Tidak Usah Di Baca

Tidak Usah Di Baca
EPS 3


__ADS_3

Saat sedang asik mengobrol dari meja sebrang tampak 2 manik hitam melihat kearah meja Alana dkk.


"Ohh jadi itu yang kamu maksud masa depan gas?" Gumam Bela lirih menatap tajam ke arah Alana.


"Dia itu anaknya Abimanyu adiknya Aditya alumni SMA sini. Gue saranin lo gak usah main-main sama keluarga Abimanyu mereka berbahaya Bel buat lo" Ucap David memberi saran pada Bela.


David adalah Adik sepupunya Bela anak dari om nya Bela. Yang sekarang satu sekolah dengan Bela.


"Gue gak peduli dav. Gue Bela Firzana bakal hancurin Alana Abimanyu" Ucap Bela tersenyum tipis menatap Alana.


"Lo mau hancurin Alana? Lo bakal hancur duluan Bel. Udah Bel gue gak ikut-ikut gue mau kekelas. Bye" David pun pergi meninggalkan Bela.


Bela tersenyum tipis menatap tajam kearah Alana.


Bela memikirkan suatu rencana agar Alana pergi dan tidak mendekati Bagas.


"Ehmm Al kok lo bisa sih pindah ke SMA sini?" Tanya Fani yang penasaran tentang Alana.


"Oh itu gue tuh di pindah sama kakak gue. Gue dulu sekolah di London karna musuh bokap gue banyak, banyak yang bikin gue celaka akhirnya kakak gue suruh gue ke indonesia aja." Jawab Alana sambil memainkan sedotan yang ada di gelas jusnya.


"Tenang aja Al gue Bagas Adijaya bakal selalu jagain mamah dari anak-anak nanti" Ucap Bagas antusias.


"Udah deh gas gak usah halu" Ucap Megan sinis pada Bagas.


"Kenapa sih lo pada ngeraguin gue!??" Tanya Bagas kesal pada teman-temannya.


"Lo itu gak tau Alana gas" jawab Megan menatap tajam Bagas.


"Emang lo itu gimana sih Al?" Tanya Bagas pada Alana. Bagas menatap tajam pada Alana.


Alana pun hanya tersenyum kepada Bagas.


Jujur Alana mulai tertarik bicara dengan Bagas.


Bagas memang orang yang mudah bergaul namun ya gitu kegilaan nya cukup buat sahabat-sahabatnya.


"Gue gak gimana-gimana kok. Yang penting lo harus baik dulu" Ucap Alana lalu pergi dari kantin di susul Fani dan Megan.


"Hmm menarik dan gue bakal dapetin lo Alana Abimanyu" Gumam Bagas dalam hati tersenyum tipis.


"Gak usah halu gas lo senyum-senyum sendiri gini gue jadi merinding" Ucap Jefri terkekeh geli.


"Apa lo bilang halu? Gue Bagas Adijaya gak pernah halu. Justru mereka lah yang halu jadi pacar gue?" Ucap Bagas pede nya.


"Hahaha lo aja halu sama Alana emang Alana mau jadi istri lo?" Ucap Naufal tertawa terbahak-bahak.


Bagas pun kesal dia pergi meninggalkan 2 sahabatnya.


Tak terasa waktu berputar cepat.


Waktu sudah semakin sore Bel pulang pun sudah berbunyi kini saatnya seluruh pelajar di SMA Pemuda untuk pulang.


Alana pun berjalan kearah mobil berwarna hitam dengan adanya bodyguart juga.


Memang kakak Alana sekarang posesif pada Alana karna Alana pernah di culik untuk umpan menghancurkan Abimanyu.


Setelah sampai dirumah Alana langsung menyambar meja makan.


"Anak Mommy udah pulang ternyata" Ucap Ratih.


Ibu Parubaya yang masih terlihat cantik dengan usianya yang tak lagi muda.


"Iya mah. Oh ya mah kenapa sih Alana harus di ikutin Bodyguart? Alana kan udah SMA kenapa harus di buntutin ?"Tanya Alana sambil menikmati makananya.


"Itu demi kamu sayang Daddy dan kakak kamu gak mau kejadian itu terulang lagi" jawab Ratih tersenyum manis pada putri nya.

__ADS_1


Alana pun menikmati makanannya.


Setelah selesai makan Alana langsung kekamar.


Setelah itu Alana langsung mandi membersihkan diri.


Dan tak lupa dia akan kekamar kakaknya untuk mengganggunya.


"Hai kakak ku ganteng" Goda Alana di ambang pintu menatap Adit yang sedang fokus dengan laptopnya.


"Apa sih de?? kenapa?" Tanya Adit yang masih fokus pada laptopnya.


Alana yang merasa di cuekin kakaknya pun langsung berjalan kearah Adit..


"Kakak.. kakak... kakakk!!!" Rengek Alana menggeret-geret tangan Alana.


"Kenapa adik ku sayang" Tanya Adit yang sedikit geram dengan manjanya adiknya.


"Boleh gak sih Alana pergi naik mobil sendiri besok ke sekolah?" Tanya Alana dengan ragu dan takut.


"Gak bisa!!" Sontak Adit langsung menjawab nya tegas.


"Kenapa gak bisa? Alana gak mau diikutin bodyguart-bodyguart itu kaya anak Tk tau gak?" Ucap Alana kesal.


Adit pun menghela nafas panjang untuk mengerti tentang sifat adiknya yang begitu manja jika kepadanya.


"Iya de gpp kamu bawa mobil tapi hati-hati ya" Ucap Adit lembut mengelus rambut adiknya.


"Aiyoo makasih kakak" Alana besorak ria. Alana langsung memelum Adit.


Base camp Jaguar.


"Sepertinya genk serigala makin menjadi-jadi. Jef" Ucap rayhan


Rayhan adalah salah satu anggota Genk Jaguar. Jefri juga adalah salah satu anggotanya dan juga Naufal bahkan Leader di genk tersebut adalah Bagas. dulunya leader di genk tersebut Aditya saat jamannya dia masih SMA sekarang Aditya sudah keluar dari zona nyamanya mulai mengurus masadepannya.


"Kita liat aja seberapa jauh mereka mampu bermain?" Ucap Jefri dengan nada dinginnya.


"Nih Bagas lama banget dah" Gerutu Naufal kesal karna sedari tadi Bagas di tunggu oleh anak-anak Jaguar.


Dren dren dren


Suaara knalpot motor milik Bagas.


Bagas pengendara motor Klx dengan tubuh tinggi attletis tentu menarik perhatian kaum hawa yang melihatnya dengan wajahnya yang juga tampan kulit putih hidung mancung.


"Sorry bro gue telat" Ucap Bagas lalu memberikan salam pada teman-temanya.


"Gas genk serigala sudah menjadi-jadi mereka mulai meresahkan warga mereka juga membuat balapan liar dan itu menganggu ketenangan warga sekitar" Rayhan menerangkan apa yang sudah di perbuat genk itu.


Bagas yang mendengar pun tersenyum tipis.


"Hmm sepertinya leader baru genk serigala ini tak jauh beda dengan Dika." Gumam Bagas dengan senyum devilnya.


Dika dulunya Leader Genk Serigala namun karna sering terjadi tawuran hingga Dika harus kehilangan nyawanya.


Oke author saranin kalian gak usah tawuran!!!! Buang-buang tenaga gak ada faedahnya kasihan nyawa.


Kini Genk Serigala di pimpin oleh Bara Gan Purnama.


Bara sepupu Dika yang sudah diberi kepecercayaan Dika sebelum tawuran untuk mempin genknya.


"Tuh Leader nya genk serigala emang gak jauh beda sama si cecenguk Dika sama-sama bancinyaaa hahaha" Ucap Naufal tertawa keras sampai menghentak-hentakan kakinya.


"Udah-udah yang penting kita tetep awasin genk serigala. Gue mau cabut dulu" Ucap Bagas beranjak pergi.

__ADS_1


Seorang gadis cantik tengah mengendarai sepedanya.


tiba-tiba dari lawan arah ada motor yang hampir Alana namun mengerem tepat di depan Alana.


Pengendara itu pun melepas helmnya.


Alana yang emosi pun bertambah emosi setelah tau siapa sang pengendara motor.


"Heh lo tu kalo bawa motor bisa pelan aja gak sihh" Bentak Alana pada Bagas.


Bagas hanya terkekeh geli ia pun turun dari motornya menghampiri Alana.


"Emang kalo jodoh gak kemana yaa. Gak di sekolah aja bisa ketemu" Ucap Bagas berjalan mendekati Alana.


"Jodoh pala lo! Lo itu hampir nabrak gue kalo gue ketabrak gimana??" Kesal Alana pada Bagas.


"Haha paling cuma sampek rumah sakit" Tawa Bagas terbahak-terbahak.


"Apa!! Hih nyebelin" Alana pun beranjak meninggalkan Bagas.


"Eh tunggu lo gakpapa kan? Sini gue periksa" Bagas pun memegang tangan Alana.


Alana menatap Bagas begitu pun Bagas manik mereka saling menangkap.


Deg


Deg


Deg


Jantung Alana berdebar kencang begitupula dengan Bagas.


Bagas malah semakin mendekatkan wajahnya ke Alana.


Wajah Alana pun memerah, gugup, takut.


"Ngapain nih cowok makin deket jangan mau nyium Aaaa tolong Alana ya allah" Ucap Alana dalam hati.


Bagas semakin mendekat wajah mereka sangat dekat.


"Lo cantik" Ucap Bagas mentap lekat Alana.


"A aa apa?" Tanya Alana gugup.


"Hahaha gitu aja gugup lo dah lah gue mau balik Bye Alana" Bagas pun beranjak pergi.


Alana sangat kesall dia sangat malu karena perbuatan Bagas.


Pipinya merah bagaikan tomat.



Nih visualnya Bagas yang lain nyusul


Author bakal seneng kalo kalian hargain karya author apalagi dukung author.


Dengan tekan.


Like


Love


Komen


Terimkasih

__ADS_1


__ADS_2