
Hey yoo up nih karena gw lihat dah lumayan banyak nih yang baca😂.
Yok gas gas gas
Preview Epispde Sebelumnya~
*Setelah mendapat persetujuan kaisar dan permaisuri Wang pun pamit bersama Yu Ling yang kini menjadi putri mereka sementara permaisuri Ming Lili Zhu dan putri Ming Ji Lia Zhu menitikkan air mata.
Sedangkan para selir bersorak gembira tapi juga iri karena Yu Ling menjadi putri kaisar dan permaisuri Wang yang tak memiliki anak perempuan.
Yu Ling dan kaisar serta permaisuri Wang pun kembali ke kekaisaran Wang meninggalkan kenangan untuk kekaisaran Ming.
*Episode 1**3* ~~
Nah oke kita ke eps selanjutnya ya☺.
Sebelumnya aku belum kasih Visual tuh keluarga Ming kalian mau gak? kalau mau komen dibawah ya,soalnya dah disiapin juga sama keluarga kekaisaran Wang, nah tapi aku bakal memunculkan beberapa ya dari kekaisaran Wang semisal kaisar permaisuri dan beberapa kakak di kekaisaran Wang yang bakal muncul.
oke kita mulai visualnya.
* Nih kaisar Wang.
oke pen cium jadinya😆.
*Permaisuri Wang.
Gimana cans gak? nih cocok gak jadi mama baru Yu Ling?
Dan mau munculin 1 visual kakak dikekaisaran Wang dulu ya.
* Ehehe ini Pangeran Mahkota Wang ya guys.
Mayan lah biar keliatan dewasa gitu.
Oh ya aku mau kasih bocoran bahwa ada 1 selir di kekaisaran Ming yang baik loh tapi dia jarang muncul karena kayak jadi jendral gitu nah nantinya ada beberapa anak kekaisaran Ming juga yang gak jahat ya salah satunya anak nih selir ya.
Oh 1 lagi, jadi author menemukan kesalahan waktu sejarah kekisaran Wang dan Ming yang dimana ternyata author salah ketik, yang seharusnya kekaisaran Wang gak punya putri malah ada 3 putri keselip juga di kekaisaran Ming author menemukan bahwa author belum menulis putri ke 4 siapa, jadi putri ke 4 dah meninggoy ya jadi author revisi.
sekarang dah bener ya jadi tenang aja, author biasa cek karya author biar pembaca nyaman dan gak perlu kesusahan bacanya tapi author juga mau kalian kasih tau kalo ada yang salah sebab ini yang karya pertama ya walau author udah buat beberapa novel tapi ini yang dah banyak up.
Visual Giren dah ganti ya dan maaf namanya Giren bukan Guren itu author salah ketik.
Oke segitu dulu back ke Cerita nanti gak sampe-sampe kalo ngomong mulu.
Skip~
Kini mereka sudah sampai di perbatasan Kekaisaran Wang dan Kekaisaran Ming dekat dengan hutan Qíjī dan hutan Hépíng. Hutan Hépíng adalah hutan yang sudah biasa dijamah penduduk setempat untuk keperluan mereka semisal kayu bakar, obat-obatan biasa (tingkat rendah tidak seperti di hutan Qíjī lapisan 3 kesana yang isinya bahan obat-obatan tingkat menengah bahkan tinggi), buah-buahan, dan berburu binatang biasa menjadikannya hutan yang damai sehingga disebut hutan Hépíng.
Saat mereka didalam hutan Hépíng mereka memilih beristirahat sejenak karena perjalanan dari Kekaisaran Ming sampai hutan Hépíng membutuhkan waktu sekitar emm 7 jam dan tadi mereka berangkat jam 3 siang oleh sebab itu mereka sekarang memilih beristirahat karena sudah larut malah dan juga karena Yu Ling kan masih kecil sehingga kaisar dan permaisuri Wang tidak tega.
Dan mereka tau bahwa Yu Ling ternyata tidak suka naik kereta yang malah membuatnya pusing dan bisul karena apa? hahhh ya karena jalannya berbatu dan roda keretanya sering terkena batu baik yang kecil maupun yang besar sehingga membuat tidak nyaman Yu Ling....dan ya perlu kalian tau sekarang Kaisar Wang, Permaisuri Wang dan Yu Ling lebih akrab dan tak ada kecanggungan lagi antara Yu Ling dan penguasa kekaisaran Wang tersebut yang membuat dia berani mengatakan ketidaknyamanannya.
Kaisar Wang yang kini menyamar menjadi bangsawan biasa turun dari kudanya karena sebelumnya dia menunggang kuda sedangkan yang dikereta hanya Yu Ling dan Permaisuri Wang atau Gui Man.
Kaisar Wang tidur dibawah salah satu pohon yang nyaman untuk bersandar sementara Permaisuri tidur di kereta tapi Yu Ling malah tidur diatas dahan pohon, awalnya memang dilarang tapi dengan sifat keras kepala Yu Ling akhirnya mereka mengalah dengan syarat Yu Ling tidak boleh jatuh dan memang di atas pohon itu lebih aman dari musuh tapi Kaisar Wang memilih dibawah saja karena dia tak punya element angin yang bisa mendeteksi musuh diatas pohon.
Skip~
Dahlah masa tidur ditungguin, gak ada bandit ya kalo disini soalnya masih dizona aman.
Keesokan harinya ~
Kaisar kini sudah bersiap dan mengurus keberangkatan mereka dibantu kusir kereta yang disewanya ( Jadi kereta sama kusirnya sewa ya soalnya kan di istana juga ada banyak kereta , itulah pemikiran Kaisar dan Permaisuri Wang lagi pula mereka kini sedang menyamar menjadi bangsawan biasa ).
Sedangkan Yu Ling dan Permaisuri Gui Man sedang ada disebuah sungai didalam hutan Hépíng untuk menyegarkan tubuh mereka yang lelah setelah perjalanan kemarin.
Setelah selesai merekapun memutuskan melanjutkan perjalanan tapi tidak lagi menggunakan kereta melainkan menggunakan Qing Gong* mereka, bagaimanapun itu lebih cepat sampai ketimbang menggunakan kereta dan mereka bertiga pun semua kultivator sehingga mudah untuk menggunakan Qing Gong.
__ADS_1
Si Kusir kereta disuruh kembali ke Kekaisaran Ming karena mereka sudah selesai sewanya.
Kini Kaisar Wang, Permaisuri Gui Man, dan Yu Ling sudah masuk ke gerbang perbatasan Kekaisaran Wang lalu kaisar Wang menunjukan gioknya kepada penjaga gerbang masuk.
Ketika melihat giok itu serempak para penjaga gerbang menunduk hormat kepada mereka bertiga.
* Giok kekaisaran Wang ya guys.
hiks author tuh suka warna biru dan hijau jadi wajarin aja ya☺.
gw juga kasih tambahan giok kekaisaran lain biar bisa bedainnya.
* ini giok kekaisaran Ming.
* Ini giok kekaisaran Dai.
* Giok kekaisaran Zun.
* Giok kekaisaran Ren.
nah itu giok pembedanya ya sekaligus identitas setiap Kekaisaran sebagai anggota kekaisaran.
oke back to topik
Setelahnya mereka diijinkan masuk lalu memasuki kota tapi mereka hanya melihat-lihat sebentar lalu melanjutkan perjalanan sampai ibu kota yang jarak anatar kota dekat gerbang dengan ibukota mencapai 45 km ya lumayan jauh tujuannya agar jika ada musuh mereka tidak langsung sampai diibukota dan disetiap kota diawasi oleh para kultivator kerajaan yang handal agak tidak ada penyusup ataupun penghianat.
Mereka sampai di ibukota kekaisaran ketika siang hari kebetulan juga cuacanya sedang tidak terlalu terik sehingga mereka tidak kepanasan ataupun cepat lelah, mereka berhenti sejenak untuk makan siang dan memulihkan tenaga mereka setelah perjalanan yang lumayan memakan tenaga walau tidak seberapa.
Ya terkadang orang kaya lebih suka yang sederhana namun terasa lebih nikmat dan bermakna asal menerima dengan suka cita.
Mereka kini sudah menemukan kedai makan yang bertuliskan Wâncān* Èle Mănzú ya dan ternyata pelayanannya cukup ramah disitu mungkin sebab itulah permaisuri Gui Man memilih tempat itu.
Mereka pun duduk dilantai 2 untuk bangsawan biasa dan memesan makanan disitu dalam porsi sedang saja karena mereka juga sebentar lagi sampai diistana dan pastinya akan dijamu ketika kembali kesana.
Skip~
Selesai makan.
Kaisar Wang, Permaisuri Gui, dan Yu Ling telah melanjutkan perjalanan yang tertunda dan kini mereka berdiri didepan gerbang besar yang dijaga oleh 2 pengawal di sisi kanan kiri dan 2 orang lagi di menara tak jauh dari gerbang.
Ketika penjaga gerbang melihat Kaisar Wang dan permaisuri Gui seketika mereka menunduk hormat karena mengenali keduanya.
" Salam Kaisar Wang dan Permaisuri Gui semoga sang surya selalu menyinari kekaisaran Wang dengan berkahnya dan sang Singa menjaga kekaisaran Wang " salam dari kedua prajurit itu kompak sembari bersujud.
" Hm bangunlah, kekaisaran Wang mewakili sang Surya dan sang Singa selalu dalam naungannya " balas Kaisar Wang sementara permaisuri Gui menganggukan kepalanya dan menaikan satu lengannya kemudia menurunkannya tanda salam diterima.
Ya itulah salam dari kekaisaran Wang khusus ya dan untuk kekaisaran lain juga ada ciri khusus dari salamnya sebagai perlambangan setiap kejayaan kekaisaran.
Kaisar Wang diikuti Permaisuri Gui dan Yu Ling dibelakangnya menuju ke aula istana didampingin beberapa prajurit yang awalnya berlalu lalang, yang ketika melihat mereka bertiga langsung mengawalnya demi keselamatan junjungan mereka.
Sampai di depan Aula istana prajurit yang berjaga segera mengumumkan kedatangan Kaisar serta Permaisurinya tapi tidak dengan Yu Ling karena merekapun belum mengetahui identitasnya dan Kaisar serta Permaisuri memaklumi hal itu.
" KAISAR WANG SUO ZHO DAN PERMAISURI WANG GUI MAN TEN MEMASUKI AULAAA...!!!" teriak kasim yang ada diantara prajurit yang mengikuti rombongan Kaisar.
Beberapa Mentri dan pejabat yang ada diaula yang sedang berbincang-bincang pun serempak menoleh kearah pintu gerbang ketika mendengar pengumuman bahwa Kaisar Wang dan Permaisuri Gui telah kembali dari kunjungannya ke Kekaisaran Ming.
Setelah itu terbukalah pintu besar itu dengan menimbulkan sedikit deritan karena memang pintunya sangat berat dan kokoh jadi ketika didorong agak berderit.
Setelah itu masuklah Kaisar Wang, Permaisuri Gui ,dan Yu Ling kedalam yang disambut dengan hormat oleh seluruh orang di Aula saat ini.
" Salam Kaisar Wang dan Permaisuri Gui semoga sang surya selalu menyinari kekaisaran Wang dengan berkahnya dan sang Singa menjaga kekaisaran Wang " salam mereka serempak.
" Bangunlah semuanya, kekaisaran Wang mewakili sang Surya dan sang Singa selalu dalam naungannya" kata Kaisar Wang lalu duduk di Singgasananya diikuti Permaisuri Gui dan Yu Ling.
__ADS_1
Mereka menatap heran kearah Yu Ling dan muncul tanda tanya dibenak mereka.
'Siapa gadis kecil itu..? kenapa bisa dengan yang mulia..?' batin beberapa pejabat.
'Siapakah gerangan gadis itu..? apakah dia anak bangsawan ataukah calon istri salah satu pangeran..??' Batin beberapa mentri istana.
" Baiklah disini Zhen akan menyampaikan bahwa lusa kita akan mengadakan perayaan untuk menyambut putriku" kata Kaisar Wang yang mengundang tanda tanya dibenak mereka.
Karena setau mereka bahwa kaisar Wang hanya memiliki putra dan tidak memiliki 1 putri pun dan sekarang junjungan mereka mengatakan menyambut putrinya...?? apakah mereka tidak salah dengar..?
Mereka pun saling menatap satu sama lain, lalu ada 1 mentri yang memberanikan diri untuk bertanya dia adalah mentri pertanian, namanya De Ho panggil saja mentri De.
" Mohon ampun ya mulia, bolehkah hamba bertanya.??" kata mentri De setelah berdiri dan memberi hormat.
Kaisar Wang pun melihat kearah mentri De dan sebenarnya dia tau apa yang akan ditanyakan mentri tersebut padanya.
" Ya, silahkan mentri De" jawab Kaisar Wang mempersilahkan.
" Baiklah, hamba ingin bertanya bukankah yang mulia tidak memiliki seorang putri..?? lalu mengapa yang mulia mengatakan akan membuat penyambutan...?? dan lagi siapakah gerangan gadis yang ada disamping Permaisuri Gui..?? mohon jawabannya yang mulia" kata Mentri De dengan menunduk.
Kaisar Wang Suo Zho yang mendengarnya menganggukan kepalanya lalu menjawab.
" Ah untuk itu, ya Zhen memang tidak memiliki anak perempuan..." ucapan Kaisar Wang Suo Zho terhenti yang membuat para mentri maupun pejabat berkeringat dingin karena takut menyinggung junjungannya.
Namun ucapan selanjutnya malah membuat mereka bertanya-tanya tapi itu dapat mengurangi kegugupan mereka saat ini.
" Tapi Zhen sewaktu dalam kunjungan ke kekaisaran Ming mengangkat seorang gadis kecil yang imut dan cantik menjadi putri Zhen" Kaisar Wang Suo Zho melanjutkan kata-katanya.
Dan saat itu mereka yang ada di aula mengalihkan atensinya kearah Yu Ling.
Kaisar Wang Suo Zho yang melihatnya tersenyum.
" Ya, dan dialah putriku sekarang....Yu Ling " lanjutnya dengan senyum cerah yang jarang diperlihatkannya karena biasanya jikapun tersenyum paling hanya senyum kecil saja sedangkan ini adalah senyuman lebar tanda kebahagiaan dan suka cita.
Melihat ekspresi sang pemimpin negara dan kata-katanya dapat membuat para mentri dan pejabat beropini bahwa Yu Ling sangat berarti bagi sang Kaisar dan dapat membuatnya bahagia seperti sekarang ini.
Para mentri dan pejabat serempak terlihat mengulum bibir dan mereka menyambut dengan suka cita kabar baik ini karena bagi mereka 'kebahagiaan sang junjungan adalah berkah negeri' ya mereka menanamkan prinsip tersebut pada diri mereka yang mengabdi pada negaranya.
" Kami bersuka cita atas kabar ini yang mulia...semoga yang mulia selalu diberkahi dengan kebahagiaan" kata mentri De dan diangguki yang lainnya.
" Haha terimakasih atas doa kalian semua kepada Zhen, baiklah...Zhen harap acaranya dapat berlangsung dengan baik, Zhen ingin acara ini dapat memuaskan semua orang dan Zhen juga akan menabur tael emas dan perak sebagai ucapan syukur Zhen atas nama kekaisaran telah mendapatkan seorang putri" Kaisar Wang Suo Zho berucap dengan bahagianya.
" BAIK YANG MULIA, KAMI AKAN MEMPERSIAPKANNYA DENGAN BAIK...!!!" serempak para mentri dan pejabat yang ada di Aula.
Setelah itu rapat dibubarkan untuk mempersiapkan segalanya.
yaitu pesta penyambutan dan pengangkatan Yu Ling sebagai putri Wang.
Bukan debutante loh ya soalnya belum cukup umurnya Yu Ling sekarang.
Putri yang diharapkan masyarakat kekaisaran Wang dan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para anggota kekaisaran dan juga rakyat yang mendukung.
Tapi pasti ada juga yang iri dan dengki dengan hal baik ini, ya manusia itu sama pasti ada yang baik ada yang jahat, sesuai didikan mereka saja sedari kecil.
Ah hari ini dilewati dengan suka cita.
Mari kita persiapkan diri untuk pesta nanti ya...jangan lupa Like, Koment, dan Fav.
Sekian dulu.
TBC.
Udah ya segini dulu.
Nih ternyata ada salinannya di apk sebelah, Alhamdulillah gak perlu cape-cape ngetik walau cuma ada setengah doang salinannya, tapi mengurangi beban author dan untung author sempet foto sebelum kehapus jadi ada cadangannya.
Nah nanti next ya.
Ini ada beberapa penambahan loh, boleh diulang kok bacanya, ada beberapa bagian yang beda dari sebelumnya😁.
oke see you👋🏻.
^^^2111 kata.^^^
__ADS_1