
Ey👋🏻
Gw pusing minta obat🤒.
Kagak jadi ah😙
Alhamdulillah gw ulangan aman readers...cuma takut aja nilai mtk nya dibawah karena....gw paling lemah tuh mtk sm fisika😪.
Gw mau jujur ulangan tengah semester kemarin, kan gw kelasnya Mipa ya otomatis MTK nya dibagi 2, wajib sama minat nah mtk wajib gw nilainya 60 kalo gk salah...nih yg parah itu mtk minat gw..kalian tau gk berapa?....temen gw sampe ngakak guling-guling loh pas tau nilai gw😑. Ada lah pokoknya entar kalian ikut ngakak guling-guling lagi pas tau.
Preview Episode Sebelumnya~~
"*P-putraku.." gemetar permaisuri Lili ketika putranya mengungkit hal yang membuat ia mengingat perlakuannya kepada putri keduanya itu.
Ia akui bahwa ia bukanlah ibu yang baik dengan mengasingkan anaknya kepaviliun yang jauh dari pusat istana dan juga tanpa penjagaan yang ketat seperti pangeran dan putri yang lain bahkan untuk sekedar menjenguk saja ia hanya beberapa kali sebelum ia bener-benar tidak memperdulikan anaknya itu, karena cacat fisik yang dialami Yu Ling saat kecil.
Tentu saja ia malu ketika tau salah satu anaknya cacat, rasanya ia ingin merawatnya namun ego nya mengalahkan hal itu, sekarang hanya ada rasa penyesalan setelah anaknya pergi bersama orang lain, yang lebih pedih lagi ketika putrinya saat itu menyebut ayahanda dan ibunda kepada orang lain bukan kepada mereka lagi.
Dan*....
Episode 24~~
Dan ketika ia berpapasan saat itu dengan anaknya, ia merasakan rasa yang sama ketika anak-anaknya yang lain terluka atau pergi jauh darinya, ditambah dengan sikap Yu Ling yang berbeda padanya tidak seperti dulu yang sangat mengharapkan sapaan dan pelukannya.
Namun saat itu Yu Ling hanya menyapanya dengan sapaan formal.. khas untuk menghormati keluarga kerajaan.
Disaat itulah perasaannya sebagai seorang ibu kembali bangkit, namun ia segera menepisnya jauh-jauh, karena baginya Yu Ling masihlah sama walau rupanya sekarang berbeda dan sikapnya juga berbeda, namun ia masih menganggap Yu Ling itu gadis aib bagi keluarganya.
Dan disinilah ia sekarang, diposisi dimana ia merasa bersalah karena sikap egoisnya namun ia tetap berusaha menutupinya karena disampingnya ada suaminya, kaisar Ming.
Perlu kalian ketahui bahwa permaisuri Lili sebenarnya adalah orang yang murah senyum, perhatian, dan ramah namun ketika persaingan istana mulai memanas saat kaisar Ming mengangkat banyak selir, disaat itulah permaisuri Lili dipaksa untuk menjadi sosok lain dari dirinya, menutupi kelemahannya dan berusaha menjadi wanita tangguh yang cerdik.
Demi kelangsungan hidup putra putrinya ia melakukan banyak cara agar para selir licik itu tidak berhasil menyakiti putra-putrinya yang masih kecil.
Hingga ia tidak menyadari bahwa putra-putrinya tidak terurus dengan baik.
Ingin rasanya ia sendiri yang merawat anak-anaknya namun tuntutan seorang permaisuri dikerajaan yang penuh intrik mengharuskannya untuk bertahan dan menyerang balik dari pada menjadi bulan-bulanan mereka.
__ADS_1
Jadi kalian mengerti kan siapa disini yang bersalah? bagaimanapun citra keluarga bangsawan Zhu (Keluarga permaisuri Lili) adalah keluarga kerajaan yang sebagian besar keturunannya mampu menghargai dan bersikap layaknya manusia beradab, mereka tidak meninggalkan kesan buruk, dan menghina siapapun walaupun rakyat jelata sekalipun...jadi sudah jelas permaisuri Lili melakukan itu karena terpaksa.
Kembali ke perbincangan mereka setelah sekian lama mondar-mandir dicerita yang berbelit-belit😑.
Kaisar Ming yang merasa ditatap permasurinya menoleh kearah permaisurinya itu, dan ketika melihatnya, ia melihat permaisurinya sedang melamunkan sesuatu entahlah apa itu namun ia tak ingin terlalu memusingkannya.
Baginya urusan kekaisarannya saja sudah memusingkan ditambah anak-anak dari permasurinya ini mulai membangkang padanya, ingin rasanya ia menghukum mereka semua jika saja ia tidak diawasi kaisar Zhu Hui Ron / kaisar Zhu Muramaru (kakak permaisuri Lili) dan kaisar Zhu Gan Murasaki (Ayah permaisuri Lili).
Ya semua hal tentang kekaisaran Ming, kekaisaran Zhu mengetahuinya. Tapi tidak dengan permaisuri Lili yang tidak mengetahui hal itu, karena itu adalah perjanjian kaisar Ming dan kaisar Zhu Gan dulu, sehingga permaisuri Lili tidak mengetahuinya.
Disisi lain pangeran ke 4, Ming Zhe Min Zhu nampak hanya melihat perdebatan mereka saja dengan ekspresi datarnya, ia juga nampak memikirkan sesuatu.
Walau sosoknya dikenal sebagai pangeran yang dingin percayalah ia mempunyai rahasia besar beberapa tahun ini yang mungkin akan mengubah masa depan.
Semantara putri pertama Ming Ji Lia Zhu tampak menangis melihat keluarganya yang semakin hari semakin hancur saja.
Ia mencoba menenangkan kakaknya dan meminta maaf kepada orang tua nya.
" Kau seharusnya tidak mengatakan itu pangeran mahkota..!!" tegas kaisar Ming setelah mengalihkan perhatiannya kembali kepada anaknya yang masih menatapnya tajam sedari tadi.
" Dan..turunkan pandanganmu itu, apakah kamu sudah berani melawan zhen..??!" sambung kaisar Ming ketika melihat tatapan putra sulungnya itu.
" gege pertama sudah cukup..!! kumohon putri ini tidak ingin kalian terus bertengkar, ingatlah kita ini keluarga...kalau kalian seperti ini bagaimana jadinya kekaisaran ini" saut putri Ming Ji Lia Zhu berusaha menasihati kaisar Ming dan San Zhun.
" Tidak usah turut campur putri pertama..!! benwang hanya ingin mengingatkannya tentang kesalahannya..!!" balas San Zhun yang berusaha membuat adiknya tidak ikut campur urusannya dengan kaisar Ming.
" Cukup pangeran mahkota..!! jika kau ingin melanjutkannya Zhen tidak segan-segan menghukummu..!!" marah Kaisar Ming yang membuatnya melupakan bahwa ia diawasi.
" Dan kau putri pertama sebaiknya kau diam saja..!! atau kau ingin mengikuti kakakmu yang pembangkang ini..?!" sambung Kaisar Ming yang juga melampiaskan amarahnya pada putri Ming Ji Lia Zhu.
Putri Ming Ji Lia Zhu yang disalahkan sana-sini semakin terisak, permaisuri Lili yang melihat itu menghampiri putrinya lalu memeluknya.
" Tenanglah putriku, sebaiknya kau turuti saja apa yang dikatakan ayah dan juga gege mu, kau tak ingin kan mereka semakin bersitegang" bisik permaisuri Lili pada putri Ming Ji Lia Zhu berusaha menenangkannya.
" Hiks..hiks..ibunda, apakah salah jika aku ingin mengingatkan mereka..?! dan apakah ibunda membela mereka..?! lihatlah sekarang keadaan semakin memanas" isak putri Ming Ji Lia Zhu pada ibundanya sembari mengendorkan pelukannya.
" Kau tidak salah namun kau mengatakannya diwaktu yang tidak tepat, saat ini mereka tidak mungkin mendengarkan kita, kau tau sendiri bagaimana keras kepalanya gegemu itu dan betapa teguhnya pendirian ayahmu..mereka tidak akan semudah itu goyah jika kita hanya mengatakan hal-hal yang sia-sia seperti yang kau lakukan tadi" bisik kembali permaisuri Lili berusaha agar putrinya memahami keadaan saat ini.
__ADS_1
Sedangkan pangeran Ming Zhe Min Zhu hanya melirik ibu dan putrinya itu sekilas, kemudian menghela napasnya berat.
'Inilah drama istana yang menyebalkan..!! andai ada Jin'er mungkin aku tak akan merasa bosan dan tak perlu mendengar ocehan mereka..!!' gerutu pangeran Ming Zhe Min Zhu dalam batinnya melihat pertengkaran dan drama yang menurutnya menyebalkan.
Note :
Kira-kira siapa ya orang yang dimaksud pangeran Zhe Min ini..?! adakah yang dapat menebaknya..?!
Jika kalian membaca teliti kalian akan ingat siapa orang yang dimaksud pangeran Zhe Min dan rahasia besar itu juga dapat ditebak.
Kembali ke San Zhun dan kaisar Ming yang berdebat semakin panas.
" Cih percuma kau menjadi kaisar jika masalah keluargamu saja kau kewalahan..!! itu juga karena kau memelihara selir-selir perusak itu..!! mereka hanya bisa membuat istana semakin kotor dengan mulut dan perilaku mereka, tidakkah....
"CUKUPPP..!!! kau sudah kelewatan pangeran pertama..!! perset4n dengan kau anakku, kau bahkan berani manghina zhen didepan wajah zhen..!! itu sama saja kau membuang kotoran tepat diwajah zhen ini, kau juga beraninya menghina selir-selirku..!! sudah tak sayang kedudukanmu ternyata, heh ingatlah zhen bisa menurunkanmu dari kursimu sekarang juga hanya dengan 1 perintah zhen saja" Kaisar Ming tampak tersenyum miring dengan kilatan jahat dimatanya ketika menyelesaikan kalimatnya barusan.
" Heh kau pikir aku ini gila kedudukan hah..?! kau salah besar..!! silakan jika ingin menurunkanku dari kursiku, lagi pula para pangeran disini hanya tau melucuti para gadis dan meniduri mereka dengan milik mereka yang kecil itu" sarkas San Zhun dengan tak tau malunya mengatakan itu.
Tampak wajah terkejut dari permaisuri Lili dan putri Ming Ji Lia Zhu mendengar apa yang dikatakan San Zhun, mereka berdua segera memalingkan wajah mereka yang bersemu merah karena ucapan San Zhun.
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang sedang menahan tawa mendengar ucapan San Zhun tadi, ia berusaha sekuat tenaga agar tidak menyemburkan tawanya yang siap meledak kapan saja.
Ya, ia adalah pangeran ke 4, Ming Zhe Min Zhu..tokoh sampingan dalam drama saat ini🤭.
Dan tanpa mereka semua sadari lagi bahwa ada seseorang yang sedari tadi mendengar perdebatan mereka dibalik pintu dan juga dibalik bayangan.
Orang dibalik pintu itu mengepalkan tangannya dengan wajah menahan amarah sedangkan seseorang dibalik bayangan itu segera melesat pergi tanpa diketahui siapapun kecuali 1 orang yang sudah menyadari kehadiran mereka sedari awal.
Kira-Kira siapakah ia? dan siapa 2 orang yang mencuri dengar tersebut..?! mereka kawan atau lawan..?!
Kita tunggu saja jawabannya di eps selanjutnya😜.
TBC
Dah ya
Sayonara😴 mau bobo.
__ADS_1
^^^1427 kata.^^^