti geng Kuremachisu dari kejauhan, mereka pun berjalan cukup lama, setelah lama berjalan akhirnya Ishiki, Sui, Sune, Yosuke dan Kenzo pun mengetahui tujuan mereka, tujuan mereka adalah tanah lapang di pinggir sungai, ternyata tidak hanya mereka yang ada di sana, terlihat geng lain yang sudah menunggu mereka, geng yang berisi tiga orang gadis dan sisanya adalah pria.

__ADS_1


"Apa mereka akan bertarung?" Tanya Ishiki.


"Sepertinya begitu" Ucap Yosuke.


Mereka pun sedikit mendekati tempat itu dan melihat mereka dari kejauhan.


"Kenapa kamu kesini Hayanako Rin?" Tanya Seorang gadis yang di ketahui adalah pemimpin dari geng itu.


"Kak Hina, kembalilah ke geng Kuremachisu" Ucap Rin.


"Owh, kalian kesini untuk menarikku kembali kesana ya?" Tanya gadis itu.


"Iya, kami akan melakukan apapun agar kak Hina kembali ke Kuremachisu" Ucap Rin.


Gadis itu pun perlahan mendekati Rin diikuti oleh dua gadis lainnya "Maaf Rin, aku tidak bisa kembali sekarang, jika aku kembali pasti banyak geng yang akan menyerang Kuremachisu" Jelas gadis itu.


"Jika itu akan terjadi, kita hanya perlu melawannya kan?" Ucap Rin membantah perkataan Hani.


Gadis itu pun tersenyum dan mengucapkan "Jika kalian cukup kuat pasti bisa, jika kalian ingin aku kembali lawanlah kami, jika kalian menang aku akan kembali ke Kuremachisu" Jelas gadis itu.


"Baiklah" Ucap Rin.


Ketiga gadis itu pun kembali ke tempat mereka, seorang pria pun memberi Hani sebuah koin dan Hani pun mengambilnya "Jika koin ini jatuh ke permukaan, pertarungan akan di mulai" Jelas Hani.


Rin dan anggota gengnya pun mempersiapkan diri mereka, di saat yang bersamaan Hani melemparkan koin itu, saat koin itu jatuh ke permukaan pertarungan pun di mulai, Rin dan anggota gengnya langsung menyerang, di saat yang bersamaan anggota geng Hani pun menyerang mereka semua, dan Hani hanya melihat mereka dari kejauhan bersama dua orang gadis lainnya.


#Disisi lain.


"Apakah menurutmu Kuremachisu akan menang?" Tanya Kenzo.


"Entahlah.." Jawab Ishiki.


"Mereka hebat sekali dalam ilmu beladiri, sepertinya aku juga harus belajar ilmu beladiri" Gumam Sune.


Tiba tiba Sui pun berdiri dan auranya seketika berubah.


"Sui?" Ishiki pun kebingungan melihat Sui.


"Sepertinya Sui sedang serius" Ucap Kenzo.


"Eh? Apa maksudmu Kenzo?" Tanya Ishiki.


"Setiap kali Sui serius dalam hal apapun, ia pasti akan diam dan sikapnya menjadi dingin, dan sifatku adalah kebalikan dari Sui" Jelas Kenzo.


Ishiki yang sedikit memahami ucapan Kenzo pun terdiam.


#Disisi lain


Rin pun berjalan ke arah Hina dan Hina pun tersenyum melihatnya.


"Bagaimana kak, apakah kakak sudah bisa kembali?" Tanya Rin.


Hina pun menjawab "Kamu memang mengalahkan anggotaku, tetapi kamu belum mengalahkanku Rin" Ucap Hina.


Rin yang mendengar ucapan Hina pun sedikit terkejut karena ia tidak menduga harus melawan Hina juga, ia pun langsung mempersiapkan dirinya, di saat yang bersamaan Hina langsung menendangnya, tetapi ia dapat menangkis tendangan Hina dengan tangan kanannya, karena tendangan Hina ia hampir jatuh karena tendangan Hina yang begitu kuat.

__ADS_1


Hina pun dengan gerakannya yang cepat kembali menyerang, ilmu beladiri milik Hina jauh di atas Rin sehingga Rin pun kewalahan untuk melawan Hina, bahkan ia sampai di bantu oleh tiga bawahannya untuk melawan Hina seorang diri.


Hina pun dengan mudah menumbangkan tiga bawahan Rin dan kembali menyerang Rin, ia memukul tubuh Rin dengan gerakan yang sangat cepat bahkan Rin tidak dapat menahan satu serangan Hina sedikitpun.


"Agh!!!" Rin pun terjatuh kesakitan akibat serangan Hina yang ternyata menargetkan ke bagian terlemah Rin seperti otot perut dan bahunya sehingga Rin tidak dapat menyerang.


"Cepat dan sangat akurat!.." Gumam Rin kesakitan.


"Maaf Rin, sepertinya kamu tidak akan bisa membawaku kembali" Ucap Hina.


Hina pun kembali menyerang Rin, tetapi serangannya di tahan oleh pria yang sempat menatap Sui, walau serangan Hina berhasil di tahan, pria itu tetap saja di hajar oleh Hina yang membuatnya seketika terjatuh lemas karena serangan Hina yang benar benar cepat dan sangat akurat mengenai kelemahan lawannya.


"Ugh!.." Pria itu pun memuntahkan darah dari mulutnya.


"Sudah berakhir Rin, lihatlah bawahanmu di belakang sana" Ucap Hina.


Rin yang melihat bawahannya di kalahkan pun sangat terkejut, karena ia yakin jika mereka sudah mendominasi sejak awal.


"Tidak mungkin" Gumam Rin sangat terkejut.


"Sudah berakhir Rin" Ucap Hina sembari kembali menyerangnya, Hina pun menendang Rin tetapi sebelum tendangannya mengenai Rin, Sui pun menahan serangan Hina.


Hina pun kembali menyerang Sui dengan sangat cepat, tetapi Sui dapat menahan semua serangan Hina dan bahkan menyerang Hina balik dan tepat mengenai perutnya.


"Agh!.." Hina pun terpukul mundur di buat Sui.


Di saat yang bersamaan Ishiki, Kenzo, Sune dan Yosuke pun menghajar bawahan Hina yang membuat Hina terkejut.


Ternyata semua bawahan Hina berniat membawa gadis gadis dari geng Kuremachisu untuk kesenangan mereka sendiri, tetapi aksi mereka di gagalkan oleh Ishiki dan yang lainnya.


"Sui??" Gumam Rin terkejut sembari menatap Sui.


Sui pun mengulurkan tangannya ke arah Rin, Rin pun terkejut karena ia pikir jika Sui membencinya, Rin pun memegang tangan Sui dan Sui pun menariknya bangun.


Di saat yang bersamaan Hina dan dua bawahannya di sekap oleh tiga orang pria yang ternyata adalah bawahannya sendiri.


"Hmm!?!" Hina pun terkejut karena ia tidak menduga hal itu akan terjadi padanya.


Di saat yang bersamaan Kenzo sudah berada tepat di depan Hina dan langsung memukul pria yang menyekap Hina yang membuatnya sangat terkejut.


"Agh!!!" Pria itu pun terpelanting jauh karena pukulan Kenzo yang begitu kuat.


Seketika kedua bawahan pria itu pun lari ketakutan saat melihat atasannya yang dengan mudah di hajar oleh Kenzo.


Kenzo pun menatap Hina dan mengucapkan "Kamu sepertinya sangat mudah di manfaatkan ya" Ucap Kenzo yang membuat Hina kembali terkejut.


"Apa maksudmu?!" Kesal Hina sembari memukul Kenzo, tetapi Kenzo menahan tangan Hina, Hina pun kembali memukulnya tetapi Kenzo kembali menahannya.


Hina pun sangat kesal karena Kenzo mengucapkan ia sangat mudah di manfaatkan.


"Lihatlah bawahanmu itu, kamu tidak mengenalnya?" Tanya Kenzo.


"Apa maksudmu?" Tanya Hina.


Kenzo pun menjawab "Mereka bukanlah bawahanmu, mereka aslinya adalah bawahan dari geng Yoku Fukai, kamu pasti tau geng itu" Jelas Kenzo sembari menatap mata Hina.

__ADS_1


Hina yang mendengarnya pun sangat terkejut dan tidak percaya jika ia ternyata di ikuti oleh geng Yoku Fukai selama ini.


Bersambung...


__ADS_2