Tolong Cintai Aku

Tolong Cintai Aku
07 - Hotel


__ADS_3

7


Setelah selesai makan bersama.


"Ren, kakak mau cari kerjaan tambahan dulu, kamu di rumah aja ya" Kata Lisa


"Ok kakak, Hati - hati kak, hati - hati kak Feni" jawab Reni


Hotel Bintang 5


"Oke, asal serius bekerja dan jangan malas" Kata manager hotel


"Baik Pak, terimakasih"


"Makasih Win, kamu selalu baik sama aku" kata Feni tersenyum menatap Edwin


"Tidak masalah Fen"


Edwin adalah manager di hotel itu dan dia adalah teman Feni.


"Dia kok baik banget kayak nya sama kamu Fen? " Tanya Lisa saat berjalan pulang


"Iya, pertama kali kami ketemu di club malam tempat kerja kita, dia duduk di sana sendiri dan aku yang menemani, dari situ lah pertemanan kami terjalin" Jelas Feni


"Apa kalian saling mencintai? " Tanya Lisa


"Nggak mungkin lah dia cinta aku, Apa lagi dengan status sosial ku wanita malam, bahkan membayang kan nya saja aku sangat malu" Kata Feni tersenyum sedih


"Kalau jodoh nggak akan kemana kok Fen,yuk makan mie ayam,aku traktir dech" Ajak Lisa agar Feni tidak sedih


"Benar ya?"


"Iya..." jawab Lisa merangkul Feni dan berjalan saling tertawa.


Malam hari


Lisa pun bersiap untuk pergi ke Club malam bersama Feni.

__ADS_1


"Panggil kan wanita semalam, kami ingin dia sendiri yang melayani kami" ucap Bisma


"Lisa ya Tuan? " Tanya Manager club takut salah mengingat


"Iya, siapa lagi" bentak Bisma


"Ba Baik Tuan, dia akan segera kemari" Ucap manajer Club dan berjalan pergi.


"Kenapa kamu memanggil nya lagi, apa kamu menyukai nya? " Tanya Reza


"Hei, dia itu masih baru dan juga cantik,sayang kalau di lewat kan" jawab Bisma tersenyum


"Aku tidak menyangka selera pun sangat rendah" Ucap Leo sambil meminum bir di gelas yang dia pegang.


"Apa kata mu... masih mending aku dari pada kamu, jangan - jangan kamu..."


"Apa...?" tanya Leo dengan tatapan tajam


"Ah tidak tidak, tidak usah memandang ku seperti itu, tatapan mu seperti akan menelan orang" Ucap Bisma tersenyum kecut


Ditempat Lain


"Bawa minuman ini ke kamar kemarin Lis" suruh Bos


"Baik Bos" Lisa berjalan pergi


"Ya Tuhan, aku harus kesana lagi, semoga saja tidak bertemu mereka lagi" Gumam Lisa dalam hati sambil berjalan menuju ke lift


Klak


Klak


Lisa membuka Pintu dan tampak Leo,Bisma dan Reza menatap nya masuk.


"Kenapa sepi sekali, mana gadis - gadis yang bersama mereka, semoga saja tidak terjadi sesuatu" Gumam Lisa


"Kenapa berdiri saja disana, apa kau Tidak ingin melayani kami? " Ucap reza

__ADS_1


"Tidak Tuan, ini minuman Kalian Tuan" balas Lisa masuk dan membuka Bir


"Duduk lah di samping ku, tuang kan aku minum" Kata Bisma tersenyum genit


"Baik"


Lisa pun duduk di samping Bisma,Bisma lalu mengelus tangan Lisa saat Lisa menuang kan Bir ke gelas nya, membuat Lisa merasa jijik


"Apa kamu sudah punya pacar? " Tanya Bisma


"Belum Tuan"


"Apa mau menjadi pacar ku? "


"Maaf Tuan, saya belum mau pacaran" Balas Lisa tersenyum masam


"Apa kamu menolak ku, belum pernah ada wanita yang menolak ku,kurang apa aku,tampan,kaya dan juga romantis" tanya Bisma cemberut.


"Maaf Tuan... " balas Lisa yang tidak tahu harus menjawab apa lagi


Sementara Reza hanya tersenyum kecil melihat tingkah ke kanak - kanak kan Bisma.


Leo pun menaruh gelas di atas meja dengan keras, karena merasa Lisa terlalu jual mahal, padahal bekerja di tempat seperti ini, membuat Reza,Bisma dan Lisa menoleh.


"Apa kamu cemburu? " Goda Bisma


"Minum ini, aku bayar 5juta 1gelas" Leo menuang kan bir yang alkohol 85%


"Demi Reni, tahan sedikit rasa malu mu Lis" Batin lisa menguatkan diri sendiri


Lisa mengambil gelas itu dan meminum nya dengan 1 Tegukan.


Baru 1 gelas kepala Lisa sudah sangat pusing.


"Lihat selera mu, melakukan semua demi uang,menjijikan sekali" Kata Leo dengan tatapan menjijikan


Lisa yang mendengar pun mencengkram ujung dres mini nya dengan kuat,mendengar hinaan dari Leo, tapi apalah daya, Memang itu kenyataan nya.

__ADS_1


Lisa akan lakukan apa pun demi uang, untuk membayar hutang ayah nya pada Tuan Joni.


Bersambung


__ADS_2