
Keesokan Hari nya
Lisa pun sudah menyiap kan barang - barang nya, karena jam 10 pagi akan berangkat ke terminal Bus.
Seperti biasa, Lisa pun bangun lebih pagi memasak kan sarapan untuk orang - orang di dalam rumah.
"Lis, kamu beneran mau pulang, kenapa gak beberapa hari lagi si Lis? aku kan masih kangen" Tanya Feni yang membantu Lisa membuat sarapan.
"Iya Fen,mau gimana lagi, aku kan masih mau buka toko buat menghasil kan uang" jawab Lisa beralasan
"Bukan karena pak Leo kan? Atau karena Pak Reza? " Tanya Feni
"ih bukan lah...apa hubungan nya dengan mereka"Balas Lisa
"Ya udah dech, aku rencana mau pulang ke desa bulan depan, boleh ya? " Kata Feni lagi
"Iya boleh dong, apa si yang gak boleh, itu kan rumah kamu juga, rumah kita bersama"Balas Lisa
Feni pun merasa senang dan memeluk Lisa yang sedang mencuci sayuran.
"Kamu memang sahabat baik ku,Umah..Umah.. "balas Feni dan mencium pipi Lisa.
Setelah selesai memasak, tiba - tiba terdengar ketukan pintu dari luar, Feni pun segera keluar dan melihat siapa yang datang, saat Feni membuka pintu, tampak seorang pria membawa kan sebuah plastik di tangan nya berisi makanan jadi.
"Selamat pagi Bu"
__ADS_1
"Iya, ada apa ya Mas? " Tanya Feni
"Ini,saya datang mengantar ayam pesanan Pak Leo untuk Bu Lisa mama nya kenzo" kataa kurir menyebutkan catatan yang bertulisan untuk Lisa mama nya Kenzo.
"Oh, sudah di bayar belum? " Tanya Feni
"Sudah Bu, kalai begitu saya permisi dulu "Balas Pak kurir
"Oke, Terimakasih" balas Feni dan menutup pintu rumah setelah pak kurir nya pergi.
"Siapa Fen? " Tanya Lisa
"Kurir, dikiriman ayam goreng dari calon papa Kenzo"Balas Feni tersenyum
"Apaan sih, dari siapa emang? " Tanya Lisa penasaran
Lisa pun hanya tersenyum kecil dan tidak mengubris Kata - kata Feni karena Kenzo baru saja bangun dan keluar dari kamar.
"Selamat pagi mama, bibi Feni" Sapa Kenzo yang baru keluar kamar
"Pagi sayang ku" balas Feni
"Wah, banyak sekali ayam goreng nya, mama aku mau ayam goreng nya" kata Kenzo yang melihat Ayam KF* 1 Ember kecilnya
"Iya,tapi sikat gigi dulu"Kata Lisa dan mengajak Kenzo ke kamar mandi untuk sikat gigi
__ADS_1
Ditempat lain
Leo yang sudah bangun dan bersiap turun ke bawah untuk sarapan, saat turun, Leo melihat mama nya ada di meja makan.
Leo sudah memiliki rumah pribadi yang sangat besar, mesti tidak sebesar rumah orang tua nya,rumah Pribadi Leo sudah sejak beberapa tahun yang lalu di beli karena di suruh ibu nya untuk menyiap kan, jika suatu hari Leo akan menikah, tapi rumah ini tidak pernah leo tepati, Leo pun selalu pulang kerumah mama nya atau kadang menginap di hotel milik nya, tapi setelah bertemu dengan Lisa dan kenzo beberapa hari ini, Leo pun tidak mengerti kenapa tiba - tiba tergerak hati untuk tinggal kembali di rumah pribadi yang selama ini hanya di huni oleh tukang kebun dan Pembantu yang di tugas kan membersih - bersih kan dan menjaga rumah ini.
"Mama datang? "Tanya Leo
"Iya, baru aja datang" jawab Anita
"Ada apa ma? Apa mama baik - baik saja? " Tanya Leo
"Enggak mama cuman mau liat - liat aja, udah hampir seminggu kamu tinggal di sini, mama pikir kamu membawa wanita kamu ke sini, mama mau jewer telinga mu" Kata Anita sedikit bercanda
Leo pun hanya tersenyum saja sambil mencium pipi mama nya sebelum duduk untuk sarapan.
"Sayang, kapan kamu akan menikah, kamu sudah umur kepala 3,apa kamu tidak memikir kan mama yang mau mengendong cucu"Kata Anita
"Belum ketemu yang cocok ma" Balas Leo
"Loh, kamu sama Jenita apa kabar? Apa kalian tidak balikan? Jenita kan cantik juga seperti nya baik,kenapa tidak sama dia saja? "Tanya Anita
"Enggak ma, dia gak spesial lagi di hidup aku, aku punya wanita lain yang ingin aku perjuangan kan,semoga saja masih ada kesempatan" Kata Leo dan membuat mama nya sedikit tidak mengerti dan bertanya - tanya,wanita mana yang membuat Leo ingin memperjuang kan nya.
"Ya sudah, terserah kamu saja, segera bawa dia kehadapan mama, kenalin ke mama" Kata Anita
__ADS_1
"Iya ma"Balas Leo tersenyum dan memulai sarapan nya.
Bersambung