
Hay maaf gak up kemarin selama 3H.
Itu karena kuota author habis, pulsa pun gitu. Makanya author gak up sesuai kata author.
Tapi diusahakan kedepannya up. And author minta pengertian kalian.
Author tuh kan ikut event kepenulisan mulu ya : Gadis mafia (1 CS), Mengejar mimpi dunia hiburan (2 CS), You Are A Writer (1 Novel mau 2 novel), dan 1 novel lagi tentang Reinkarnasi.
Jadi author bagi waktu tuh buat semua yang author ikut lomba, jadi author kejar target abis itu kalo dah 20 bab author niat mau langsung kontrak. Kenapa..? Ya biar cepet dapet duitnya😑. Author tuh per 1k orang yang baca kan cm dapet 1k rupiah, ya gak cepet lah dapet duitnya. orang nih novel aja yg baca cm 25k dan cerita sebelah 13k..jadi ya...baru punya penghasilan 11k😜🤣. Itu sebabnya juga author ikut lomba.
Udah deh ya langsung mulai aja🙃.
...Happy Reading and Enjoy💐....
...Preview Bab Sebelumnya~...
Namun segera pelayan pribadi Yu Ling tepis semua yang ada dikepalanya karena ia ingat, Bukankah putri dan pangeran masih kecil..? Siapa tau itu hanya candaan mereka sebagai saudara yang mulai akrab satu sama lain.
Oleh sebab itu si pelayan tidak melapor dan hanya diam saja melihat pertengkaran sungguhan itu yang ia kira hanya Candaan.
"Apa syaratnya..? dan lagi, kamu tidak berbohong kan..?" tanya Wang Bo Mat Ri ragu, namun itu ia tutupi dengan nada menantang saat menanyakan syarat dari Yu Ling.
"Ya aku sungguhan untuk itu, dan ya..syaratnya adalah..."
...Bab 35~~...
"Apa..?" Tanya Wang Bo Mat Ri bingung karena Yu Ling menjeda kalimatnya.
Yu Ling tidak langsung menjawab pertanyaan Wang Bo Mat Ri namun ia mendekati Wang Bo Mat Ri terlebih dahulu.
Jarak keduanya semakin dekat, napas mereka bahkan beradu saking dekatnya.
Pelayan pribadi Yu Ling saja sampai menahan napas dibuatnya 'Apa yang akan dilakukan tuan putri..?' itulah pemikiran si pelayan. Ia mulai berkhayal yang tidak-tidak tentang kejadian selanjutnya.
Namun...
Tidak terjadi apa-apa.
Yu Ling hanya mendekatkan bibirnya pada telinga Wang Bo Mat Ri sementara si pemilik telinga malah wajahnya mulai memerah karena ulah Yu Ling.
Bukan...itu bukan merah karena marah lagi, melainkan tersipu malu.
Note🗒 : Hey ayolah Yu Ling..!! hormon Bobo sedang masa perkembangan, jangan buat yang engga-engga donk Yu Ling😭😭. Nanti gimana jadinya si Bobo kalo kamu meracuni pikirannya sebelum dewasa🧐.
__ADS_1
'Si4l kenapa aku seperti ini..? Arghh gadis ini bukan hanya menyebalkan namun juga membuatku menderita' begitulah batin Wang Bo Mat Ri.
"Berikan aku waktu mencoba semua latihan disini selama seminggu serta melihat seluruh istana, lalu aku akan meminta izin pada ibunda dan ayahanda untuk pergi" bisik Yu Ling ditelinga Wang Bo Mat Ri.
Wang Bo Mat Ri langsung menatap Yu Ling tajam.
"Kenapa harus 1 minggu..? Dan kenapa juga harus melihat seluruh istana..? Kau ingin membocorkan seluk-beluk istana Wang..?." Tuduh Wang Bo Mat Ri mendengar syarat Yu Ling.
Yu Ling segera menjauhkan wajahnya dari Wang Bo Mat Ri lalu berdecak kesal.
"Ck, bisakah 1 hari saja kamu tidak menuduhku macam-macam..? Aku tidak seburuk yang kamu pikirkan." ungkap Yu Ling kesal.
"Owh ya..? Bagaimana aku bisa percaya dengan perkataanmu..? Bisa saja kan, kamu hanya bicara omong kosong." tantang Wang Bo Mat Ri dengan tatapan permusuhan.
"Maka dari itu, penuhi saja syarat dariku." tantang Yu Ling balik.
" Ck, baiklah..baiklah..namun tidak dengan mengetahui seluruh istana, aku selamanya tidak akan mengizinkanmu." pasrah Wang Bo Mat Ri diakhiri nada ancaman untuk Yu Ling.
"Jika aku tetap memaksa..?" bingung Yu Ling.
"Maka kau akan tau akibatnya." balas Wang Bo Mat Ri dengan smirk andalannya.
"Yasudah kalau begitu, bagaimana dengan mengunjungi perpustakaan istana..?" tanya Yu Ling.
"Kalau itu boleh saja, namun aku akan mengawasimu." saut Wang Bo Mat Ri dengan raut bangganya karena merasa menang melawan setiap pertanyaan Yu Ling.
Wang Bo Mat Ri terdiam sejenak mencerna kata-kata terakhir Yu Ling, namun saat ia menyadari arti perkataan Yu Ling, dapat ia lihat Yu Ling pergi meninggalkannya bersama pelayan pribadinya.
Wang Bo Mat Ri berdecak kesal sebelum berteriak lantang agar didengar Yu Ling yang sudah semakin menjauh.
"HEY SIAPA YANG KAU SEBUT MANUSIA ANEH HAH..?!!!"
.......
Teriakan Wang Bo Mat Ri memang sampai ketelinga Yu Ling, namun hanya ia hiraukan karena menurutnya sangat tidak penting berbicara dengan bocah.
Padahal ia tidak sadar bahwa ia tadi berbicara dengan bocah dalam waktu yang cukup lama bahkan keduanya sudah mulai akrab.
Bahkan pelayan dibelakang Yu Ling tampak tersenyum-senyum sendiri ketika melihat langsung interaksi kakak beradik (katanya sih) itu yang menurutnya *sangat manis*.
...........
Sementara itu..
__ADS_1
Disisi lain, tepatnya disebuah kamar dengan nuansa gelap.
Bukan itu bukan kamar namun ruangan dengan cahaya minim, hanya ada beberapa obor yang menyala. Ruangan itu seperti sebuah terowongan atau penjara (???). Entahlah tidak dapat dipastikan.
"Apa ia ada disini ya..? Aku merasa ada seseorang yang familiar yang mungkin berhubungan dengannya." ucap seorang ditengah cahaya yang hanya menyorot bagian sepatunya saja.
"Namun, dia tampaknya sudah tidak disini." sambungnya.
"Wang ya..?! Kelihatannya menarik bila aku kesana, atau mungkin..aku dapat mengembara sampai menemukannya."
Seseorang itu perlahan mulai duduk dengan mengangkat salah satu kakinya santai sementara satu kakinya yang lain ia biarkan selonjoran.
Cahaya redup yang semula menyorot sepatunya kini menyorot pada bagian kepalanya, namun wajahnya masih tampak buram. Yang orang dapat lihat hanya ia adalah seorang lelaki dengan pakaian rajutan yang komplek, persis seperti pakaian bangsawan.
"Wanita tua itu memang aneh dan mencurigakan, namun entah sebab apa aku menaruh harapan pada perkataanya."
Lelaki itu menarik sudut bibinya hingga menciptakan senyum tipis yang tampak menyeramkan dibawah redupnya cahaya yang ada.
"Jika dia memang ada didunia ini, aku rela mencarinya walau harus mengitari seluruh dunia aneh ini." gumaman lelaki itu terdengar meyakinkan.
"Lee Jin Ru, kunantikan kembali pertemuan kita." ucap Lelaki itu mengangkat wajahnya yang dihiasi senyuman.
Cahaya redup kini terlihat menampakan wajahnya yang tampan.
Dia adalah.....
.......
.......
.......
...TBC...
...Hahahaha kugantung lagi nih kan....
...Gimana bab ini..? Ngena gak bagian akhirnya..?...
...Akutuh lagi mikir scene ini di film dan dipaduin sm hal yang entah datang dari mana tiba-tiba aja ada di otakku....
...Jadi ya gini deh, agak aneh😥....
...Yaudaj deh segitu aja. Jangan Lupa LIKE, KOMEN, VOTE OR GIFT YAAAA....
__ADS_1
...Thanks for Reading💐....
^^^1019 kata.^^^