Tolong Cintai Aku

Tolong Cintai Aku
86 - Aku MencintaiMu


__ADS_3

Dihari Minggu


Anza mengajak Reni untuk jalan - jalan sore.


"Kemana Sih Anza?" Tanya Reni penasaran saat masih di rumah.


"Udah ikut saja" Jawab Anza penuh rahasia.


Reni pun terpaksa ikut ajakan sahabat baik nya itu dan sebelum nya Anza sudah meminta Izin pada Leo dan Lisa untuk mengajak Reni keluar.


Beberapa saat kemudian


Sampai lah Anza dan Reni disebuah danau,Reni pun turun lebih dulu setelah motor anza berhenti dengan sempurna.


"Bagus banget tempat nya" Kata Reni


"Iya donk,enak buat santai - santai sore" Jawab Anza.


"Kamu tahu dari mana danau ini? Perasaan kamu masih bau dech dikota" Tanya Reni


"Tahu dari teman kampus lah,kan gak jauh tuh dari kampus kita,tuh..gedung nya kelihatan" jawab Anza sembari menunjuk ke sebuah gedung yang ialah gedung tempat Reni dan Anza kuliah.


"Iya ya,aku bisa sampai gak tahu ya dekat kampus ada ini" Jawab Reni


"Asik mikirin Romi sih,makanya jadi engak tahu" Kata Anza meledek.

__ADS_1


"Apa sih Za" Reni menyenggol tubuh Anza.


"Eh Ren,aku beli air dulu ya haus ni,mau gak?" Kata Anza


"Iya mau"


Anza lalu berjalan pergi,Reni pun duduk dan menikmati pemandangan dan udara yang indah pada danau,tiba - tiba sebuah botol minuman di samping wajah Reni,Reni pun berfikir Anza yang memberikan,saat Reni membalikan wajah nya untuk berterima kasih,Reni terkejut,kedua mata nya membulat melihat siapa yang ada disamping nya.


"Mas Romi" Kata Reni


Romi pun duduk disamping nya Reni sambil membuka tutup botol minum.


"Mas Romi sedang apa disini?" Tanya Reni sembari mata nya kembali menatap ke arah danau.


"Sudah ku duga ini pasti ulah nya,mana mungkin juga bisa kebetulan bertemu disini" Kata Reni.


Romi dan Reni pun terdiam sejenak dan tidak tahu harus bicara apa.


"Reni!" Ujar Romi memecah kesunyian diantara mereka.


"Iya"


"Maaf kan aku sering membuat mu marah dan tidak nyaman" ucap Romi dan membuat Reni menoleh.


"Aku yang seharus nya minta maaf mas soal kejadian minggu lalu di restoran,aku seharus nya tidak bersikap seperti itu,aku kan tidak ada hubungan nya antara mas Romi dan Via,kalau aku tidak bersikap seperti anak - anak,Mas Romi juga tidak akan menghindari ku seperti itu" Ucap Reni terdengar sendu.

__ADS_1


"Ren! Mungkin ini terlalu cepat,tapi aku ingin bilang,kalau aku.....mencintai mu" kata Romi sembari kedua mata nya menatap kedepan.


Reni tampak diam dan tak bicara apa pun,hati nya tidak karuan saat mendengar pernyataan cinta dari Romi,nafas nya seolah tertahan dan membuang membuat nya harus mengambil nafas dalam - dalam dan mengeluarkan,Diam nya Reni membuat Romi menoleh dan menatap ekspresi Reni dan tampak cemberut.


"Kenapa ,apa aku tidak boleh mencintai mu?" Tanya Romi heran


"Aku juga mencintai Mas Romi,tapi...apa seperti ini kau mengungkap kan perasaan pada perempuan? kau bahkan tidak menatap ku saat berbicara itu,kau sangat tidak romantis" kata Reni dengan wajah masih cemberut mencoba menghilangkan rasa gugup nya.


"Maaf" Kata Romi tertawa kecil,ia mengandeng tangan Reni untuk berdiri dan saling berhadapan " Aku mencintai mu Reni" Kata Romi mengulangi kalimat itu sembari kedua mata nya menatap Reni yang juga terdiam dan kedua nya saling beradu pandang.


"Aku juga" Balas Reni tanpa ragu - ragu tersenyum lebar.


Romi dan Reni pun saling berpelukan,tidak memperdulikan banyak nya pasang mata yang melihat sepasang kekasih sedang jatuh cinta ini berpelukan.


sementara Anza yang melihat dari jauh kalau Reni dan Romi sudah baikan pun menjalan kan motor nya untuk kembali pulang kerumah.


"Mungkin aku harus mengubah profesi ku sebagai mak comblang" ucap Anza sembari menjalan kan motor nya.


Sebelum nya Anza sudah merencana kan semua dan menyuruh Romi untuk mengikuti alur yang dia atur untuk membuat Reni dan Romi bisa berbicara dengan suasana hati yang baik,karena Romi memang ingin meminta maaf pada Reni,Anza juga menyemangati nya untuk menyatakan cinta nya jika pertemuan mereka tidak ada pertengkaran,dan Romi pun mengiyakan.


Sementara sepasang kekasih itu kembali duduk untuk menikmati pemandangan danau ,Reni menyandarkan kepala nya di pundak Romi sembari tangan mereka saling bepegangan tangan.


"Apa kita sudah resmi pacaran?" Tanya Reni.


"Iya,segera aku akan melamarmu disaat kamu sudah siap" jawab Romi dan membuat Reni tersenyum senang.

__ADS_1


__ADS_2