Tolong Cintai Aku

Tolong Cintai Aku
83 - Menyakitkan


__ADS_3

Saat Makanan datang


Reni dan Romi mulai menikmati makan siang mereka sebelum kembali ke kantor.


Saat sedang makan,tiba - tiba datang seorang perempuan dan lansung saja memeluk Romi dari belakang membuat Romi hampir tersedak karena nya.


"Romi,aku merindukan mu" Ucap Via dengan manja.


Reni yang sangat mengenal Via dan melihat Via memeluk Romi lansung saja hati nya merasa tidak senang,sementara Via yang juga tahu itu Reni adik Lisa dan mengira Reni dan Romi pacaran dengan sengaja membuat adegan seperti itu agar Reni cemburu.


"Apa yang kau lakukan" Kata Romi kesal dan beranjak berdiri melihat siapa yang berani memeluk nya dari belakang.


"Via"


"Romi kau masih mengingat ku,aku merindukan mu sayang" Ucap Via lagi dan kembali memeluk Tumbuh Romi yang berhadapan dengan nya.


"Lepas kan,ada apa dengan mu" Bentak Romi


sementara Reni yang tak mengerti dengan perasaan nya yang begitu sakit saat melihat Romi di peluk Via,membuat ia beranjak berdiri dan melangkah dengan cepat meninggal kan Romi.


Romi pun bermaksud mengejar Reni dan mendorong tubuh Via dengan kasar,tertahan karena Harus membayar tagihan makanan yang sudah dipesan nya,Romi terpaksa harus membayar dikasir lebih dulu dan mengejar Reni keluar dan sudah tidak terlihat Reni ada dimana.


Romi segera masuk kedalam mobil untuk mencari Reni.


Didalam Taxi

__ADS_1


Sementara Reni sudah lebih dulu naik taxi dan kembali ke kantor,meski pun hati nya sedang kacau,ia tak bisa meninggal kan tanggung jawab nya begitu saja.


Air mata yang sejak keluar dari restoran ditahan nya agar tidak menetes pun lolos dan membasahi pipi nya.


"Kenapa apa harus merasa kan hal ini,aku bahkan bukan siapa - siapa nya,aku bahkan tidak mengerti dengan perasaan iku sendiri,apa aku cemburu? Kenapa aku harus merasakan posisi ini,hati ku lebih sakit melihat Romi bersama Via,dari pada Anza bersama puput" Batin Reni


Sesampai di kantor,Reni segera turun dan masuk kedalam ruangan kerja nya dan ruangan kerja Anza.


Saat masuk,Reni melihat Anza masih bersama Anie,tapi kali ini Reni tidak perduli,seakan rasa cemburu nya pada kedekatan Anza dan Anie menghilang begitu saja,tersingkirkan perasaan nya ketika pikiran nya terlintas wajah Via dan Romi.


Anza yang melihat wajah Reni yang sedih dengan mata sembab mendekati Reni.


"Ada Apa Ren?" Tanya Anza dengan hati - hati.


Sementara Romi yang melihat sepanjang jalan tidak menemukan Reni pun kembali ke kantor,Romi bergegas ke ruangan Reni dan membuka pintu Ruangan Reni dengan tergesa - gesa,hingga membuat Anza dan Anie menatap ke arah pintu begitu juga dengan Reni,Saat Reni melihat itu Romi,ia pun kembali menatap ke layar monitor.


Romo bernafas lega saat melihat Reni sudah ada di kantor.


"Ren,bisa kita bicara sebentar?" Tanya Romi


"Bicara saja" Ketus Reni


"Kita bicara diluar" Ajak Romi


"Aku sedang sibuk,kalau mau bicara,bicara saja disini" Kata Reni menahan kesal.

__ADS_1


Romi pun menatap Anza dan Anie ,dengan lirikan seperti memberi kode untuk keluar.


Anie lalu menarik tangan Anza yang seperti tidak rela meninggal kan sahabat nya itu,tapi Tarikan Anie membuat nya mengikuti langkah nya keluar.


Dan tinggal lah Reni dan Romi hanya berdua di ruangan itu dan membuat suasana tampak sunyi,Reni merasa tidak nyaman lalu beranjak berdiri untuk keluar meninggal kan Romi,tapi langkah kaki nya terhenti karena Romi menahan nya dengan memegang Pergelangan tangan nya.


"Reni,aku tidak ada apa - apa dengan Via,aku sudah putus dengan nya beberapa bulan yang lalu"Kata Romi tiba - tiba terlontar ingin menjelas kan.


"Untuk apa repot - repot menjelaskan?" Tanya Reni membuat Romi terdiam sejenak dan masih terlihat Reni tak mau menatap Romi.


"Karena aku rasa perlu menjelaskan nya" jawab Romi pelan.


"Apa hubungan nya dengan ku,aku tidak perduli" jawab Reni terdengar tidak masuk akal.


"Lalu kenapa kau pergi?" Tanya Romi lagi membuat Reni menghela nafas dengan berat.


"Karena aku...Karena aku tidak menyukai Via" ucap Reni beralasan dan menepis tangan Romi yang masih memegang tangan nya.


Romi seakan percaya dengan alasan Reni karena Via memang bermasalah dengan kakak nya, Romi pun merasa Sudah salah menduga karena berfikir Reni cemburu,wajah Romi pun tampak seketika kecewa dan membuang nafas dengan berat.


"Baiklah,kalau begitu,aku Akan keluar dari sini" Ucap Romi seakan tidak ada lagi yang perlu di bicarakan dan beranjak pergi meninggal kan ruangan Reni dan masuk kedalam ruang kerja nya.


Reni tampak sedih saat setelah melihat punggung pria itu berlalu dari pandangan nya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2