Tidak Usah Di Baca

Tidak Usah Di Baca
EPS 10


__ADS_3

"kenapa syuyin dan pria itu lama sekali?" gumam sam


Sam pun tanpa pikir panjang meninggalkan ketiga pria yang masih bermain-main dengan anak tersebut


Sam melihat Syuyin dan Jakson menyiapkan senjata-senjata di saku-sakunya. Sam menatap tajam


"Apa mereka mau menangkap ku? Shit! ini jebakan!" batin sam


Syuyin dan Jakson mengendap-endap menuju parkiran, di sebuah mobil mewah yang tertutup kaca tersebut didalamnya terdapat ketua mafia harimau putih


"Jika kita melubangi kaca itu sekarang pasti anak buahnya menyerang kita, Jakson kau harus mengalihkan perhatian mereka. anak buah harimau putih ada dimana-mana" tutur syuyin lirih


"Aku paham aku akan menyerangnya terlebih dahulu, dan aku menelfon bantuan, kau tetap awasi mobil itu dan bersiaplah" sahut Jakson yakin


"Jakson..." lirih syuyin


"Ya?"


"Larilah dengan cepat"


"It's okay! kau tak perlu mengkhawatirkan aku, memang ini pekerjaan kita nyawa adalah taruhannya" syuyin pun mengangguk


Jakson melanjutkan aksinya Jakson menyerang mobil berwarna hitam tersebut dengan melempari batu-batu. Sontak para anak buah HP menyerang Jakson mereka mencoba menembak Jakson dengan lihai Jakson berlari dan bersembunyi.


Seluruh anak buah Fernon mengejar Jakson, Syuyin pun mendekati mobil tersebut dan mendongakan senjata pada Fernon. Sam yang melihat hanya tersenyum miring


"Gadis yang hebat!" puji sam


"Siapa kau?" tanya Fernon terkejut


"Kau ku tangkap atas perbuatan penyebaran narkoba serta bisnin terlarang penjualan manusia!" ucap syuyin tegas


"tidak tidak!"


Dor


Fernon menembak kaki Syuyin, Fernon mencoba lari. Tembakan itu membuat Sam, Zayn, Frans, dan Valcon terkejut mereka mencari sumbernya dan melihat Syuyin tersungkur


"Syuyin!" teriak sam


"Akhh...!!"


"Syuyin apa yang terjadi?" tanya Zayn cemas


"Jak jakson di kejar anak buah HP.. ku mohon selamatkan dia!" ucap Syuyin terbata menahan sakit


"Valcon kirim setengah pasukan serang mafia harimau putih, hancurkan Fernon. Frans bawa anak Fernon ke rumah neneknya dia masih memiliki nenek." tutur sam serius


"Lalu syuyin?" tanya Frans


"Biar ku urus dengan sam" sahut Zayn


Valcon pun bergegas memanggil pasukan Serigala hitam, para pasukan Sam pun berlari menyerang Harimau putih, para pasukan Harimau putih bingung karna pasukan Serigala Hitam tiba-tiba menyerangnya


Sam dan Zayn membawa Syuyin ke rumah sakit, dokter segera mengobati kaki Syuyin.


Dokter pun telah selesai dan Syuyin sudah lebih baik


"Kenapa kau menolong ku sam?" tanya Syuyin


"Aku tidak mau kau terluka" sahut Sam lembut


"Aku agen FBI jika aku menemukan markaz mu aku akan menangkapmu, kenapa kau malah menolong orang yang mungkin akan menangkapmu?" ucap Syuyin


"Aku rela kau penjara meski itu pun hukuman mati! Jika itu membuatmu senang akan aku lakukan" sahut Sam

__ADS_1


"Kenapa kau melakukannya? kau mafia aku agen FBI, jika Jakson tahu pasukanmu datang sendiri, Jakson akan melaporkan pada Kakek ku dan mengkerahkan Agen FBI untuk menangkap kau dan pasukanmu"


Sam yang mendengar pun terkekeh


"Aku tidak peduli Syuyin! sekarang yang terpenting bagiku keselamatanmu, meski aku harus kehilangan taringku sekali pun"


"Kenapa begitu? kau pemimpin komplotan mafia terbesar! kau memimpinnya bertahun-tahun, Polisi, Agen FBI, dan Gangster-gangster lainnya mencoba menyerangmu, mencari markazmu, menangkapmu. Lantas kenapa kau begitu santai melespasnya?" tanya Syuyin heran


"Aku pun juga tidak tahu Syuyin, aku lahir di dunia gelap tanpa cahaya di dekatmu aku merasa mendapatkan lentera"


"Tapi sam aku juga bingung kau mafia? tapi kenapa aku merasa tidak rela jika kau harus di hukum?"


"Apa kau akan menangkapku?"


"Aku tidak tahu!


" Aku mencintaimu syuyin!" ucap sam


****


Para gangster suruhan Zayn serta pasukan Valcon mampu melumpuhkan para mafia Harimau Putih..


Jakson tercenga tak percaya. Apa kali ini aku di bantu oleh mafia? orang-orang yang harus ku tangkap? tapi mereka menyelamatkan nyawaku


"Apa kau akan menelfon atasanmu bung?" tanya Valcon


"Kenapa kalian menolongku?" tanya Jakson


"Aku tidak ingin saja melihat berita heboh seorang Agen FBI hebat dari barat harus mati di tangan mafia rendahan" sahut Valcon


"Dimana syuyin?" tanya Jakson


"Dia terluka sekarang dia berada di rumah sakit bersama sialan sam!" sahut Zayn dengan nada kesal


"Aku harus menemuinya!" ucap Jakson pergi begitu saja


"Hahaha. Kenapa kau yakin sekali Syuyin akan melirikmu?" tanya Valcon


"Apa kau tidak mempunyai kaca? kau ini hanya anak buah! dan kau akan mendekati perempuan?? ck ck!" sahut Zayn terkekeh


"Setidaknya aku lebih tampan darimu"


"Haha dunia akan kiamat jika aku tidak tampan"


Zayn pun pergi berlalu untuk kembali ke rumah.


"Syuyin besok kita akan bertemu lagi!" gumam Zayn


Valcon hanya menatapnya dari belakang


"Bagaimana mungkin? sam memiliki adik yang sifatnya hanya 11 12" gumam Valcon


"Valcon-valcon!!??" teriak frans


"Apa?" ketus Valcon


"Astaga dimana Syuyin? ayo kita temui!!" ucap Frans


"Sudahlah frans lupakan perasaanmu!" sahut Valcon


"Apa!? tapi kenapa?"


"Sudahlah Syuyin tidak mencintaimu, atau pun aku!"


"Cinta akan datang beriringan dengan waktu Valcon!" ucap Frans meninggi

__ADS_1


"Sudahlah lupakan perasaan itu aku juga sudah mencoba melupakannya Frans, Syuyin sudah mencintai pria lain!"


"Ma maksudmu? jakson?"


"No! bukan jakson tapi sam"


"Apa!?" teriak frans


"Sam lebih dulu membuat syuyin berdebar. Aku tahu sam mencintai syuyin begitupula dengan syuyin!"


"Lalu aku harus melupakan syuyin?"


"Ya! biarkan sam mendapatkan cahaya dalam hidupnya frans!"


"Emm baiklah akan ku lupakan perlahan, demi sam!"


Valcon menepuk bahu Frans


"Gadis di luar sana masih banyak!"


****


Tok


Tok


Tok


"Syuyin!?" ucap jakson


"Jakson, Are you okey jakson?" tanya Syuyin antusias


"Yes i'm fine! maaf aku tak bisa melindungimu" ucap jakson tertunduk


"It's okay jakson! semua sudah selesai, katakan terimakasih pada Sam"


Jakson menolah ke arah Sam, sam dengan wajah datarnya


"Tapi dia mafia syuyin!" bisik Jakson


"Tanpanya kau sudah kehilangan nyawa" sahut syuyin berbisik


Jakson menghela nafas berat


"Terimakasih sam! Hari ini kau lolos, tapi cepat atau lambat aku akan menemukan markazmu!" ucap Jakson datar


"Oke aku tunggu kau datang ke markaz ku" sahut Sam santai


"Maafkan jakson" ucap Syuyin menatap Sam


"No problem syuyin, cepat atau lambat aku akan ada di balik jeruji. Aku permisi" sahut sam kemudian pergi meninggalkan ruangan syuyin


"Syuyin...!" lirih Jakson


"Ada apa jakson?" tanya syuyin menole pada Jakson


"Apa sam mencintaimu?" tanya Jakson


"Aku tidak tahu mungkin iya" sahut Syuyin santai


"Oh apa kau juga mencintainya?"


"Kenapa jakson? bukan kah ini idemu membuat Sam jatuh cinta denganku dan sekarang rencanamu berhasil"


"Apa kau juga akan mencintainya syuyin?"

__ADS_1


"aku tidak tahu tentang perasaanku" sahut Syuyin lirih


"Perasaan mu mengatakan jika kau mencintai sam syuyin, ide ku berhasil tapi kenapa sekarang aku tidak rela kau melanjutkan misi untuk dekat dengan sam?" ucap jakson dalam hati.


__ADS_2