Time Travel Yu Jin Ru

Time Travel Yu Jin Ru
TTYJR 23 ~~ Rindu Keluarga Lama


__ADS_3

Hey kalian apa kabar..?


Next aja ya.


Oh ya mengenai pics kemarin itu gurunya Yu Ling ya alias si Giao Jin Cui, gimana ganteng gak? atau kurang pas pics nya?


Preview Episode Sebelumnya~~


" *SUDAH CUKUP...!!!" teriak Yu Ling yang sudah pusing mendengar perdebatan yang menurutnya unfaedah itu.


" Dan kau tuan..? siapa kau ini..? dan ada urusan apa kau disini..? kau berkata kau sudah memperhatikan kami sedari awal ,lalu apa maksudmu dengan tindakanmu tadi padaku...?" tanya Yu Ling beruntun pada pria tua dihadapannya.


" Ah maafkan saya mengabaikan anda ratu..! perkenalkan saya*....


Episode 23 ~~


Tap..Tap..Tap...


" Hm apa yang dikatakannya kebenaran" gumam seorang lelaki muda sambil tangannya ditaruh didagunya tetapi ia masih setia berjalan dilorong-lorong istana, entahlah ia akan kemana.


" En..? bukankan itu salah satu guru pedang disini? apakah kita perlu menyapanya kak?" tanya seorang anak lelaki kepada kakaknya yang ada disampingnya yang langsung ditatap oleh kakaknya kemudian kakak anak lelaki itu tersenyum tipis lalu mengangguk yang artinya menyetujui perkataan adiknya.


" Baiklah ayo..!" ucap anak lelaki tadi dengan bersemangat.


Dan sampailah mereka berpapasan dan seketika itu juga kedua anak lelaki tadi membungkuk hormat pada lelaki muda yang mereka sebut guru pedang.


" Salam Laoshi*, Benwang memberi hormat" ucap 2 anak lelaki tersebut pada pemuda dihadapannya.


"Ya kuterima salam kalian...


En..? Ooooh pangeran mahkota dan pangeran ke-3 kan?" tanya pemuda yang disapa 2 anak lelaki tadi setelah melihat bahwa yang menyapanya adalah pangeran pertama dan ke-3 kekaisaran Wang.


" Ya Laoshi, benwang pangeran pertama Wang Hu Jo Ten dan ini adik benwang pangeran ke-3 Wang Ku Ro Ten" Juo mengenalkan dirinya dan Ku Ro pada pemuda dihadapan mereka.


" Baiklah ada apa pangeran..? apa ada yang anda butuhkan..? dan perkenalkan saya Giao Jin Cui guru pedang ada putri pertama" tanya dan perkenalan dari pemuda tadi yg ternyata adalah Giao Jin Cui.


" Hm jadi Laoshi adalah shifu dari Putri pertama? ah kalau begitu mohon bimbingan untuknya laoshi" ucap Juo sembari membungkuk diakhir kalimatnya.


" A-ah haha baiklah..baiklah pangeran saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk itu, lagipula putri pertama memang anak yang berbakat tentu saja saya senang menjadi shifu nya" balas Giao Jin Cui dengan canggung.


" Em laoshi kalau begitu sekarang dimana Mei'er ah maksudnya putri pertama..?!" tanya Ku Ro yang penasaran dimana Yu Ling karena dari kemarin ia tidak melihatnya,

__ADS_1


Sedangkan kata kakaknya, Yu Ling biasanya akan ketempat ibundanya Permaisuri Gui ketika dipagi hari untuk sekedar berkunjung dan memberi salam tapi nyatanya sedari kemarin Yu Ling tidak kesana dan hari ini pun tidak.


" Putri pertama sudah kembali kekediamannya dan katanya ia akan kepasar nanti untuk membeli barang entahlah apa itu..!?" beritahu Giao Jin Cui pada 2 pangeran Wang itu.


" Kepasar..??!" Serempak Juo dan Ku Ro sembari berpandangan satu sama lainnya.


Sedangkan Giao Jin Cui hanya menatap mereka santai tanpa peduli apa yang mereka pikirkan karena ia pun memiliki hal yang lebih penting untuk dipikirkan.


Beralih ke tempat lain


Kini tampak seorang pria paruh baya yang masih terlihat tampan dengan rambut hitam dan mata ungunya sehingga mampu menghipnotis siapapun yang melihatnya didampingi seorang wanita paruh baya yang tidak kalah mempesonanya dari pria tadi sedang duduk dikursi kebesaram mereka.


Tidak jauh dari mereka ada 2 orang pemuda tampan yang terlihat dingin, cuek, namun tegas dan berwibawa dan 1 orang gadis yang memiliki paras yang menawan dan tampak anggun.


Mereka sekarang sedang bersantai sembari meminum teh bagi para perempuan dan ginseng untuk laki-laki tapi tidak untuk pikiran mereka, mereka memikirkan hal lain yang membuat mereka saling diam tanpa niatan menyapa walaupun masih 1 ruangan.


Hingga salah seorang diantara mereka mulai membuka percakapan.


" Em yang mulia mengapa engkau hari itu langsung mengiyakan permintaan kaisar Wang ketika ingin mengangkat putri kita menjadi putri mereka..?" tanya wanita paruh baya sembari meletakkan cangkir berisi teh itu untuk kembali dituangkan isi kedalamnya yang langsung dilakukan pelayan disamping belakangnya.


Srupp..glekk..


" Bukankah zhen sudah mengatakan untuk tidak membahasnya lagi, lagi pula ia sudah menjadi bagian dari keluarga Wang, mau bagaimana lagi..untuk menolak saja kita tak akan mampu karena kekuasaan Wang lebih besar dan kuat dari pada kita" balas pria paruh baya yang duduk disamping wanita tadi setelah meletakan cangkir berisi ginseng didalamnya lalu menyuruh kasim dibelakangnya menuangkan kembali isian baru.


Ia adalah Kaisar Ming, Ming Do Hwai dan permaisurinya Ming Lili Zhu beserta kedua putra dan putrinya yaitu pangeran pertama Ming San Zhun, putri pertama Ming Ji Lia Zhu, dan pangeran keempat Ming Zhe Min Zhu.


" Lalu apakah kita hanya akan melihatnya tumbuh diwilayah lain tanpa bisa menatapnya lagi..?" tanya kembali permaisuri Lili.


" Bukankah itu yang kalian harapkan..? kalian yang sudah mengasingkan Ling'er lalu kalian tiba-tiba membahasnya ketika ia sudah pergi, kalian itu aneh..!?" ucap sarkas pangeran Ming San Zhun...ia masih ingat betul selama hampir 3 tahun itu kedua orang dihadapannya yang mengasingkan adik kesayangannya kesebuah paviliun reot yang bahkan para pelayanpun menghina dan tidak menghormatinya.


Ia juga ingat dimana anak para selir itu begitu dihormati namun hanya cacian dan kekerasan yang dialami adiknya itu, bahkan seorang pelayan saja berani mengangkat tangan untuk memukul adiknya yang notabene nya anak dari Kaisar dan Permaisuri yang sangat diagungkan diwilayah kekaisaran Ming.


Ia juga mengetahui mengapa orang-orang istana tidak menyukai Yu Ling, yaitu karena ramalan si4l4n itu yang mengatakan adiknya hanya akan menjadi bencana dan putri dari selir agung itu yang membawa berkah.


Gurunya Master Fu Shio yang memberi tahunya, ia adalah salah satu guru diakademinya yang sebelumnya salah satu guru di Kekaisaran Ming, ia mengetahui banyak hal tentang masa lalu kekaisaran Ming mulai dari kaisar ke-3 karena kaisar yang saat ini alias ayah mereka ber-4 adalah kaisar ke-4.


Ketika ia mendengar itu semua langsung dari mulut gurunya saat kembali keakademi ingin rasanya ia kembali saja ke istana untuk menemui adiknya dan memeluknya saat itu dan juga menjadi sandaran sekaligus pelindungnya, tapi karena saat itu bukan waktunya kembali karena ia baru sampai beberapa hari tentu saja akademi akan melarangnya.


Dan ketika ia kembali lagi disanalah perasaanya hancur, saat dimana ketika ia menanyakan Yu Ling pada Zio San ternyata Yu Ling sudah dibawa pergi oleh Kaisar Wang dan permaisurinya, Ia hanya sempat memperbaiki paviliun Yu Ling dengan mengirimkan surat pada Zio San untuk memperbaikinya.


Kaisar Ming dan Permaisuri Lili menoleh kearah San Zhun yang mengatakan hal itu, Permaisuri Lili merasakan hatinya berdenyut ketika putra pertamanya bahkan sudah tau dan hubungan mereka renggang semenjak dimana San Zhun mengetahui kebenaran tentang adiknya itu.

__ADS_1


Ya Kaisar Ming dan permaisuri Lili mengetahui jika San Zhun sangatlah menyayangi Yu Ling namun mereka malah melakukan hal yang menyebabkan San Zhun menjadi orang yang dingin dan tidak peduli pada siapapun termasuk kepada adik-adiknya yang lain.


" Itu memang kesalahan kami, namun apakah kamu tidak bisa melupakannya..? dan memulai kembali hubungan keluarga ini..?" tanya Kaisar Ming.


" Untuk apa sebuah hubungan jika didalamnya tidak ada kepercayaan dan rasa saling menyayangi..?! apakah itu bisa disebut sebagai sebuah keluarga..?!" balas San Zhun dengan sengit.


"P-putraku.." gemetar permaisuri Lili ketika putranya mengungkit hal yang membuat ia mengingat perlakuannya kepada putri keduanya itu.


Ia akui bahwa ia bukanlah ibu yang baik dengan mengasingkan anaknya kepaviliun yang jauh dari pusat istana dan juga tanpa penjagaan yang ketat seperti pangeran dan putri yang lain bahkan untuk sekedar menjenguk saja ia hanya beberapa kali sebelum ia bener-benar tidak memperdulikan anaknya itu, karena cacat fisik yang dialami Yu Ling saat kecil.


Tentu saja ia malu ketika tau salah satu anaknya cacat, rasanya ia ingin merawatnya namun ego nya mengalahkan hal itu, sekarang hanya ada rasa penyesalan setelah anaknya pergi bersama orang lain, yang lebih pedih lagi ketika putrinya saat itu menyebut ayahanda dan ibunda kepada orang lain bukan kepada mereka lagi.


Dan....


.


.


.


TBC


Halah banyak b4cot gw😑, scroll² nyatanya kayak curhat ae😪.


Dahlah maap kalo gk up lama, lupa alur dan depresot karena tugas masih ada tanggungan..biasalah bentar lagi penilaian semester ya kali gk sibuk😌.


Mangap aja nih ye kalo gw bakal jarang up, kalo ada ide insyaallah up banyak kalo gk ada yang bodoamat😙.


oke bye🚶🏻‍♀️.


Oh ya kelupaan


note :


Laoshi* \= sebutan untuk guru yang bukan mengajar kita, semisal kita berguru ke guru A dan bertemu guru B dijalan maka kita memanggilnya Laoshi.


Benwang \= penyebutan untuk diri sendiri semisal dari tuan muda atau dari pangeran kerajaan.


Sayonara👋🏻


^^^1365 kata.^^^

__ADS_1


__ADS_2