
Kini Yeon dan Park Min tengah menonton film horror di ruang keluarga rumah Yeon. Mereka menghabiskan waktu bersama sepanjang hari melepas rindu lama tak bertemu karena kesibukan yang melanda mereka masing masing.
Meskipun mereka sibuk, kedua insan itu tak mengakhiri hubungan mereka layaknya selebritas biasanya. Mereka benar benar serius menjalin hubungan
"Hey, kau tidak takut kah?" Tanya Park min sambil menoleh ke arah Yeon yang sedari tadi tenang saja menonton film horror. Perempuan itu tak seperti perempuan pada umumnya yang akan takut dan teriak jika melihat adegan horror di televisi
“Mungkin kau” Jawab Yeon dengan tenang fokus melihat ke arah layar televisi yang menampilkan film horror
Park Min tersenyum lembut. Ia tak menyangka akan mencintai perempuan itu sebegitu dalamnya. Rasanya hatinya hangat ketika melihat wajah mungil itu. Apalagi jika ia melihat senyum tulus terukir di wajah perempuan itu. Hatinya merasa sakit jika melihat wajah mungil itu menangis karena hal yang tidak dapat ditahannya.
Perempuan itu telah menempati penuh hatinya tanpa ada celah sedikit pun. Melihat senyum terukir di wajah perempuan itu, hati Park Min berjanji bahwa ia tidak akan pernah membiarkan senyum itu surut dari wajah perempuan yang di cintainya itu.
"Sebegitu cantiknya kah aku hingga kau melihat wajahku sampai seperti itu?"
Wajah Park Min pias mendengar kata yang diucapkan yeon yang di tujukan kepada dirinya
Lelaki itu kini salah tingkah, tak bisa mengontrol rasa malunya akibat tercyduk melihat wajah yeon yang sangat di cintai nya itu
Yeon hanya tertawa kecil melihat tingkah laku Park Min yang salah tingkah akibat yeon mendapatinya sedang tengah memandang wajah Yeon
Pikiran jahil kini tengah mengisi otak perempuan itu. Ia dengan sengaja mencium pipi Park Min yang sedang tengah salah tingkah itu
__ADS_1
Wajah Park Min langsung memerah ketika mendapati Yeon mencium pipinya. Ia tak menyangka jika perempuan itu akan menciumnya terlebih dahulu
Yeon tertawa terbahak bahak ketika mendapati wajah Park Min memerah karena merasa malu
Perempuan itu merasa bahagia ketika ia berhasil mengerjai kekasih hatinya itu.
Park Min yang melihat wajah yang bahagia itu pun tersenyum. Ia merasa sangat bersyukur memiliki perempuan itu. Tak perlu mewah, hanya menonton film bersama di rumah pun sudah menjadi hari bahagia bagi perempuan itu.
“Baby, kau nakal yaa” Ucap Park Min sambil mendekatkan wajahnya ke wajah yeon
Yeon yang mendapati park min semakin mendekat, akhirnya jadi salah tingkah
“Hey, kau mau apa? Menjauhlah” Ucap Yeon dengan gugup akibat park min yang tiba tiba saja mendekatkan wajahnya
Yeon yang melihat park min sukses mengerjainya merasa kesal. Ia tak menyangka bahwa lelaki itu mampu mengerjainya hingga ia merasa gugup
"Awas saja akan ku balas nanti jika ia berani sekali lagi mengerjaiku hingga aku merasa gugup. Ini sangat menyebalkan"
Kringgg..........
Tawa Park Min seketika berhenti ketika mendengar dering telepon milik Yeon berbunyi. Begitu pun dengan Yeon yang langsung meraih Teleponnya yang berada di atas meja
__ADS_1
“Siapa?”
“Entahlah” wanita itu mengangkat kedua bahunya tanda tak tahu siapa yang meneleponnya
“Angkat saja”
Perempuan itu kini tengah mengangkat telepon. Tidak ada suara? Mungkin kah salah sambung? Tidak tahu siapa yang menelepon namun tak ada suara yang terdengar di telepon tersebut
Wanita itu mematikan teleponnya dan tengah berfikir keras siapa yang meneleponnya?
“Kenapa?” Tanya park min yang melihat raut wajah bingung terlukis di wajah wanitanya itu
“Tak ada suara”
“Mungkin sasaeng Fans” Ucap park min dengan penuh keyakinan
“Bisa jadi” Jawab Yeon sambil mematikan Hp nya agar tidak ada lagi yang mengerjainya
Kini mereka berdua kembali larut dalam kebahagian bercanda tawa bersama seharian penuh.
Hallo semuaa...
__ADS_1
Author minta maaf yaa karena author lambat Up. Author belakangan ini gak buka HP karena gaada kuota :(
Maafkan Author yang misquien ini yaa:( Karena liburan sekolah yang lama, Uang jajan author habis kepake selama liburan dan belum ada masukan lagi. Hiks, sedih bet dah kantong author kering :(