The Love Secret

The Love Secret
Episode 18


__ADS_3

Ceklek..... (Suara pintu terbuka)


"Astaga apa yang kulihat? Siapa aku? dimana aku? "


Tak disangka, saat suasana memanas, Soo Young malah masuk ke kamar Yeon dan menghancurkan suasana itu.


Karena terkejut mendengar suara yang ada di pintu, Yeon dan Park Min pun langsung berdiri dan saling membuang pandangan dengan wajah yang masih memerah.


Sesaat, suasana pun menjadi canggung.


"Eh Soo Young, ada apa? mengapa kau tidak memanggilku dulu?"


"Aku sudah berteriak di depan pintu, memencet bel berulang kali, namun tidak ada yang membukakan pintu untukku. karena merasa terlalu lama, aku pun membuka pintu rumahmu, eh ternyata tidak terkunci. mana lagi pada saat aku masuk, rumahmu sangatlah sepi. jadi kukira kauu sedang tidur di kamar, aku lalu membuka pintu kamar mu, dan apa yang kulihat?


Astaga, apa yang kulihat?"(Panik)


"Hey hey, tenang lah"


"Ehm.... "


"Ada apa?"


"Park Min, bisakah kau menunggu di ruang tamu?"


"Eoh? oke"


Park Min pun pergi ke ruang tamu dengan canggung. Dan setelah Park Min pergi dari kamar Yeon, Soo Young langsung menatap tajam ke arah Yeon.


"A.. apa?"


"Sejak kapan?"


"Apa?"


"Kau sekarang sudah nakal ya"


"Emm......"


"Yeon....."


"Ya?"


"Maaf yaa"(Sedih)


"Eh, ada apa? mengapa kau meminta maaf?"


"Aku menghancurkan waktu kalian"


Mendengar soo young mengatakan itu, jantung Yeon seperti berhenti berdetak selama sedetik.


"Eoh, apa yang kau katakan?"


"Hiks, jika bukan karena aku, kalian pasti sudah melakukannya"


"Eoh?"


"Maaf"

__ADS_1


"Kau ini, sudahlah, untung saja kau selamatkan aku tadi"


"Hah?"


"Aku harus jauh jauh darinya, jika tidak, aku akan di makannya"


"Hahahaha yeon.... kau ini ada ada saja"


"Hehehe...."


"Kau kan pacarnya, wajar saja jika kau di makan nya, hahaha....."


"Sudah sudah, tidak usah di bahas. kita keluar saja, kita berbincang di luar. sudah lama kita tidak bertemu, uuuuuu aku rindu padamu soo young...... "


"Aihh, lepaskannn, kau peluk Park Min saja sana"


"Kau jahat"


"Hahahaha...... "


Yeon dan soo young pun keluar menyusul park min yang sudah duduk di kursi ruang tamu dengan wajah yang masih memerah.


"Hey Park Min"


"Hem?"


"Kau apakan tadi Yeon ku hah?"


"Emmm itu.... anu... itu..... "


"Hahahaha....... "


"Kau terlihat panik, lucu sekali"


"Soo young, ini jus nya"


"Aaaa terima kasih Yeon, kau memang sahabat terbaikku"


"Hahaha... sudahlah"


Seketika suasana pun menjadi canggung kembali


"Hey, kalian berdua ini ada apa? sepertinya ada yang salah?"


"Tidak ada"(Serentak menjawab)


"Eoh? kalian berdua menjawab bersama? ada sesuatu yang tidak ku ketahui?"


"Tidak Soo Young. Bagaimana kalau aku masakkan kau ramyon?"


"Tidak usah, aku akan pergi setelah jus ini habis"


"Kau mau kemana? cepat sekali kau pergi?"


"Eoh? Bukankah Bagus untuk kalian jika aku pergi, aku tidak ingin menganggu waktu kalian berdua. lanjutkanlah hal tadi"


Yeon dan Park Min seketika langsung terdiam dengan keringat yang bercucuran seperti pencuri yang tertangkap basah karena mencuri

__ADS_1


"Eh tidakk,,, tinggal lah di sini lebih lama soo young, aku merindukanmu"


"Aku ada tugas. aku pergi. semoga hari kalian menyenangkan"


"Ehhh soo young tung..... "


Brakkkk...... (Suara pintu tertutup)


Seketika suasana menjadi canggung kembali.


"Eh itu, aku akan kedapur sebentar"


"Ya"


Yeon pun pergi kedapur dengan niat menghindari Park Min


"Haduhhh,, mengapa suasananya menjadi canggung seperti ini?"


Plukkk........


Park Min tiba tiba datang kedapur menyusul Yeon dan memeluk Yeon dari belakang. Yeon terkejut karena Park Min yang begitu tiba tiba


"Kau menghindariku baby?"


"Eh, tidakkk"


"Lalu mengapa kau meninggalkan ku di ruang tamu sendiri?"


"Eh itu, aku haus, aku ingin minum"


"Oh"


"Lepaskanlah, bagaimana aku bisa minum jika kau memelukku seperti ini?"


"Aku tidak ingin melepaskanmu baby"


"Ayolahh park min, lepaskan"


"Baby, kita lanjutkan yang tadi saja?"


"Eh?"("Deg"detak jantung yeon yang tiba² berhenti selama sedetik)


"Kita lanjutkan yang tadi"


"Ehh apa sih"


"Baby"


"Lepaskan"


"Ayolah Baby"


Pletakk.......


"Aw"


Park min merintih kesakitan karena Yeon menjitak kepalanya lagi

__ADS_1


"Aku tidak jadi minum. aku akan ke ruang tamu"


"Baby tunggu aku"(Mengejar Yeon)


__ADS_2